Thursday, February 12, 2026

FILM YANG TERCINTA, TAMAN TULIP BELANDA

 


FILM YANG TERCINTA, TAMAN TULIP BELANDA. (berita lawas). Marissa Haque melanjutkan kerjasamanya dengan Mila Antonius, usahawati dari surabaya, untuk menggarap film "Yang Tercinta" produksi kedua PT. Rana Artha Mulia Film setelah yang pertama "Satu Pondok Dua Cinta".

Penyutradaraan tetap di percayakan kepada M.T. Risyaf yagn memang telah mengarahkan Icha (nama kecil Marissa) sejak film debutnya. Sedangkan penulisan cerita-skenarionya juga masih tetap oleh Eddy Suhendro yang nampak kian laris sebagai skenariowan. 

Judul semula "Putri Seorang Konglomerat" kemudian diganti dengan "Yang Tercinta", mungkin agar tak menyinggung kalangan konglomerat di samping terdengarnya lebih puitis.

Dikerahkan barisan bintang populer untuk mendukung film ini, mulai dari pasangan abadi Sophan Sophian-Widyawati, sampai Minati Atmanegara dan Dolly Martin. 

Kalau biasanya kita melihat Ryan cuma dalam film-film yang mengangkat namanya sebagai remaja masa kini di film serial "Lupus" secara tak terduga mampu memainkan tokoh remaja. Ryan Hidayat yang jadi bocah bandel dalam "Nakalnya Anak Anak", ungkap Marissa Haque Sarjana Hukum yang lebih populer sebagai artis ini. 

Ditengah keindahan hamparan bunga tulip itulah, bertemu si putri konglomerat Icha dengan si wartawan urakan (Ikang Fawzi). Adegan selanjutnya diambil di sebua kapal tambang yang mondar mandir diantara kanal kanal. Disini terjadi tampar-tamparan antara Icha dan Ikang, Pasalnya Ikang ingin mencegah Icha berpacaran apalagi sampai menikah dengan Dolly, karuan Icha tersinggung dan menuduh Ikang kelewat mencampuri urusan pribadinya. Padahal perbuatan Ikang demi kebaikan Icha agar tak sampai berlangsung skandal incest (perkawinan sedarah).

"Terus terang film ini memang banyak menonjolkan kemewahan. Habis tokoh-tokohnya memang berasal dari kalangan sangat atas, ada yang punya hotel-hotel berbintang lima, ada yang memiliki super market, serta perusahaan-perusahaan besar lainnya. Jadi untuk mondar mandir keluar negeri sama sekali bukan problema," aku Icha yang di serial 
Dynasti" yang ditayangkan di TVRI kepinginnya sih menggambarkan keglamouran kalangan atas seperti itu. Sebutlah menjual mimpi untuk dinikmati penonton ramai ramai. 

Kendati yakin, Yang tercinta cukup menarik sebagai sebuah film drama tak urung Icha mencemaskan masalah peredarannya kelak. Saya sudah habis-habisan untuk membuat film ini, tapi masih belum tahu-tahu nanti bisa pulang modal atau tidak. 

Biaya pembuatannya melampau angka Rp. 350juta. 


~MF 140/107 TH VIII/9 Nov - 22 Nov 1991

SI KABAYAN & GADIS KOTA

 


SI KABAYAN DAN GADIS KOTA. Film Si Kabayan & Gadis Kota lanjutan dari Si Kabayan Turun Kota ternyata mendapat sambutan luar biasa dari penggemar film nasional. Paling tidak gambaran ini terlihat pada pemutaran di Kodya Bandung, Cirebon, Bogor. 

Di Bandung pada hari pertama di putar di enam gedung, namun karena desakan penonton yang terus mengalir, maka pada hari ke enam menjadi sembilan gedung. Sedangkan di Cirebon tetap bertahan dengan enam gedung. Di Bogor satu gedung di perkirakan bisa bertahan dua minggu. 

Pada hari ke enam  di Bandung saja sudah meraih 30.000 penonton lebih. Dari gambaran ini nampaknya lanjutan Si Kabayan bisa mengimbangi sukses yang pertama. Si kabayan Turun Kota dulu diputar pada hari lebaran sehingga penontonnya langsung membludak. Sementara lanjutan Si Kabayan di putar pada hari biasa penontonnya cenderung meningkat terus. 

"Kami pastikan dari segi kualitas, lanjutan Si Kabayan lebih baik dari yang pertama", kata Chand Parwez Servia, pimpinan Kharisma Jabar Film. Kemudian daya tarik lain dari film ini yaitu munculnya Meriam Bellina sebagai Gadis Kota, yang baru dimunculkan pada serial kedua siKabayan. Nampaknya nama Didi Petet (Si Kabayan) plus Meriam Bellina, Paramita Rusady dan Nurul Arifin turut menjamin mengalirnya arus penonton kepintu bioskop. 

MF 095/63/Tahun VI, 17 Feb - 2 Mar 1990

Wednesday, February 11, 2026

GODAAN MEMBARA, DUET BINTANG PANAS SALLY - MALVIN


 GODAAN MEMBARA, DUET BINTANG PANAS SALLY - MALVIN Di tahun 1995 dari 100 perusahaan film nasional, paling cuma lima perusahaan saja yang terus memproduksi film. Salah satunya adalah PT. Virgo Putra Film. Produksi ke 61 dari Virgo adalah sebuah drama-horor-erotis, GODAAN MEMBARA arahan Dhanny Firdaus HS, menampilkan dua bintang panas Sally marcellina sebagai Amelia dan Malvin Shayna sebagai Rika dengan si macho Sonny Dewantara. 

Di dukung pemain-pemain kawakan seperti Piet Burnama, ayah Sonny, Komalasari - ibu Sonny, Gino Makasutji ayah Rika, pemeran antagonis Adang Mansyur sebagai mbah Dukun, dan Boy Sono sebagai Brian dengan bintang baru Welda Hidayat sebagai Melissa. 

Diceritakan, Amelia menyambut kepulangan kekasihnya, Sonny, setelah liam tahun di Amerika. Namun kegembiraan Amelia bagai terguyur air dingin oleh sikap ibu Sonny yang memandangnya tak sederajat dengan keluarga Joyo. 

Bu Joyo mempertemukan Sonny dengan Rika, putri Pak Alex, rekanan bisnis Pak Joyo. Namun Sonny memilih diam-diam menikahi pilihan hatinya, Amelia. Hal ini membuat Rika merasa sakit hati. Ia terus mengamati kehidupan suami istri muda ini dengan itikad jahat. 

Tiba saatnya Amelia hamil. Tiba-tiba terjadi musibah, mobil meledak, menewaskan Amelia dan bayi dalam kandungannya. Peristiwa tragis ini membuat jiwa Sonny terguncang dan nyaris kehilangan gairah hidup. 

Bu Joyo mendesak Sonny melupakan Amelia yang telah tiada dan memperistri Rika. Sonny pasrah menerima. Inilah peluang bagi Pak Alex untuk mengeruk harta kekayaan Pak Joyo. Siasat liciknya pasti berhasil kalau saja tak terjadi suatu keajaiban. 

Arwah Amelia bangkit dari alam kubur. Arwah perempuan ini prihatin melihat sikap pasrah suaminya yang tak menyadari kepalsuan cinta Rika. Amelia menyusup ke tubuh adik kandungnya, Melisa dalam upaya membongkar kelicikan Rika dan Ayahnya. 

Sonny mulai merasakan ketidak wajaran sikap Rika. Timbul pula kecurigaannya, "jangan-jangan kematian Amelia oleh sesuatu yang sudah dirancang sebelumnya?".

Justru Rika yang makin berkuasa dalam mengatur keluarga, tak segan menghardik ibu mertuanya. barulah Bu Joyo menangis dalam hati, menyesali sikap durhaka menantu pilihannya. nafsu serakah Rika membuat ia bekerjasama dengan pemuda Brian dan mbah dukun berilmu hitam , untuk membinasakan orang-orang yang dianggapnya sebagai penghalang ambisinya. Bahkan pacar gelapnya sendiri, Billy dan Pak Alex yang cuma diakuinya sebagai ayahnya, tak segan dihabisi. 

Arwah Amelia tak rela melihat suaminya hancur. Saat Sonny dalam keadaan kritis, Amelia menampakkan diri. Dengan tenaga gaib supernatural Brian di tumpas. Dukun ilmu hitam turun tangan bentrok dengan arwah istri setia ini. 

Terbongkar kalau dulu Rika yang mengakibatkan kematian Amelia. Kini iapun menerima pembalasan setimpal, mobilnya meledak, arwahnya terbang ke neraka bersama ambisinya. 

Pesan arwah Amelia pada suaminya, "Titip adikku, sayangilah dia karena seluruh kasihku ada dihatinya. Saat Sonny dan melisa bergenggam tangan, perlahan bayangan arwah Amelia raib ke alam gaib. 

Produksi : PT. Virgo Putra Film

Produser : Ferry Angriawan

Sutradara : Dhanny Firdaus

Cerita-Skenario : Armantono

Kamerawan : Sjamsuddin

Pemain : Sally Marcellina, Malvin Shayna, Sonny Dewantara, Piet Burnama, Gino Makasutji, Adang Mansyur, Komala Sari

Tuesday, February 10, 2026

PADAMU AKU BERSIMPUH, SINETRON RELIGIUS PENGHANTAR BUKA PUASA

 


PADAMU AKU BERSIMPUH, SINETRON RELIGIUS PENGHANTAR BUKA PUASA, (Kisah lawas) Semakin seru saja perkembangan cerita sinetron Padamu Aku Bersimpuh (PMAB) yang ditayangkan RCTI setiap hari menjelang buka puasa edisi Desember 2001 - Januari 2002. Konflik dan intrik terbangun seperti kerucut. Tiga sutradara menggarap secara bergantian, Anto Erlangga, Effizen dan Bambang BS. Sebanyak 52 episode penuh nuansa religius yang menampilkan tema klasik, cinta. Kameramennya pun bergantian, Bambang Supriyadi, Gatot yaya, Munjamil dan Budi. Sinetron produksi Indika Entertainmen memang memerulukan tenaga sutradara dan kameramen lebih dari 2 orang untuk menjaga tidak monotonnya gaya penggarapan, disamping untuk menjamin intensitas produksinya, menigngat jumlah episode Padamu Aku Bersimpun tergolong banyak, yaitu 52 episode yang ditayangkan setiap hari. Artinya, tim poruduksi bekerja dalam suasana kejar tayang. 

Kata Anto Erlangga, sutradara PMAB, cerita yang diangkat dari tulisan Gola Gong yang kemudian diolah oleh Rick ST, Mulyono bersama sang istri, Nuke menjadi skenario, cukup melelahkan juga.  Sebab PMAB bukan hanya sebagai tontonan yang biasanya menghibur, tapi juga merangkap sebagai tontonan dakwah dan moral. 

RCTI cukup bangga menayangkan sinetron yang dibintangi penembang dangdut Iis Dahlia dan Gunawan ini. "Kita memang selalu mempersiapkan tayangan yang pas buat pemirsa. Apalagi mengenai PMAB ini, memang pas dan spesial Ramadhan menjelang buka puasa. Muatan religius sengaja kita minta agar dikentalkan, disamping ada tokoh-tokoh antagonis untuk gregetnya," kata Teguh Julianto manager humas RCTI. 

Iis Dahlia sejak awal mengaku sudah tertarik dengan cerita yagn diberikan padanya. "Saya lihat, ceritanya begitu mateng dan bagus, sehingga yang tergambar awalnya dalam benak saya adalah penulisnya sudah tua. Tapi begitu melihat mas Gola Gong, nggak seperti yang saya bayangkan. Masih muda tapi tulisannya cukup 'mateng' dan menyentuh. Karakter Siti Nurhasanah dalam PMAB itu sangat menantang dan menguji kemampuan saya, " tutur Iis. Dan selama memerankan tokoh itu, Iis mengaku sangat 'khusuk' sehingga dia rela sedikit 'mengorbankan' kegiatan nyanyinya. 

Adu akting antara Iis dengan Gunawan, memang terlihat sangat klop. Walau berjalan dengan perannya masing-masing, tapi 'perseteruan' mereka merupakan adegan utama yang sangat dinanti-nantikan pemirsa. Kehadiran Rendy Bragi sebagai orang ketiga dalam hubungan mereka, menambah cerita ini kian menarik. Plus keberadaan Torro Margens sebagai pelaku antagonis yang khas dengan gaya dan suaranya. 

Siti Nurhasanah (Iis Dahlia) adalah seorang anak yang lahir dari perselingkuhan seorang pengusaha sukses dengan model blasteran Belanda. Beranjak dewasa Siti tumbuh jadi gadis cantik yang dijadikan anak angkat oleh seorang Kyai. 

Bashir (Gunawan) berwatak terbuka dan agak emosional yang bekerja sebagai wartawan. Hakim (Rendy Bragi)  kakak Bashir, berwatak agak tertutup dan penurut, termasuk menuruti perintah ayahnya untuk menikahi Siti, padahal secara diam-diam dia sudah punya istri di Mesir. 

Hari Natadiningrat (Cok Simbara) adalah seorang laki-laki pengusaha sukses yang berselingkuh dengan seorang model yang kemudian menjadi insyaf dan membangun pesantren bersama Haji Budiman. 

Natalia (Inneke Koesherawati) seorang model yang berhubungan gelap dengan Hari. Haji Budiman (Gito Rollies) seorang Haji yang jujur, pengusaha sukses yagn sangat di hormati di daerahnya. Dia mempunyai dua anak, Bashir dan Hakim serta mengangkat Siti sebagai anak sejak bayi. 

Marabunta (Torro Margens) seorang pengusaha sukses bidang pariwisata yang mempunyai sifat jahat dan licik. Dicky (Adipura) anak Marabunta yang mewarisi sifat-sifat ayahnya. 

Selain itu pemain yang tampil dalam PMAB juga didukung oleh Reny Jayusman sebagai bi Atik, Nurhuda sebagai Pak Hidayat, Henidar Amroe sebagai Miranti, Nena Rosier isteri pak Hidayat, Mang Diman sebagai Pak Bulloh, Basuki sebagai Soleh, Liza Natalia sebagai Diana, David Priyangga sebagai dokter dan lain-lain. 


Sunday, February 8, 2026

LEMBARAN BIRU, KARMA BAGI GIGOLO

 


LEMBARAN BIRU, KARMA BAGI GIGOLO!. Gigolo berasal dari bahasa Italia yang artinya sama dengan pria penjaja cinta, lelaki berwajah tampan yang bisa di bayar untuk memuaskan nafsu birahi tante-tante kesepian. 

Tema tentang gigolo sudah sering kita saksikan lewat film barat mulai dari The American Gigolo (1980), The American Playboy dibintangi Richard Gere sampai Three of the Hearts (1993) dengan William Baldwin.  Juga film Hongkong yang hampir semuanya dibintangi Simon Yam mulai dari Hong Kong's Blueboy sampai The Gigolo and The Murderer. 

Tapi tema serupa harus diakui jarang di garap sineas Indonesia. Bukan berarti tidak ada. Sebenarnya pernah dibuat Antara Sorga dan Neraka (1976) dimana tampil tiga gigolo diperankan oleh Ratno Timoer, Hendra Cipta dan Torro Margens. 

Dan kini beredar Lembaran Biru berdasar cerita-skenario rekaan novelis Zarra Zettira Zr. Disutradarai oleh Lukmantoro Ds yang karya sebelumnya antara lain Remang-remang Jakarta, Mendung Tak Selamanya Kelabu, Harta Karun dan Anak-anak Terminal. 

Tokoh utama dari film Lembaran Biru adalah Ronny yang berwajah tampan dan berpenampilan necis, berprofesi sebagai Gigolo. Kantornya cukup dirumah sendiri. Dibantu sekretaris cantik, Frieda yang mencatat order lewat telepon dari nyonya-nyonya yang butuh hiburan s e k s . 

Begitulah, Ronny berpindah-pindah dari satu wanita ke wanita lain. Dengan rayuan dan layanannya, ia memang berlimpah uang. Namun batinnya tak bahagia. ia selalu terkenang masa remaja, saat berpacaran dengan Irna. Sayang, kemesraan mereka dihancurkan ayah Irna. Bahkan kemudian Irna dibawa ayahnya ke luar negeri. 

Sampai bertemulah Ronny dengan Clara, remaja yang baru datang dari Kanada. Sejak pertemuan pertama, ia sudah sangat tertarik pada gadis ini. Namun, Clara mengidap kelainan s e k s . Birahinya baru terlampiaskan bila telah meng aniaya lawan jenisnya. 

Frieda di kontrak Pierre, usahawan muda kaya raya. Sebenarnya Pierre ingin menceraikan isterinya. Maka diatur siasat agar Ronny menggauli isterinya, hingga sang istri bisa dituduh selingkuh. 

Betapa terkejutnya Ronny demi mengenali Ny. Pierre bukan lain daripada Irna, ia langsung mengembalikan cek bernilai besar yang diterimanya dari Pierre. Penolakan ini membuat Piere gusar. Ia menugasi anak buahnya untuk menyelidiki Ronny. 

Kejutan berikut bagi Ronny, terungkap kalau Clara ternyata adalah putri Irna, ini berarti darah dagingnya sendiri. Inilah karma dahsyat yang harus di tanggung sang gigolo!. 

Pierre bertekad menghancurkan kehidupan Ronny habis-habisan.  Frieda diperalat untuk menguras tabungan Ronny di bank, hingga pembelian villa idaman Ronny dibatalkan. Irna dan Clara menghadapi kekejaman Piere. 

Lembaran Biru merupakan simbol lembaran kehidupan yang erotis. Dibintang utamai oleh Dicky Wahyudi dan dua bintang cantik Ayu Azhari sebagai Irna dan Inneke Koesherawati sebagai Clara. 

Dibantu oleh Bagus Z Galistan sebagai Pierre dan Fransisca (Frieda) serta penampilan Piet pagau sebagai ayah Irna yang galak. 


Wednesday, February 4, 2026

BOLEH BOLEH AJA, SIH

 


Pada awal tahun 1990, Rapi Film memasuki usia yang ke 18 tahun, dan produksi yang ke 65 adalah film "Boleh Boleh Aja , Sih" Sebuah film bertema drama komedi remaja yang ringa-ringan ajalah, " ujar produser pelaksana Subagio Samtono dengan nada ringa, sementar aitu adiknya , produser Gope Samtani, sedang berada di Hongkong untuk proses akhir film "Makelar Kodok".

Film remaja ini di sutradarai oleh Hadi Purnomo. Bermula sebagai pemain teater, anggota "Teater Kecil-nya Arifin C Noer, Hadi memulai debutnya sebagai sutradara lewat "Perisai Kasih Yang Terkoyak" (Dibintangi Nena Rosier dan Dwi Yan). Film keduanya "Akibat Terlalu Genit" sampai lama tertahan di BSF. Malah film ketiganya lebih dulu beredar, "Godain Kita Dong" dengan Warkop Dono Kasino Indro. 

Lalu siapa saja pendukung film "Boleh Boleh Aja, Sih?". Filmnya dibintangi oleh bintang-bintang remaja yang paling menonjol adalah Sally Marcellina dan Paramitha Rusady, lalu Tio Pakusadewo dan Ade Giuliano, didukung pula oleh Ida Kusumah, Gugun Benget, dan James Sahertian. Kamera ditangai oleh Asmawi. 

Film ini dirancang oleh Deddy Armand yang memang tersohor sebagai penulis skenario paling produkfit. Bisa di bayangkan pasti tentang dunia remaja yang ceria, seperti produksi Rapi sebelumnya "Lebih Asyik Sama Kamu" yang juga di bintangi Paramitha dan Sally , plus Ryan Hidayat. 

"lokasi sutingnya juga tidak jauh-jauh, paling di Jakarta dan sekitarnya saja, tambah Hadi yang belum ingin bercerita banyak tentang film keempatnya ini. 

Samtono malah mempromosikan film-film Rapi yang akan datang. Ada film bertema thriller "Guntur Tengah malam" ada film silat "Pedang Naga Pasa". Tak ketinggalan dipersiapkan juga komedi "Makelar Kodok mencari Rejeki" (Makelar kodok untung besar )

"Seperti supermarket, Rapi ingin menyediakan bermacam-macam tema film secara  komplit. Apa aja ada!.

Sunday, February 1, 2026

SUTING "BERCINTA DALAM MIMPI"

 



SUTING "BERCINTA DALAM MIMPI" , Nasri Cheppy yang selalu akrab dengan permasalahan anak muda, kembali bicara tentang anak muda dalam film yang disutradarainya "Bercinta Dalam Mimpi karya cerita dan skenario Putu Wijaya, Produksi PT. Bola Dunia Film dengan bintang pendukung antara lain Meriam Bellina, Onky Alexander, Didi Petet dan Pendatang baru Marintan Panjaitan dan lain-lain. 

Suting dimulai akhir 1989 dan selesai sekitar 30 hari suting. Dalam mengerjakan film ini Cheppy dibantu oleh Harry Soesanto sebagai penata fotografi/juru kamera, penyunting gambar SK Syamsuri, Ilustrasi Musik oleh Indra Lesmana, dan Penata Artistik oleh Bakti Saleh. Suting seluruhnya dilaksanakan di Jakarta. 

"Film ini menggambarkan kenyataan indah dari mimpi. Biasanya mimpi lebih indah dari kenyataan kan?" kata Cheppy. Setelah film ini, Cheppy ditunggu untuk memproduksi "Catatan Si Boy IV". 

"Pernah saya disodori untuk menggarap film horor, namun saya tolak. Serahkan saja pada yang ahli mengenai bidang itu. Karena saya kan punya spesialisasi sendiri, " ungkap Cheppy dalam kesempatan lain. 

Salah satu scene film ini menceritakan Didi Petet sedang mimpi. Dalam mimpinya itu terlihat Meriam Bellina diserang oleh sekawanan perampok. Kemudian Didi membantu meriam untuk melawan peram pok tersebut. Belum sempat Didi mengalahkan para peram pok, ia sudah keburu terbangun. Lalu ia memakai baju Batman dan tidur lagi. Mimpinya nyambung. 

Didi Petet sebagai Batman berke lahi dengan para peram pok, hingga kawanan peram pok tersebut dibikin "keok". Setelah bangun Didi Petet langsung berkirim surat pada Meriam Bellina dan  langsung disambut baik oleh Mer yang bersimpati pada dirinya. 

Pada kesempatan berikutnya dilaksanakanlah suting antara Didi Petet dengan Marintan Panjaitan di sebuah taman di jalan Pattimura, Jakarta dan malam harinya adegan Onky Alexander dan Meriam Bellina di Cinere Jakarta Selatan. (cat. Cinere itu masuk depok kan ya?..

MF 095/63/Tahun VI, 17 Feb - 2 Mar 1990



Thursday, January 29, 2026

C.H.I.P.S (Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial)

 


C.H.I.P.S (Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial)/Crash Auxiliary Program for Handling Social Programs. 

Tema/Theme : KOmedy/Comedy

PRoduksi/Production Company : PT. Nugraha Mas Film

Produser/Producer : Haryadi Susanto

Sutradara/Director : Iksan Lahardi

Cerita/Story : Warkop Prambors

Skenario/Scenario Writer : Deddy Armand

Sinefotografi/Photography : Irwan Tahyar

Suntingan/Editor  : Muryadi

Artistik/Art Director : Andi Ahmad

Pemain/Starring : Indro, Dono, Kasino, dll


Dono, Indro dan Kasino keluar dari Kantor Chips seperti biasa Patroli ke Jalan Raya Ibukota. Keadaan yang menjadi persoalan adalah bertugas untuk mengatasi masalah yang rumit dalam kenegatifan sosial. Itulah yang sering terjadi di tengah gejolak kehidupan masyarakan kota besar. Dono, Indro dan Kasino yang berpakaian Dinas Chips itu bersama rekan-rekannya yang lain disponsori oleh seorang Boss yang bernama Oom Juned. 

Oom Juned telah banyak memberikan fasilitas utama dalam segala keperluan yang dibutuhkan organisasi pengaman sosial ini, namun rupanya memang sudah kebiasaan ketiga tokoh tersebut, nasib sial selalu saja menimpa kejadian sehari-hari dalam tugas. Sepeda motor yang dipakai selalu saja berantakan menabrak comberan, tiang, pantat truk tanky dan lain-lain. 

Terkadang sepeda motor itu sendiri yang menabrak mereka hingga babak belur bila motor itu terkadang jalan sendiri. Masalah lain pun merupakan pemikiran juga diantara Dono, Indro dan Kasino. 

Akhirnya mereka memasukkan rekannya wanita cantik Lita dan Wadan Deece, untuk menjadi anggota Chips. Tugas pun dimulai seperti sedia kala. Terjadi saling rebutan terhadap Lita , Decee hanya mengejek dengan sinis, baginya kehidupan wadamlah yang lebih mengasyikan. Karena asyiknya kesemua Chips itu, ponakan Tante, si Tommy yang nakal tak mampu diamankan, gadis yagn kehilangan kucing tak kuasa diselesaikan, akhirnya terpergok dengan Boss mereka oom Joned lagi main pacaran dengan seorang cewek di kebun binatang. Kasino melihat kejadian itu semua tapi dirahasiakan terhadap Indro dan Dono.

Hingga Indro dan Dono jadi heran bila tiap hari Kasiono selalu mendapat uang dari Oom Joned untuk menutup rahasia pribadinya. kata Jangkrik Boss menjadi  "Kunci".

Suatu hari Kasino dengan Decee lagi tugas di jalan Raya, di kibulin Indro dan Dono memberitahukan pada Boss agar Kasino diperintahkan mengatasi orang yang mau melahirkan. Kasino salah berhenti di rambu jalan raya yang terlarang, ia di kejar polisi, di ejek oleh Indro dan Dono, tapi Indro dan Dono menabrak tiang lampu jalan hingga motor berantakan. 

Polisi datang, mereka semua akhirnya lari menaiki truk mini yang sedang dari belakang. Dono, Indro dan kasino rupanya tiada sadar. Truk mini membawa mereka akhirnya ke kantor polisi. 

Organisasi Chips pun dibubarkan Oom Juned. Karena Bubar, Dono, Indro dan Kasino iseng-iseng kerumah Lita yang ulang tahun. Disana Lita bukan berulangtahun, tapi sedang mengadakan pesta perkawinan dengan Oom Juned. Jadilah Dono, Indro dan Kasino jadi bengong tak karuan. Ketiganya nampak stop motion dalam gambar film. ~ sumber buku FFI 83


LANGIT KEMBALI BIRU, RYAN HIDAYAT TERORIS TURUN GUNUNG


 LANGIT KEMBALI BIRU, RYAN HIDAYAT, TERORIS TURUN GUNUNG (Berita Lawas). Sudah populer sebagai bintang sejak masa kanak-kanaknya, Ryan Hidayat yang jadi bocah bandel dalam "Nakalnya Anak Anak" dan kemudian diangkat nama sebagai remaja masa kini dalam serial "Lupus" secara tak terduga mampu memainkan tokoh teroris yang fanatik pada Fretilin dari Timor Timur. 

Kalau biasanya melihat Ryan cuma dalam film-film bertema remaja yang sebangun dengan Lupus seperti "Si Roy", "Nakalnya Anak Anak", "Anak Anak Gass", dan sejenisnya, kini ia tak lagi tampil klimis melainkan berkumis brewok kasar mirip koboi spagethi. Peranan yang lain dari biasanya ini dipercayakan pada Ryan Hidayat oleh sutradara Dimas Haring yang menggarap film kerjasama antara PT Bola Dunia Film dengan Pemda Tingkat I Timor Timur. 

Lawan mainnya bukan lagi Paramitha Rusady atau Nike Ardilla, melainkan Sonia Dora Carascalao yang puteri Gubernur Propinsi Timor Timur. Pemain-pemain lainnya juga diseleksi diantaranya pemuda Timor Timur seperti Marie Carmo Guintao, dan Domingos Policardo. 

Ryan dinilai cukup berhasil menghidupkan perwatakan remaja Manuel yang larut dalam aksi Fretilin. Ketika pasukan pembebasan tiba di Timor , Manuel mengikuti gerombolannya bersembunyi ke hutan. Mereka melanjutkan menteror rakyat dengan Gerakan Pengacau Keamanan. 

Sebaliknya kekasihnya, Ana Maifira Alfredo, setelah lulus SPG, menjadi guru di Kabupaten Aileu. Lambat Laun upaya pembinaan kesadaran yang di terapkan oleh ABRI membuahkan hasil juga. Diantara ribuan anggota GPK yang turun gunung terselip pula Manuel. 

Kemantapan akting Ryan Hidayat mendapatkan pujian dari kalangan kritisi dan pengamat film. Bahkan banyak yang meramaikan namanya bisa masuk dalam daftar unggulan Terbaik FFI 1991. Nampaknya anak muda berbakat ini semakin matang dan sudah bisa dipercaya untuk bermain dalam perwatakan lebis serius. Masalahnya langka sekali dibuat film dengan tema seunik "Langit Kembal Biru".



Wednesday, January 28, 2026

PIN PIN BO, KOmedi Biro Jasa Tulalit

 


PIN PIN BO, KOmedi Biro Jasa Tulalit. PINTAR PINTAR B O D O H , judul yang sama pernah di produksi Parkit Film dengan sutradara Arizal di film Warkop DKI bersma bintang Eva Arnaz, Dana Christina dan Debby Cynthia Dewi. Hasilnya meldak luar biasa di Jakarta meraup 474.918 penonton. Alhasil dianugerai piala Antemas sebagai film Terlaris 1981-1982 dalam FFI 1982. 

Multivision Plus yang merupakan anak perusahaan dari Parkit menggunakan judul tersebut untuk serial komedi setengah jam. Sutradaranya Cuk F Kristianto. Sebelumnya di nilai produser Raam Punjabi cukup berhasil mengarahkan Kadir Doyok dalam serial Kanan Kiri Oke. 

Serial Komedi yang memadukan situasi kocak dengan slapstick ini menampilkan empat pemain utama , Jeremy Thomas yang juga bintang tetap Multivision setelah Hati Seluas Samudera, Bella Vista, Rosanna dan Anakku Terlahir Kembali. Komedian Izur Muchtar dari grup Project P, Diana Pungky dan pelawak Polo Srimulat. Pada setiap episode dihadirkan pula bintang-bintang tamu yang mengajukan persoalan untuk dipecahkan. 

Ceritanya Diana yang kaya mendirikan Biro Jasa PT. Tulalit singkatan dari Tugas Lancar Tanpa Berbelit Belit. Dua sahabatnya Robby dan Bobby diangkat jadi direktur. Satu-satunya anak buah mereka yang menjadi seksi repot adalah Satpam Polo. 

Biro jasa Tulalit menerima order apa saja, maunya sih kepingin jadi kantor detektif swasta ala Amerika. Maka berdatangan klien dengan order yang aneh-aneh. Ada seorang istri yang minta bantuan agar suaminya bun uh diri saja, ada seorang ayah yang kehilangan putrinya, ada lagi seorang gadis yang  minta diambilkan dompetnya di kantor polisi. 

Robby dan Bobby dibantu Polo bersemangat mengerjakan semua tugas. Tapi dasar watak mereka pin-pin-bo, bukannya beruntung malah lebih sering nasib buntung yang menimpa mereka. Contohnya dompet yang diambil Bobby dengan mengaku sang klien sebagai pacarnya, ternyata berisi puluhan butir ekstasi, karuan polisi mencurigainya. 

Berbagai peristiwa kocak menwarnai adegan demi adegan dari serial yang pernah tayang di Indosiar pada setiap Jumat pukul 20.30 pada akhir 1996 dan seterusnya. 

Produksi : Multivision Plus

Produser : Raam Punjabi

Sutradara : Cuk FK

Pemain : Jeremy Thomas, Diana Pungky , Izur Muchtar, Polo