AKIBAT HAMIL MUDA, MELAHIRKAN BINTANG DURHAKA
Marlene di usir dari rumah oleh ayahnya yang murka. Pasalnya gadis ini hamil sebelum kawin, bahkan menolak menyebut siapa yang menghamilinya.
Dua puluh tahun kemudian, Marlene telah menjadi prostitusi profesional. Tarifnya bisa di bayar kalangan elit (5000 US Dollar sekali kencan). Tak heran ia bisa punya rumah bagus dan mobil mewah. Sedang putri tunggalnya, Monalisa sudah kuliah di Perguruan Tinggi.
Marlene mendidik Mona dengan keras disiplin. Termasuk melarang berpacaran dengan Royke. Bahkan tak segan mengaku sebagai kakak Mona untuk merayu Royke. Tepat saat Marlene bercumbu dengan Royke di sofa mereka di pergoki Mona. Karuan gadis ini shock berat.
Mona Minggat bergabung dengan kawannya, Lenti yang baru pisah dengan suami dan si les bian Okky. Dikecewakan suami yang pemabuk dan jadi piaraan tante girang membuat Lenti dan Okky pacaran. Tapi Okky juga mengincar Mona. Ialah yang mengajak Mona memergoki Marlene saat melayani seorang bos. Karuan Mona kian membenci ibunya. Kendati begitu ia tak sudi di jamah Okky. Saat okky memaksa, Mona dan Lenti meukulnya sampai pingsan dan kabur .
Mona melamar kerja jadi penyanyi klab malam. Diam-diam Marlene merayu cukong Ah Liong agar menerima Mona bekerja. Saat menyanyi, Mona menarik perhatian sutradara Antonius. Diajak main film, Mona bersedia dengan syarat Lenti juga di kasih peran.
Karier Mona cepat menanjak. Saat di wawancara wartawan di teve ia menyebut ibunya sudah lama meninggal. betapa sakitnya hati Marlene mendengar kedurhakaan anaknya. Namun ia tak menyalahkan Mona karena menyadari siapa dirinya.
Justru Lenti menempel Produser Louis untuk merebut peran utama. Antonius yang mencintai Mona, protes keras. Mendadak Lenti terbunuh. Mona di curigai polisi. Padahal jiwanyapun terancam. Siapa sebenarnya si pembunuh? Mengapa Marlene nekad bunuh diri demi melihat skandal antara Mona dengan Antonius? sekeras-kerasnya hati Mona apakah ia tega melihat ibunya tengah sekarat?
Drama-tragedi dengan adonan bumbu-bumbu macam macam termasuk seks, ketegangan dan kejutan ini diarahkan oleh Dhany Firdaus yang biasa menggarap film fiksi. Sally Marcellina berusaha bermain total khusus dalam adegan bercinta dan buka-bukaan. Apalagi lawan mainnya Fay Tobing yang bukan rahasia lagi adalah calon suaminya. Fay yang semula dikenal sebagai penata special effect sempat bikin adegan kejutan, dirinya di samber geledek sampai gosong sekujur tubuh.
Kejutan lain, Ully Artha yang sudah tak remaja lagi bermain cukup berani sebagai Marlene. Di dikung Elizabeth Ivone sebagai Okky, Windy Chindyana sebagai Lennti dan Gugun Benget.
Produksi : PT. Purnama Santosa Film
Produser : Sally Marcellina dan NG TJEN FUK
Sutradara : Dhany Firdaus
Cerita/Skenario : Sally Marcellina, Fay Tobing
Kamerawan : Partogi Simatupang
Editor : Yanis Badar
Pemain : Sally Marcellina, Ully Artha, Fay Tobing, Windy Chindyana, Elizabeth Ivonne, Gugun Benget, Louis Nikijuluw
~MF 201/167/THX 12-25 Maret 1994

No comments:
Post a Comment