Sunday, August 2, 2026

CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 8

 


CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 8 (Film Lawas),Eva keluar dari kolong mobil karena dipanggil Murni,"Eva, ada telepon! Penting katanya, dari cowok lu!".

Eva menyambar gagang telepon, "Hallo, Rudy Ya?" Tapi Eva menjadi sangat terkejut ketika mendengar suara Henry, "Nah, Ketahuan!" pantas kau menghindar, menjauhiku!".

"Begini", bujuk Henry, Maksudku mau mengajak kamu nanti malam ke pesta,".

"Nggak! Aku sibuk!" tolak Eva tegas sambil membanting gagang telepon. 

Henry merah padam ditertawakan teman-temannya. "Ha, kena batunya! Aku tahu, Eva sekarang sama anak Kedokteran! kalah lu!"

Henry menggera, terkenang saat masih bermesraan dengan Eva. Waktu itu mereka sama-sama berlatih kempo. Tapi kemesraan mereka terputus ketika Henry ingin memaksakan kehendakny ayang lebih dari cuma sekedar cium! Eva tak sudi diperkosa, ia menendang perut Henry dan bergegas keluar dari mobil si pemuda!.

Henry memburu keluar, tapi Eva mengancam, "Awas! Kalau mendekat, aku berteriak!".

Eva, kenapa? tanya Henry penasaran.

"Kenapa? Tanya saja pada dirimu! Kau kasar! Bukan kasih yang kauberikan, tapi nafsu! Aku salah pilih. Kau pikir aku ini perempuan macam apa?".

"Eva, maafkan aku," pinta Henry

"Sudah terlambat!"tegas Eva, "mulai sekarang, hubungan kita putus!".

Teringat pada itu semua, apalagi mengetahui sekarang Eva telah mempunyai kekasih baru, Henry yang sakit hati berniat untuk melakukan sesuatu. Ia mengajak dua kawannya untuk mengajau ke "Bengkel Antik".

Susi, Marice dan Iyem, yang sedang mendorong sebuah mobil mogok, terkejut sekali ketika Henry bertiga masuk dengan kasar. 

"Mana Eva? Dengar nggak lu?" hardik Henry. 

Susi yang lagi ngos-ngosan tak sudi digertak, "Gile!" Enak aja lu ngomong!".

Henry mengangkat tangannya ingin menampar, tapi montir-montir sexy muncul dengan membawa berbagai peralatan, ada tang, kunci Inggris, engkol dan lain-lainnya lagi. 

Tamu-tamu yang sedang menservis mobil merekapun, ikut-ikutan maju untuk bertindak sebagai pahlawan pembela montir-montir sexy. 

Keder juga Henry bertiga kalau dikeroyok begini banyak orang. Mereka mundur-mundur kearah pintu keluar lagi. 

"Pergi! bentak Murni," Kalau kalian tetap membandel, kami akan berteriak supaya kalian dianggap perampok! Nah, boleh pilih!".

Kedua teman Henry memilih cari selamat lebih dulu. Henry sendirianpun tak berani berkutik lagi, cepat menyusul kedua temannya. 

Montir-montir sexy dan semua tamu mereka bersorak mengejek kepergian ketiga pemuda yang tadi petantang petenteng. ******bersambung ke bagian 9



Tuesday, July 28, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 7

 


CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 7 (Film Lawas). Larut Malam... Tiga sosok tubuh bergerak hampir tak bersuara. Berindap-indap memasuki halaman bengkel Antik. Di dalam asrama Susi tidur ngorok. Juga cewek-cewek yang lain terlelap ke alam impian. Kecuali Eva yang masih melamun. Terbayang wajah kekasih lamanya, Henry yang kasar dan kekasih barunya, Rudy yang lembut. Jelas Rudy lebih menang dalam segala hal daripada Henry!. 

Ketiga pencuri mulai menggerayangi barang-barang. Sebuah mobil mewah di dorong keluar. Kaki salah seorang  menyentuh kaleng olie sampai jatuh kelontang. Eva terkejut. Hati-hati membangunkan beberapa temannya, lalu berindap-indap keluar. Bisik-bisik ia membagi kawan-kawannya menjadi dua grup. Yang pertama dipimpin olehnya sendiri, yang kedua oleh Yanti. Mereka berpencar mengurung ketiga pencuri mobil.

Eva menyalakan lampu sorot. Seketika seluruh ruangan menjadi benderang bagai siang hari. Ketiga pencuri kelabakan ingin kabur, tapi yanti dan kawan-kawannya mendahului menyerbu. Terjadilah perkelahian seru. Walau ketiga pencuri terdiri dari lelaki-lelaki kasar, tapi montir-montir sexy yang berbekal ilmu bela diri ini masih mampu menghajar mereka. 

Susi bersenjatakan ember memukuli kepala pencuri yang jatuh. Merasa tak mungkin menang, kalau berkelahi terus, ketiga pencuri berlari lintang pukang. Eva menyerukan kawan-kawannya agar tak mengejar mereka. Tapi setelah menerima hajaran keras seperti tadi, pasti pencuri-pencuri itu jera untuk mengulangi kejahatan mereka. 

Perlu diketahui kalau Eva memang merupakan seorang karateka. Itulah sebabya, ia bisa mempimpin kawan-kawannya berlatih ilmu bela diri. 

Sama seperti Eva, sang kekasih, Rudy juga merupakan karateka unggul. Setiap hari ia rajin berlatih dibantu si pelayan bloon Simon. 

Rudy adalah putra sulung Pak Broto. Pagi itu ketika Pak Broto, istrerinya dan si cilik Kiki sedang sarapan, Rudy tak menyertai mereka. 

"Kok Rudy nggak sama, sama makan?" tanya Ny. Broto. 

"Mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan kejuaraan Karate di kampusnya, " sahut sang suami sambil menyelesaikan makannya, "Eh Man, nanti aku terlambat pulang, Ada rapat!"

"Awas Ya, " Memperingatkan Ny Broto, "Kalau rapatnya di bengkel?

Pak Broto senyum-senyum, Iya, iya, janji....******bersambung ke bagian 8



Saturday, July 25, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 6

  


CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 6 (film lawas). Sore itu udara cerah. Angin bertiup semilir menyejukan. Montir-montir sexy telah menyelesaikan kerja berat mereka sepanjang hari tadi. Kini tibalah waktu untuk bersantai. 

Eva yang baru selesai mandi, masih mengenakan daster tipis, berhias di depan cermin. Yanti seenaknya membuka pakaiannya, siap memasuki kamar mandi. Yanti didalam kamar mandi menggosok-gosok tubuh mulusnya dengan sabun sambil bernyanyi-nyanyi kecil. 

Dibelakang, Ivonne dan yang lain-lainnya tengah berlatih bela diri sampai keringat mereka bercucuran. Susi yang sedang duduk-duduk sendirian di beranda, menoleh mendengar suara motor menderum memasuki halaman. Terlihat seorang pemuda ganteng mengendarai motornya. 

"Maaf, bengkel sudah tutup! teriak Susi sambil menggoyang-goyangkan tangannya. 

Si Pemuda tersenyum, "Ya, saya tahu, saya cuma ingin ketemu Eva, kok!".

Di dalam Eva telah mendengar suara kekasihnya, Rudy dan mempercepat dandannya. Berbinar mata Rudy melihat kedatangan Eva yang berseri-seri. 

"Hai, "Sambut Eva. "Kayak komputer tepat waktu!" 

Iya dong, takut kecolongan!" cetus Rudy, "Bagaimana? Siap?".

Eva mengangguk, langsung membonceng di motor. 

Ketika motor melaju keluar , serentak semua montir sexy melambaikan tangan sambil berseru, daaaagggg!!".

Eva balas melambai sambil tersenyum legit. 

Pasangan yang ganteng dan cakep ini menuju ke pantai. Sinar lembayung mewarnai langit memantul di permukaan laut. 

Terlihat gadis-gadis berbikini berlarian di tepian laut. Ada juga pasangan-pasangan yang asyik masyuk memadu kasih dibawah pepohonan rindang. 

Rudy menyandarkan motornya, mengajak Eva duduk bersama di pasir. 

Eva merebahkan kepalanya dipangkuan sang kekasih. 

"Kenapa kau membuka usaha bengkel?" bisik Rudy. "Lebih cocok kalau salon atau butik,".

Eva tersenyum, "Kau jangan berpikiran sempit. Ini zaman modern. Apa salahnya kami, kaum wanita melakukan emansipasi? Sebelum ke Jakarta, cita-cita orangtuaku agar aku jadi sarjana. Mula-mula kedua orangtuaku tidak setuju juga, namun akhirnya mereka mau mengerti!".

"Dimana orangtuamu ?".

"Cilacap, itu sebabnya aku senang ke pantai,".

Rudy mengangguk, "Apa pun bidang usaha memang bagus. Kesarjanaan itu ada dua jenis. Sarjana sekolah, dan sarjana kemasyarakatan. Dan kau adalah sarjana kemasyarakatan. 

Eva senagn meremas tangan sang perjaka, "Aku takut kau cuma main-main."

"Lihat ombak itu, tiada hentinya menyentuh pantai itulah cintaku padamu, " berdeklamasi Rudy. 

Bukan main senangnya Eva mendengar rayuan mesra itu. Malam baru Rudy mengantarkan Eva pulang. Sampai ke bengkel yang juga merangkap sebagai asrama semua montir sexy. Eva terheran-heran, mengapa lampu-lampunya tak menyala. ? Apa sedang kena giliran pemadaman listrik?

Rudy membimbing Eva ke teras. 

"Heran, kenapa lampu-lampu dimatiin?" gumam Eva. "Apa mereka sudah tidur semua?".

"Biar saja, kebetulan," desah Rudy yang tak sabaran merangkul Eva, ingin menciumnya. 

Justru pada saat !",bibir-bibir mereka hendak bertaut, mendadak "byarrr! semua lampu menyala. Dan cewek-cewek bersorak ramai dari arah dalam. 

"Horeee, ketangkap basah!, teriak Yanti memimpin kawan-kawannya. 

Rudy dan Eva terkejut sekali. Keduanya tersipu-sipu malu. Yanti dan kawan-kawan berlarian masuk kembali ke dalam meninggalkan sepasang kekasih ini diluar. ******bersambung ke bagian 7

Thursday, July 23, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 5


 CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 5 (film lawas). Eva sedang membuka dop mobil. Caranya sangat unik. Cukup dengan mengayunkan kakinya. Ujung sepatunya tepat menyentuh dop sampai dop melenting naik ke tangannya. 

Eva membungkuk dan memutar mur dengan cekatan. Disebelah sana, Tini dan Dina tengah menguras mesih mobil yang ngadat karburatornya. 

"Bagaimana?" tanya Tini pada Dina yang mencoba menstarter. 

OK, beres! sahut Dina setelah mesin mobil berderum hidup.  Si pemilik mobil mendekat, cengar cengir. 

"Sudah kelar, Mas, " ujar Tini. 

Melihat senyum manis Tini, tangan si Oom jadi iseng, mencolek pipinya, "Ah, mosok sudah rampung? Cepet amat?".

Tangan yang lain meraba kearah pantat bahenol Tini. Yang empunya pantat jadi kesal. Diam-diam Tini memberi kode kepada Dina. 

Kalau nggak percaya, Mas periksa sendiri, "seru Dina. "Nah dekat situ mas, supaya jelas!".

Si Oom mendekatkan wajahnya, membungkuk. Dina menstarter mobil dan mengegas dengan kencang. Tanpa ampun lagi mesinnya berderum keras, bersamaan asap hitam mengepul dan seciprat cairan kotor menyemprot wajah si Oom yang berteriak kaget!. 

Dina dan Tini terkikik-kikik kegelian melihat wajah si Oom yang menjadi hitam cemong tak karuan mirip sweaterpitnya sinterklas. 

Di sudut yang lain, Yanti dan Neneng asik mengecat body mobil. Pemilik mobil selain mata keranjang juga cerewetnya kelewatan. 

Yanti Kekhi. "Sudahlah oom, tunggu saja".

"Kalau sudah selesai, kan diberi tahu," Ujar Neneng. 

"Alaa ". membandel si Oom yang matanya tak lekang dari bagian-bagian tubuh dua montir berbaju tipis ini. 

"Ngeliatin aja masak nggak boleh? Ngomong-ngomong, eh, namanya siapa?".

Neneng kesal memalangkan kakinya ketika si Oom melangkah kearah Yanti yang sedang membungkuk. Si Oom tersandung hendak jatuh, bertepatan Yanti menegakkan tubuhnya hingga kepalanya membetur perut gendut si Oom!. Tak jadi jatuh tengkurap, si oom jatuh terjengkang. 

Di bagian pencucian mobil, Ivonne dan Marice sampai basah lengket bajunya. Tamu-tamu yang sedang menunggu mobil, menjadi tertarik dan mengerumun maju. 

Menyadari mereka sedang jadi tontonan, tersentak kedua montir sexy ini berbalik dan menyemprotkan selang ditangan mereka. Oom-oom genit serabutan menghindari semprotan air. Tapi sudah terlambat. Pakaian merekapun ikut basah kuyup. 

Murni menelentang di kolong mobil, Cuma sepasang kakinya yang mulus saja terjulur keluar. Eva membungkuk memasang onderdil. 

Seorang Oom mata keranjang tak tahan, dengan lancang mengelus paha Murni. Kegelian Murni menggerakkan dengkulnya, "Dug"! ujung sepatunya tepat menghajar dagu si Oom. Bersamaan Evapun menyikut perut buncit si Oom yang terbungkuk-bungkuk kesakitan. 

Tiba-tiba terdengar lonceng berdering. Susi yang menabuh tanda istirahat itu. 

Evapun berteriak nyaring, breakkk!

Serentak semua montir menghentikan kegiatan mereka. Bergegas menuju keruang makan. Halaman bengkel sudah dipenuhi oleh mobil yang masih belum beres, tapi masih ada juga orang yang membelokkan mobil, memaksa masuk. 

Susi berlari-lari kearah pintu untuk memasang kertas karton yang ditulisi dengan lipstik, "STOP! FULL HOUSE!".

Diruang makan, montir-montir sexy tengah menikmati makan siang sambil mendengarkan instrumental merdu. 

Meskipun telah dipasangi karton pengumuman tetap saja banyak lelaki yang tak peduli dan memaksakan mobilnya masuk. 

Eva selesai makan mendahului yang lain-lainnya. Ia melangkah keluar, maksudnya ingin memanggil Susi yang tengah menjaga di luar. 

Tapi betapa terkejutnya Eva ketika melihat susi sedang kewalahan mengatur mobil-mobil yang berjubel di jalanan di depan bengkel mereka. Eva turun tangan membantu, tapi malah semakin bertambah kacau sja. Sopir-sopir ogah melnjalankan mobil mereka, malah menggoda si sexy Eva. 

Kegaduhan yang tejadi membuat montir-montir lain ikut keluar. Setiap sopir didatangi dan dengan berbagai cara dipaksa menjalankan mobilnya. Kerjasama kompak montir-montir sexy ini dalam waktu singkat berhasil mengatasi kemacetan lalu lintas dan jalanan di depan bengkel pun lega kembali.  ******Bersambung ke bagian 6


Tuesday, July 21, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 4

 


CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 4 (film lawas). Jep yang di setir Murni berbelok memasuki halaman kantor Pak Broto. Berhenti tepat didepan pintu masuk. 

Di dalam kantor, Ny. Broto sudah gelisah menunggu. Demi mendengar derum mobil perempuan ini melongkokkan kepalanya di jendela. Wah, lagi-lagi suaminya bersama seorang cewek sexy. Dan mereka nampak begitu intim. Darah Ny. Broto mendidik bagai air bergolak di kuali!. 

Murni membukakan pintu, dengan gaya manja mengandeng lengan Pak Broto. "Besok siang Oom kesana? "tanyanya.

"Ya, tentu, tentu,"janji Pak Broto sambil melangkah masuk kekantornya. 

Ny. Brot yang sempat mendengar pembicaraan mereka bertambah, masam saja wajahnya. 

Karyawan-karyawan kantor terheran-heran melihat pakaian Pak Broto yang acak-acakan dan kusut. Meskipun begitu mereka semua tetap berdiri dan mengucapkan selamat siang. Pak Broto cuma manggut kecil dan terus memasuki ruang kerjanya. 

Langsung Ny. Broto mendamprat. "Wah, wah begitu ya? Ayo jawab, apa kerjamu tadi, hah? Sekarang baru ketahuan, apalagi alasanmu? Gila! Nangkring diatas mobil derek sama cewek lagi! Enggak tahu malu, belum puas, heh! kekantor pakai diantar cewek lagi! Nyebut, Pap, kan sudah tua? Apa nggak malu sama anak bawahanmu?.

Pak Broto tergagap-gagap sama sekali tak diberi kesempatan membela diri. 

"Pantas, pantas, begit ya? Sibuk, eh, buntutnya?" omel isteri. 

"Sabar mam, sabar," cegah sang suami kewalahan. 

Para Karyawan bergerombol di depan pintu, cekikikan mendengarkan adegan sandiwara seru dalam kamar bos mereka!

"Malu, pap, malu, seorang direktur yang terpandang begitu, dimana mukaku mesti ditaruh?" serang Ny. Broto bagai rentetan mitraliur. 

"Begini, mobilku mogok, jadi terpaksa di derek," jelas Pak Broto, "Supaya tidak terlampat ke kantor, mendapat servis dari bengkel itu, diantarakan. kalau mami tidak percaya, nih kuitansinya!".

Ny. Broto merebut kuitansi yang disodorkan suaminya. Bukannya reda malah bagai api disiram minyak! Kenapa? Ya, sebab pada bagian bawah kitansi itu ada cap merah bibir!. 

Oh, apa ini? Sengaja Papi memanasiku, ya? Ini, lihat apa ini?" geram Ny. Broto penu kegusaran. 

Pak Broto jatuh terduduk demi melihat cap bibir berlipstick itu. Tak mampu bilang apa-apa lagi. 

Ny. Broto dengan sewot membuka pintu kantor. Akibatnya semua karyawan yang bergerombol sungsang sumbel saling tindih dilantai!. ******Bersambung ke bagian 5

Monday, July 20, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 3

 


CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 3 (film lawas). Kesibukan dalam "Bengkel Antik" melebihi kesibukan-kesibukan dalam bengkel-bengkel mobil biasa. Dan kelebihannya karena seluruh montir dan karyawan terdiri dari cewek-cewek sexy!.

Begitu mendengar raungan sirine, serentak semuanya berlarian, berkumpul, membentuk barisan, berjajar rapi, menyambut kedatangan sang pimpinan. Mereka adalah Yanti, Murni, Tini, Ivonne, Marice, Iyem, Neneng dan lain-lainnya lagi. Pakaian kerja mereka beragam warna serta modenya. Ada yang memakai werpack, celana pendek jean, jean panjang, Tshirt tipis, dan bermacam lainny ayang bisa membuat mata lelaki terbelalak.!. 

Susie yang tertua diantara semua montir ini, membukakan pintu gerbang untuk masuk derek Eva. 

Murni lantang meneriakkan aba-aba, "Hormaaat grak!".

Yanti dan kawan-kawan serentak menyahut. 

Eva membalas dari atas dereknya. 

Pak Broto terbengong-bengong. Eva mematikan mesik derek, melompat turun dengan gesit. 

Anak buah atau lebih tepat disebut teman-teman, merubung maju. 

Pak Broto kebingungan di kerubuti cewek-cewek sexy. "Sa-saya ha-harus ke kantor," gagapnya. 

"Tenang, Oom, " senyum legit Eva. Murni!, selesaikan!. 

Murni manggut dan menyilakan Pak Broto mengikutinya masuk ke kantor. Sambil berjalan Pak Broto semakin takjub menyaksikan  montir-montir sexy itu berkerja membongkar mesin mobilnya.

Di dalam kantor, seorang cewek sexy lain baru saja menyelesaikan pembicaraan telepon. Murni mendekatinya  dan berbicara dengan suara rendah. 

"Nona, eh, Nona, " ujar Pak Broto masih belum kuasa menghilangkan gagapnya. 

"Murni, panggil saja, Murni, " tukas si cewek sexy. 

"Nona Murni, eh, cepat saya sudah terlambat".

"Sebentar, Tuan tidak akan terlambat, " janji Murni sambil menyelesaikan kuitansi dan catatannya. 

"Mari Oom, kami antar",  ujar Murni setelah menerima pembayaran. 

"Dengan mobil... derek?" tanya pak Broto terkejut. 

Murni tersenyum, "Oh, tentu saja tidak....".

Masih terkagum-kagum Pak Broto membuntuti Murni yang lebih dulu melaporkan pada Eva, baru mengeluarkan sebuah Jeep. Pak Broto disilahkan naik Jeep yang disetir Murni. 

Menit berikutnya jeep yang disetir Murni sudah meluncur meninggalkan Bengkel Antik. 

Diluar pintu gerbang, sudah berderet sejumlah mobil yang ingin diservis. Mereka berebut dahulu mendahului bahkan tak jarang bertengkar minta pelayanan lebih dulu.************* Bersambung bagian 4

Sunday, July 19, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 2

 


CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 2 (Film lawas) RF No. 547. Sebuah mobil derek menyeruak diantara kepadatan arus lalu lintas. Sirenenya meraung raung memekakan telinga. Pengemudinya, Eva, si gadis sexy, bertengger tegap membusungkan dadanya yang menonjol, lincah, trampil mengemudikan kendaraan besar. Sebentar-sebentar melontarkan senyum manisnya hingga lelaki-lelaki yang melihatnya menjadi kesengsem dan dengan  serela hati membukakan jalan untuk si bahenol!. 

Pak Broto kebingungan mengutak-atik mesin mobilnya. Mau di utak  atik atau tidak sebenarnya tak ada bedanya karena Pak Broto memang tak paham mesin mobil. 

Raungan sirene mengejutkan, apalagi ketika mobil derek mendadak berhenti di depannya!. Dan Eva pun melompat turun dari atasnya. 

Pak Broto melongo takjub. 

Oom yang menelpon bengkel Antik?", sapa Eva. 

Pak Broto tergagap manggut-manggut. 

Tanpa banyak bicara lagi, Eva tangkas menyiapkan segala sesuatunya. 

Pak Broto bertambah bengong melihat tahu-tahu mobilnya sudah nyangkut siap di derek. 

"Oom sini!" panggil Eva pada Pak Broto yang termangu. 

Pak Broto tersentak, lalu bagai kerbai di cocok hidungnya  patuh menghampiri. 

Eva sudah nangkring lagi diatas dereknya, "Naik!" cetusnya. 

"Sa-saya?" tanya Pak Broto gugup, "Ta-tapi saya mau ke kantor".

Eva memilirik, "Oom harus ikut, untuk menyelesaikan administrasi. Kalau tidak saya ogah narik mobil ini. Oom pilih mana?".

Pak Broto tak berkutik. Terpaksa menuruti perintah si montir sexy, meskipun biasanya tak pernah diperintah orang. Ia naik dan duduk disebelah Eva, Tanpa menunggu lagi Eva menghidupkan mesinnya dan berputar balik menuju ke Bengkel Antik. 

Mobil derek yang disetir Eva ngebut membelah kepadatan arus lalu lintas. Derumnya yang sangat membuat seorang bocah yang tengah digandeng ibunya menoleh. Merasa geli, dengan polos si bocah menggamit ibunya, "Mamie, lihat! Itu Papie! Idih lucu!"

Si ibu menoleh kearah yang ditunjuk. Seketika matanya melotot bagai hendak mencelat keluar dari rongganya. Memang benar, suaminya, Pak Broto tengah duduk berhimpitan dengan seorang cewek sexy dalam mobil derek!. 

Justru tepat pada saat itu, saking ngeri dibawa ngebut, tangan Pak Broto berpegangan erat-erat ke pundak Eva!. 

"Idiih , papie pelukan! Hiiii!" sorak si bocah. 

Bukan main panasnya hati Ny. Broto menyaksikan adegan suaminya yang disangkanya sedang bermesraan ini!. 

*******bersambung ke bagian 3



Saturday, July 18, 2026

SUTING SINETRON : MAHKOTA MAYANGKARA , MAIN DI HUTAN LINDUNG

 


SUTING SINETRON : MAHKOTA MAYANGKARA IV, MAIN DI HUTAN LINDUNG(berita lawas). Bertepatan waktu itu hari Minggu pagi, suasana diseputar lokasi suting sinetron seri Mahkota Mayangkara IV di hutan lindung IPB Bogor cukup ramai banyak dikunjungi orang terutama yang sedang berlibur menikmati wisata alam. Meski pagi hari itu udara masih terasa sejuk, tapi cuaca cukup cerah dan tak disi-siakan oleh sutradara Liliek Sudjio untuk memulai pengambilang gambar/suting. 

Liliek rupanya memang telah hafal betul dengan sikon seperti ini. Sebab ia termasuk sutradara kawakan yang telah biasa dan sering menangani film-film laga dengan lokasi suting semacam ini, diantaranya film Si Buta Dari Goa Hantu produksi 70an. Sehingga ia dapat memastikan diri kapan saat terbaik suting bisa dimulai. Jadwal waktu suting pun tak meleset dari rencana semula. "Okey start, ucap Liliek memberi aba-aba mulai suting.

Orang-orang yang semula bertujuan berlibur menikmati wisata alam sekitar itu, begitu mereka melihat ada suting langsung saja datang berbondong-bondong menghampiri lokasi suting, bercampur baur dengan masyarakat setempat yagn sejak tadi telah melihat persiapan dan jalannya suting. Untung sejak dini petugas keamanan telah bersiap-siap untuk menangkal kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan bersama. meski petugas keamanan cukup dibikin repot oleh sebagian massa yang bandel, tapi setelah mendapat bantuan dari Polsek setempat akhirnya massa bisa ditertibkan. Sehingga suting berjalan lancar sebagaimana mestinya. 

Sejak pukul 7.30 WIB pagi kru, pemain, sutradara telah berada di lokasi suting. Meski wajah mereka kelihatan rada loyo, sebab tenaga dan pikiran mereka telah terkuras selama beberapa hari, yang tak jarang suting usai hingga menjelang malam dan pagi harinya berlanjut kembali, begitupun seterusnya. Tapi berkat dukunan masyarakat yang menonton suting begitu luber gairah kerjapun timbul kembali. 

"Selama delapan hari berada di lokasi suting meski saya capek, tapi saya senagn sebab saya seperti berada dilingkungan keluarga sendiri. Bisa bergaul dengan masyarakat setempat dan bercanda ria serta ndongeng ngalor ngidul bersama kru sewaktu break, sehingga terasa lebih familiar, " ucap Ken Kendro (24) tokoh Trisura, calon pengantin pria yang bakal bertemu denan calon pengantin wanita Praharsini (Cut Keke) dalam sinetron ini. 

Suting Mahkota Mayangkara IV ini memang berjalan mulai pagi hari hingga menjelang malam. Setelah break pada siang hari, makan minum diatas tikar yang digelar di rumput hijau dengan hidangan prasmanan. Malam hari para pemain dan sebagian kru yang bisa meninggalkan tempat harus pulang ke kandang rumah masing-masing. Sebab tak tersedianya tempat penginapan khusus. Kemudian pagi hari mereka harus balik lagi ke lokasi suting. Jadi selama delapan hari mereka yang kebetulan tinggal di Jakarta, harus bolak balik Jakarta - Bogor. 

Kondisi seperti ini konon sering dan sah saja berlaku dalam produksi film nasional. Tak jarang pula para kru dibayar dengan honor ala kadarnya. Apalagi dalam kondisi perfilman lagi lesu darah, kru hanya bisa manggut-manggut. "Yang penting masih ada pekerjaan," celetuk salah seorang kru yang tak bersedia disebutkan namanya. 

Adegan-adegan fighting yang terjadi dalam film ini memang banyak menggunakan sling, dengan jarak satu meter sekalipun sling itu di film tidak kelihatan. "Teorinya sederhana saja kok," ucap sutradara Liliek Sudjio yang memang ia telah berulang kali membuat film dengan adegan-adegan berbahaya ini. 

Sebab itu dalam sinetron ini ia menampilkan pemain film laga seperti Advent Bangun, Yurike Prastica, Fitria Anwar, August Melasz, Edy Chaniago, Yarif, ditambah pemain baru Ken Kendro, Cut Keke dan lain-lain. Seperti sewaktu suting mengambil di lokasi Kebon Binatang Ragunan Jakarta. Meski selama seminggu suting berjalan di seputar kandang gajah, dan terdengar berisik kicau burung-burung bernyanyi, toh suting tetap jalan terus. 

Suara memang tidak lagnsung diambil tapi akan dilakukan dubbing di sanggar Prativi. Saya akan berikan special effect untuk adegan-adegan tertentu, " ucap Liliek Sudjio yang pernah belajar tentang pembuatan Effect di AMerika Serikat ini. 

Sinetron Seri Mahkota Mayangkaa di produksi PT. Menara Gading Citra yang di produksi oleh Budi Sutrisno ini, boleh dibilang sebagai film kolosal. Sebab di dukung oleh ratusan figuran dan menelan biaya ratusan juta rupiah. Dalam pembuatan film ini melibatkan kamerawan kawakan Harry Susanto dan lighting Heru. jadi merupakan rekanan kerja yang kompak antara sutradara dan kru serta pemain, sebab mereka sering bertemu di lapangan. ~MF 168/135/TH IX 12-25 Desember 1992


KEMBALI LAGI, "KEMBALINYA KIPRAH SANDY SUWARDI HASSAN


 KEMBALI LAGI, "KEMBALINYA KIPRAH SANDY SUWARDI HASSAN (Film lawas). Kemesraan antara Johan dengan Yohana mendapat hambatan dari orangtua masing-masing. Ibu Johan yang sudah lama menjanda, pernah salah sangka karena memergoki Yohana keluar dari kamar mandi, sedangkan Johan baru berganti celana di depan cermin. Timbul pikirannya kalau mereka baru saja berbuat diluar batas. 

Lebih ekstrim lagi, sikap ayah Yohana , Bos impresario ini menuduh Johan yang pengangguran cuma ingin mendompleng ketenaran Yohana sebagai biduanita. Dengan kasar JOhan diusir keluar. 

Tokoh ayah ini memang kerjanya hampir selalu marah-marah sepanjang film. Ia juga telah mengusir abang Yohana, Ferry. Sekarang Yohana memutuskan untuk pergi dan tinggal bersama sang abang yang merupakan sahabat Johan. 

Malang, di perjalanan Yohana di culik berandalan Benny dan kawan-kawannya. Dibius, dibawa ke hotel dan diperkosa. Peristiwa ini membuat Yohana hamil. 

Pengakuan kekasihnya membuah Johan galau. Terjadi kecelakaan, Yohana terlempar keluar dari jip open kap. Jiwanya tak tertolong lagi, meskipun bayinya berhasil diselamatkan. 

Johan menyerahkan si bayi pada ibunya. Ia sendiri bersama dua sahabatnya, Ferry dan Yuke diterima menjadi ABRI. Sempat terjadi perkelahian dengan Benny bertiga yagn mengacau di bar. Benny dan kawan-kawannya diringkus polisi, dijebloskan ke penjara. 

Sebagai prajurit-prajurit Siliwangi, JOhan, Ferry dan Yuke dikirim ke Timor Timur. Dengan berbagai cara mereka memupuk persahabatan dengan penduduk provinsi bungsu yang baru berintegrasi ini. Johan menemukan bocah Rico di pegunungan. Bocah yatim piatu ini dijadikan anak angkatnya. 

Dalam pada itu, putri Yohana tumbuh menjadi Yosiana, gadis cilik yang pintar menyanyi. Berbarengan dengan kepopulerannya, muncul ancaman bahaya, karena Benny Cs keluar dari penjara. Mereka menculik Yosiana dan menuntut uang tebusan besar pada neneknya. Namun dengan kecerdikannya, Yosiana bisa meloloskan diri. Sarang penculik di gerebek polisi dan masyarakat. 

TImor Timur bergolak lagi oleh pemberontakan kaum ekstremis, Johan gugur dalam tugas, Ferry mengantar Rico, sesuai amanat sahabatnya, ke ibu Johan di Jakarta. Klimaksnya Rico dan Yosiana berduet menyanyi di panggung, disaksikan ibu Johan dan juga Ayah Ibu Yohana yagn merupakan kakek nenek Yosiana. 

Melodrama berlarut-larut ini di hiasi sejumlah lagu yang dinyanyikan para pemainnya. Maklumlah pasangan Johan-Yohana diperankan Rano Karno-Nike Ardilla. Di dukung oleh rocker Sigit Subangun sebagai Ferry, abang dari Yohana dan pemusik Yuke Sumeri sebagai Yuke , sahabat Johan. 

Ikut membantu Robert Syarief dan Dien Novita sebagai ayah dan ibu Yohana, Ade Irawan sebagai ibu Johan, Henky Solaiman (promotor musik yang kebingungan serta dua bintang cilik Fitri Cintania (Yosiana) dan Faiz Zaenudin (Rico). 

Produser sekaligus sutradaranya, Sandy Suwardi Hassan, setelah sekian lama absen dari dunia film. Pada era 70an ia cukup populer sebagai aktor keras-kasar, kemudian menyutradarai juga film  melodrama sukses Ratapan Anak Tiri. 

Gaya pengarahannya memang termasuk old-crack, namun ia memasukkan cara baru saat menggelar credit title. Kalau lazimnya penonton membaca nama para pemain yang tercantum di layar, Sandy justru tak menulisnya sama sekali melainkan menyuarakan nama demi nama pendukung filmnya. 

Kelemahan yang menonjol bertumpu pada skenario (padahal di tulis bertrio oleh Sandy dengan H. Alim Bachtiar, yang cukup banyak menulis skenario serta astrada David R Manan). 

Bertambah lagi perwatakan para tokoh yang tak ubahnya boneka-boneka kayu yang digerakan sekehendak hati si dalang. Kendati begitu, tetap harus dihargai semagnat Sandy untuk berkiprah lagi di dunia film yang justru tengah dilanda kelesuan. ~MF 190/156/TH X, 9 - 22 Oktober 1993


Thursday, July 16, 2026

CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 1

 


CERITA FILM : MONTIR MONTIR CANTIK - BAGIAN 1 (Film Lawas) RF No. 547. Sejumlah cewek seksi dibawah pimpinan bom sex Eva mengelola sebuah bengkel. Maka bos-boss pun berlomba membawa mobil mereka ke bengkel antik ini, meskipun sebenarnya mobil mereka tak rusak apa-apa. Montir-montirnya memang cakep-cakep namun mereka bukanlah cewek sembarangan yang gampang di goda oleh Oom Oom hidung belang!. 

Merupakan Produksi : PT Budiana film, Produser : SUdjana Budiana, Sutradara : BZ Kadaryono, Pemain antara lain : Eva Arnaz, Enny Beatrice, George Rudy, Zainal Abidin, Tien Kadaryono dan lain-lain. 

BAGIAN 1 : Pagi hari... Ibukota mulai bangkit dari tidurnya. Besama terbitnya mentari, kesibukan pun merajalela di jalan-jalan utama. Terutama jalan-jalan utama sudah mulai dipadati arus kendaraan yang terus mengalir keluar dari garasi masing-masing. 

Di sebuah jalan protokol, arus lalu lintas macet! Hingar bingar, caci maki, sumpah serapah terdengar dari orang-orang yang merasa terhambat perjalanannya. 

Ternyata sebuah sedan mogok, Inilah pangkal penyebabnya! Pengendara-pengendara di belakang sedan mogok ini sudah ribut tak sabaran. Apalagi karena sedan mogok itu ditinggalkannya begitu saja di tengah jalan oleh pengendaranya!. 

Salah seorang keluar dari mobilnya, berteriak lantang. "Brengsek! Dorong saja kepinggir, ayoo!. Serunya memancing reaksi. Orang-orang disekitarnya serentak ikut berteriak, "Ya, ya dorong yok doroong!.

Nah! Serempak bagai di komando, mereka mulai bersatu untuk mendorong sedan mewah tapi mogok itu!Setelah disingkirkan kepinggir jalan, arus kendaraan yang dari tadi macet, kembali bergerak!. 

Dimana pengendara sedan mogok itu? Namanya Pak Broto, seorang lelaki parohbaya yang masih tetap menampilkan kegagahan dan kewibawaan. 

TErnyata Pak Broto sedang berada dalam box telepon tidak jauh dari tempat mobilnya tadi ditinggalkan. Ia tengah menelepon "Bengkel Antik" minta pertolongan untuk menarik sedannya yang ngadat. Diluar box, banyak orang berkerumun. Mereka juga ingin memakai telepon dan sudah tak sabaran lagi. 

"Ya, ya, tolong cepat dikit!" pinta Pak Broto, "Cepat!" Jalanan jadi macet!".

Seorang ibu gemuk diluar box mengumpat, "Cepetan, uh pagi-pagi sudah pacaran!".

Pak Broto mendengar umpatan si ibu gemuk. Ia melirik kesal kearah luar, tapi si ibu gemuk salah tafsir, "Huh, tua-tua genit!".

Pak Broto bungkam tak mau meladeni. Terdengar suara merdu dalam telepon, "Jangan kuatir, sabar dikit! Oom tenang saja, tanggung beres!".

"Kraak!" Pak Broto meletakkan gagang telepon ke haknya. Orang-orang yang antri berdesakan saling dorong. Baru saja Pak Broto membuka pintu, si Ibu gemuk terjerembab masuk dan menabraknya!">

*******Bersambung ke bagian 2