FILM JERAM CINTA
Nama Perusahaan : PT. Pancaran Indra Cine
Penanggungjawab : Anton Indracaya
Penulis Cerita : Satmowi Atmowiloto
Skenario : Satmowi Atmowiloto
Sutradara : Wahab Abdi
Penata Kamera : Adrian Susanto
Penata Artistik : Nahali
Penyunting : S.K Syamsuri
Penata Suara : Kemal Redha
Penata Musik : Chossy Pratama
Pemeran Utama Wanita : Ida Iasha, Athina Fransisca
Pemeran Utama Pria : Roy Marten, Cok Simbara, Harry Capri
Pemeran Pembantu Wanita : Dian Nitami, Indah Cahyani
Pemeran Pembantu Pria : Johan Saimima, Zainal Abidin.
Bu BROTO, isteri seorang pengusaha sukses di Jakarta yakin putrinya, MONA, hilang di Kalimantan 5 bulan lalu masih hidup dan memerlukan bantuan. Ia meminta tolong pacar MONA, AMDI untuk mencarikan orang yang bisa mencari MONA.
Tanpa setahu mereka ada gerombolan TOTON memantau gerak gerik AMDI dan kawan-kawan yang dianggap sedang mencari harta karun kesultanan Kutai yang dirampas oleh Jepang di jaman pendudukan. Kekompakan rombongan menjadi goyah ketika muncul BOI, adik MONA yang memaksa untuk ikut serta dalam ekspedisi.
Ia mendapat tantangan dari AMDI yang menganggap BOI belum dewasa. Memang perjalanan mereka tidak mudah, disamping harus menghadapi tantangan alam mereka juga harus menghadapi usaha-usaha para penjahat yang inign menggagalkan rencana mereka. Ada yagn sengaja membocorkan perahu dan mencoba menghanyutkan. Kemudia memecah belah kelompok anggota team, dan yang terakhir memporak porandakan usaha mereka.
Ternyata, dalang kejadian itu adalah AMDI sendiri yang ingin membunuh BOI untuk menguasai harta, dan perusahaan keluarga BROTO. Namun usaha buruknya gagal karena ia telah salah duga dengan perkembangan jiwa BOI. Sedang keserakahan TONTON tentang harta karun hanya isapan jempol belaka.
AMDI celaka karena muslihatnya sendiri ~~









