Thursday, September 3, 2026

FILM REBO DAN ROBY, BERSAING CINTA DENGAN PRIBADI KHAYALAN


 FILM REBO DAN ROBY, BERSAING CINTA DENGAN PRIBADI KHAYALAN (Film Lawas). Awal sebuah film adalah gagasan yang kemudian dituangkan menjadi sebuah skenario. Ide cerita "Rebo dan Roby" ini sebenarnya sudah mengendap cukup lama di benak Ucik Supra. Bahkan skenarionya sudah rampung ditulis, tepat pada tanggal 31 Agustus 1984. 

Angan-angan Ucik yang sudah sering menjabat astrada untuk menyutradarai  sendiri karyanya ini nyaris kandas. Memang setelah menyimak skenarionya yang kocak, beberapa produser menyatakan tertarik. Namun nampaknya mereka masih kurang yakin untuk mempercayainya sebagai sutradara. 

Setelah tujuh tahun, baru sekarang Ucik berhasil. Yang mempercayainya, Jiwat K, produser PT. Bola Dunia Film. Tak kepalang tanggung dua bintang termahal masakini diarahkannya, Didi Petet dan Onky Alexander. Lalu sebagai pemeran utama wanita ditampilkan bintang baru Georgiana Grae Supit, putri Rae Sita Supit. Ditunjang permainan Anna Shirley, Btari Karlinda dan pemain kawakan Zainal Abidin. 

Menilik ceritanya saja sudah lucu, tentang pemuda lugu Rebo yang harus bersaing cinta denga Roby, pribadi khayalannya sendiri. Siapa lagi yang mampu memerankannya kalau bukan Didi Petet. 

Rebo, anak Pak Kemis, dari desa di Ponorogo, yang taraf hidupnya berada dibawah garis kemiskinan, berkat tekad dan topangan bea siswa orang tua asuhnya, hampir menamatkan kuliah di Fakultas Kedokteran. Selama ini, Reboy yang minder dengan tampang ndesonya, belum pernah pacaran. Namun mimpi digigit ular, membuatny ayakin, jodohnya sudah dekat. 

Yang ditaksirnya justru Erika, putri bungsu milyarder Sugiarto. Sejak awal, sahabatnya, Roy, sudah merasa mustahil. Maklum, Pak Sugih selalu menjodohkan anak-anaknya dengan pria yang sepadan pangkat, derajat dan hartanya. 

Kenekatan Rebo membuat Roy dan isterinya, Rini, serta adik Rini, Salindri, bekerja sama membantu perjuangannya. 

Diatur permainan Rebo diganti nama menjadi Roby. Ia hanya boleh berkenalan dan berhubungan lewat telepon dan surat saja. Justru Rebo sendiri yang bertugas menjadi pengantar surat Roby. 

Bujukan-bujukan Salindri membuat Erika ngebet kepengin ketemu Roby. Namun Rebo selalu berdalih, tuannya Roby, kelewat sibuk hingga sulit dijumpai. 

Pak Sugih sudah punya calon, Insinyur lulusan Amerika, anak sahabatnya. Di luar dugaanya, Erika menolak karena sudah punya calon dokter, Roby. Kendati sewot, Pak Sugih ingin meneliti Roby. Namun erika gagal menghadirkannya. 

Timbul kecurigaan Pak Sugih, jangan-jangan Roby cuma rekaan Rebo belaka untuk menjebak Erika dan hartanya. Rebo pun dilarang keras bertemu dengan Erika lagi. 

Erika terpaksa menyerah. Menyambut kedatangan Ir. Tejomantri. Ditengah pertemuan muncul Rebo yagn nekad menculik Erika dengan janji dipertemukan dengan Roby. Apa yang terjadi selanjutnya?....tonton yah hehe. 


Wednesday, September 2, 2026

FILM : MALIOBORO

 


FILM : MALIOBORO

Nama Perusahaan : PT. Rembulan Semesta Film

Penanggungjawab : Tb. Maulana Husni

Penulis Cerita     : Marseli

Skenario : Marseli

Sutradara : Chaerul Umam

Penata Kamera : M. Soleh Ruslani

Penata Artistik : Achmad Abidin

Penyunting : Effendy Doytha

Penata Musik : Areng Widodo

Penata Suara : Ibnu Hassan

Pemeran Utama Wanita : Ira Wibowo

Pemeran Utama Pria : Sigid Hardadi

Pemeran Pembantu Wanita : Nungki Kusumastuti

Pemeran Pembantu Pria : Murtri Purnomo, Rasyid

Hubungan SLAMET yang wartawan dengan WULANDARI, wanita pelukis dan pnari keturunan ningrat ternyata kurang disetujui oeh ibunya. Maklum SLAMET hanya keturunan petani desa. Namun seorang gadis Manado yang pindah kuliah di Jogyakarata telah terpikat pada Slamet. 

DONNA, demikian nama gadis yang ditinggal kawin oleh pacarnya bertemu dengan SLAMET di tempat warung Gudeng lesehan di Malioboro. Hubungan keduanya mendapat restu dari ayah DONNA. Sementara itu WULAN yang kini lebih berkonsentrasi terhadap karya-karya lukisan dan tarinya tanpa diduga melihat dengan mata kepalanya sendiri SLAMET bersama-sama dengan DONNA. 

Betapa cemburnya hati WULAN. 

Dipihak lain antara DONNA dan WULAN saling menyelidiki. Akhirnya DONNA merasa di permainkan oleh SLAMET setelah dia mengetahui ada pakaian SLAMET di tempat WULAN ketika mengambil lukisan yang dibelinya. Demikian juga SLAMET  telah cemburu terhadap seorang Boss kolektor lukisan WULAN yang sangat dekat dengan DONNA. Pecahlah pertengkaran antara keduanya, DONNA lari dan dihajar oleh SLAMET. 

Nasib buruk menimpa SLAMET, dai tertabrak motor hingga harus dirawat dirumah sakit. 

Semua, pada akhirna sadar, DONNA mengharap agar SLAMET kembali pada WULANDARI. Kini mereka kembali utuh dan kembali saling bertemu di Malioboro yang tetap romantis itu. ~

Tuesday, September 1, 2026

BARANG TITIPAN , MENCARI RANJANG SALAH KIRIM

 


BARANG TITIPAN , MENCARI RANJANG SALAH KIRIM (film lawas). Bagito Group sudah pernah di jajal main film lewat "Bayar Tapi Nyicil". Hasil film tersebut sebenarnya tak terlalu mengecewakan, namun pihak PT. Bola Dunia Film tak kunjung memproduksi film berikutnya. Maka, setelah kontraknya habis tempo, "Bagito" pun hengkang ke PT. Virgo Putra Film. 

Kali ini mereka diarahkan oleh Ida Farida, dengan dukungan Kalaartis-artis seksi, Eva Arnaz, Dian Nitami, Anna Sherley dan bintang gress Diah Permatasari. Ikutan meramaikan wajah-wajah beken seperti Piet Burnama, Leroy Osmani, Hengky Solaiman, Tarsan dan Mpok Siti. 

Kamera ditangani Syamsudin, sedangkan ilustrasi musik digarap Iwan Yusa Biran. 

Al Kisah, Unang menjadi direktur sebuah perusahaan pengiriman barang. Dua rekannya, Didin, diangkat menjadi konsultan istimewa, sedangkan Miing, mengurusi pelayanan ekspedisi. Masih ada lagi tiga karyawan kece, Monita, Cynthia dan Diah yang menangani pelayanan administrasi di kantor mereka. 

Kalau di kantor Unang yang stil berjas-dasi necis boleh unjuk aksi sebagai direktur, tapi kalau pulang kerja, dirumahnya, ia boleh gigit terasi!. Mencopot semua atribut kedirekturannya, berganti kaos oblong dan punya tugas utama menimba air dari sumur untuk memenuhi bak mandi atas perintah ibu tirinya. 

Lain lagi halnya dengan Didin, pemuda yang sok kebarat-baratan ini, membandingkan segala sesuatunya dengan Amerika yang baginya selalu nomor satu. padahal, dalam kenyataanya sering bertolak belakang dengan ucapannya. Akibatnya ia pun jadi bahan ejekan rekan-rekannya. 

Yang paling kacau jelas Miing. Salah satu contoh kecerobohannya, memecahkan sejumlah pot bunga milik tante Galak. karuan saja perusahaan mereka harus memberi ganti rugi kepada Tante jago kungfu itu ketimbang dibikin bonyok. 

Kekonyolan lainnya, ketika Miing salah ambil barang titipan berbungkus kertas biru. Sampai ditangkap Satpam dengan tuduhan maling. Kalau saja Unang cs, tak buru-buru membebaskan, pasti ia sudah mendekam di sel tahanan. 

Tapi yang paling fatal terjadi ketika Miing mengantarkan ranjang pengantin  Dahlan ke alamat yang salah. Jelas, Dahlan tak mau mengerti. Ia menuntut ranjangnya harus segera ditemukan, karena perkawinannya terancam batal. Celakanya penerima rancang tersebut kemudian mejualnya ke orang  lain yang tak jelas alamatnya.

Maka, semuanya kudu turun tangan melacak jejak ranjang hilang itu. Segala macam cara digunakan. Antara lain, Miing menyamar jadi kakek ahli nujum, Didin dan Cynthia jadi Rambo. Unang jadi baby sitter lalu, Monita  mengajak Unang main ninja-ninjaan. Mereka masuk keluar  banyak rumah, bertemu dengan bermacam perwatakan, Pokoknya serba kacau balau. Akhirnya lewat gelak tawa, tentu saja perjuangan mereka berhasil  menemukan kembali ranjang hilang tersebut. 

Saturday, August 29, 2026

FILM JERAM CINTA

 


FILM JERAM CINTA

Nama Perusahaan : PT. Pancaran Indra Cine

Penanggungjawab : Anton Indracaya

Penulis Cerita     : Satmowi Atmowiloto

Skenario : Satmowi Atmowiloto

Sutradara : Wahab Abdi

Penata Kamera : Adrian Susanto

Penata Artistik : Nahali

Penyunting : S.K Syamsuri

Penata Suara : Kemal Redha

Penata Musik : Chossy Pratama

Pemeran Utama Wanita : Ida Iasha, Athina Fransisca

Pemeran Utama Pria : Roy Marten, Cok Simbara, Harry Capri

Pemeran Pembantu Wanita : Dian Nitami, Indah Cahyani

Pemeran Pembantu Pria : Johan Saimima, Zainal Abidin. 

Bu BROTO, isteri seorang pengusaha sukses di Jakarta yakin putrinya, MONA, hilang di Kalimantan 5 bulan lalu masih hidup dan memerlukan bantuan. Ia meminta tolong pacar MONA, AMDI untuk mencarikan orang yang bisa mencari MONA. 

Tanpa setahu mereka ada gerombolan TOTON memantau gerak gerik AMDI dan kawan-kawan yang dianggap sedang mencari harta karun kesultanan Kutai yang dirampas oleh Jepang di jaman pendudukan. Kekompakan rombongan menjadi goyah ketika muncul BOI, adik MONA yang memaksa untuk ikut serta dalam ekspedisi.

Ia mendapat tantangan dari AMDI yang menganggap BOI belum dewasa. Memang perjalanan mereka tidak mudah, disamping harus menghadapi tantangan alam mereka juga harus menghadapi usaha-usaha para penjahat yang inign menggagalkan rencana mereka. Ada yagn sengaja membocorkan perahu dan mencoba menghanyutkan. Kemudia memecah belah kelompok anggota team, dan yang terakhir memporak porandakan usaha mereka. 

Ternyata, dalang kejadian itu adalah AMDI sendiri yang ingin membunuh BOI untuk menguasai harta, dan perusahaan keluarga BROTO. Namun usaha buruknya gagal karena ia telah salah duga dengan perkembangan jiwa BOI. Sedang keserakahan TONTON tentang harta karun hanya isapan jempol belaka. 

AMDI celaka karena muslihatnya sendiri ~~

Saturday, August 22, 2026

KOMANDO SAMBER NYAWA

 


KOMANDO SAMBER NYAWA (film lawas). Kapten Abadi dan Letnan Widodo sering mempercayakan tugas pada Regu Hasyim yang gagah berani untuk menyerang dan mengacau markas Belanda di kota. Regu itu memang terdiri dari orang-orang pilihan dan bila ada seorang anggota yang gugur Sang Kapten segera menempatkan seorang anggota baru. 

Tentu saja seorang yang 'gila' yang dapat mengimbangi gerak cepat Regu Hasyim. Seperti halnya setelah penyerangan malam itu, Kapten Abadi (Kaharuddin Syah) segera menempatkan Kopral Abimanyu untuk menggantikan seorang pejuang yang ditangkap Belanda. Kopral Abimanyu (Harry Capri) dikenal sebagai orang yang pemurung dan selalu menjaga kebersihan senjatanya itu segera menjadi cemoohan seluruh anggota peleton Kapten Abadi. Tetapi Abimanyu tenang saja. 

Malamnya terjadi keributan di markas Kapten Abadi, ketika Darso seorang anak buah Hasyim tertangkap basah sedang berbuat yang tidak baik dengan seorang anggota Palang Merah. Dul Manap yang kebetulan menyenangi perempuan itu lalu menghajar Darso. Hasyim membela anak buahnya, karena ia tidak suka pada orang yang main hakim sendiri, apalagi Dul Manap membawa emosi pribadi dan menyinggung perasaannya. Lalu terjadi duel antara Dul Manap (Advent Bangun) dengan Hasyim yang menyebabkan keduanya disel. Letnan Widodo (Dicky Zulkarnaen) memperingatkan bahwa revolusi bukan cuma sekedar menghancurkan musuh tetapi juga membangun semangat emosi. 

Karena kekalahan yang diderita Belanda akibat penyerangan Hasyim Cs, Kapten Wisseling membalas dengan membumi hanguskan Desa Mergasari yang diperkirakan menjadi tempat persembunyian para pejuang. Ketika Hasyim cs mendatangi desa yang sudah porak poranda itu, mereka diberondong tembakan dari tempat tersembunyi. Rupanya beberapa serdadu Belanda sengaja bersembunyi menunggu mereka. Hasyim memerintahkan anak buahnya berlindung, tapi Abimanyu  malah memencar sendiri. Beberapa saat terjadi tembak menembak tapi kemudian tembakan dari pihak Belanda terhenti. Hasyim maju sambil menembak tetapi tidak ada balasan. Ketika Hasyim mendobrak sebuah pintu ia menemukan tiga mayat serdadu Belanda bergelimpangan dan .Abimanyu sedang membersihkan, bayonetnya . Hasyim heran, tapi kagum pada kopral yang selama ini dianggap ramah, ternyata mampu melawan musushnya seorang diri. 

Kapten Wisseling benar-benar kalap, karena satu regu yagn berjaga-jaga di Desa mergasari telah disapu bersih oleh Hasyim Cs. Kemudian ia memutuskan untuk mendirikan sebuah markas darurat di bukit kapur dalam rangka membatasi gerakan peleton Kapten Abadi dan memblokir bahan makanan yang dikirim dari kota. Karenanya persediaan makanan di markas Kapten Abadi semakin menipis. Hal mana menjadi pemikiran untuk menyerang saja markas darurat Kapten Wisseling. Maka dibentuklah pasukan khusus yang terdiri dari enam orang pilihan : Kapten Abadi, Letnan Widodo, Hasyim, Dul Manap, ABimanyu, dan Jaim. Sebelumnya melakukan latihan untuk dpersiapkan menyerang markas Belanda secara diam-diam. Tibalah saat ke 6 pejuang gagah berani itu menghancurkan markas yang merupakan pendekatan ke basis Republik di daerah berikutnya. 

Pertempuran hebat terjadi karena serdadu Belanda bertahan sekuat tenaga. Hasyim berhasil merampas senjata roket yang kemudian di pergunakan untuk menghancurkan markas tersebut. Tapi ia menjadi sedih saat menyaksikan satu persatu kawan-kawan seperjuangannya gugur. Dengan membabi buta ia menembaki markas Belanda yang telah porak poranda 

Thursday, August 20, 2026

CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 13 (TAMAT)


 CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 13 (TAMAT) (Film lawas). Mobil mewah itu meluncur memasuki perkarangan Pak Broto. Berhenti dengan mulus tepat di depan pintu depan. 

Dalam kamarnya, Rudy terpaksa mematuhi segala perintah ibunya. Ia memilih mengenakan bajunya yang paling keren. Bukan cuma ibu, tapi juga ayah terus mengawasinya sambil mengisap pipa. Mungkinkah ia takut kalau anak sulungnya ini nekad melarikan diri?

"Ingat pesan mami, ramah, hormat, pendeknya galant!" nasihat Ny Broto. 

"Jangan bikin malu!", tambah Pak Broto. 

Rudy membungkam dalam seribu bahasa. Terdengar bel pintu berdering. 

Berweri wajah Ny. Broto, "Nah, mereka datang!" desahna, "Bi, Bi Nah, buka pintu depan!".

Terdengar sahutan Bi Nah dari arah dapur, "Ya, Nyaaahhh!".

Menoleh kearah suaminya, Ny. Broto mengajak, "Yuk kita sambut mereka?".

Pak Broto mengangguk dan membimbing Rudy berjalan keluar kamar. 

Bi Nah membuka pintu dan menyilakan tamu-tamu masuk. Sepasang suami isteri parobaya namun jelas intelek dan kaya raya, memilih tempat duduk masing-masing diruang tamu. 

Dari dalam keluar beriringan Pak Broto bersama anak isterinya. Mereka saling sapa dengan penuh keakraban sebagaimana layaknya sahabat lama yang baru berjumpa lagi setelah sekian tahun.

"Mas Dipo, ini lho Rudy", memperkenalkan Pak Broto lalu kepada puteranya sendiri. "Ayo sambut calon mertuamu ini!".

Terpaksa Rudy maju untuk menyalami mereka. 

"Wah, Rudy ganteng!" puji Pak Dipo. 

"Sepadan dengan anak kita," gumam Bu Dipo. 

"Lho, mana?" tanya Bu Broto karena tak melihat kehadiran puteri keluarga Dipo 

"Ada di mobil, " bisik Bu Dipo, "dia punya syarat, supaya disambut oleh Rudy sendiri".

"Ayo Rudy, cepat ," perintah Ny. Broto. 

Berkerut alis Rudy, apa-apaan calon istri ini, minta pakai di jemput segala? tapi pandangan  galak ibunya membuat Rudy mau tak mau runtuh juga. 

Pak Broto mengajak keluar bersama, " Mam, kita lihat calon menantu kita yuk?

Tapi ketika Pak Broto dan isterinya menyusul  keluar, mereka jadi sangat tercengang melihat Rudy sedang berpelukan dengan calon isterinya didalam mobil".

"Aneh Pak, " gumam Ny. Broto. 

Pak Broto pun hampir tak mempercayai matanya melihat belum apa-apa Rudy sudah berani berciuman dengan puteri Pak Dipo. 

"Bagaimana Rudy? setuju? tanya Ny. Broto dalam herannya...

"OK mam, setujuuu!"sahut Rudy tegas. 

Meskipun sangat heran tapi jawaban Rudy ini membuat kedua orangtua menjadi sangat kegirangan. 

"Ayo dong, bawa calon isterimu itu kemari!" seru Pak Broto. "Papi dan mami ingin lihat!".

Rudy membimbing calon isterinya keluar dari mobil. Pak Broto masih belum bisa melihat dengan jelas karena terhalang tubuh anaknya. Juga Ny. Broto heran melihat wajah calon menantunya ditutup dengan cadar tipis. 

"Wah masih malu-malu, goda Ny. Broto, "Buka dong, tutup wajahmu".

Si calon menantu menurut, perlahan membuka cadarnya. 

Seketika Pak Broto dan isterinya berseru, "Lhoooo?!".

Wajah Rudy berseri-seri ketika memperkenalkan calon isterinya. Putri Pak Dipo dari Cilacap yang ternyata bukan lain daripada kekasih hatinya sendiri..........Eva!. 

Mungkin, inilah yang disebut ....."kalau sudah jodoh". TAMAT


Monday, August 17, 2026

CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 12

 


CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 12 (Film Lawas). Eva bagai hilang ditelan bumi saja!. Semenjang meninggalkan rumah Rudy, ia tak sudi bertemu lagi dengan pemuda itu, bahkan kemudian tanpa memberitahu siapapun mendadak menghilang dari asrama dari "Bengkel Antiknya"!

Kawan-kawannya bingung mencarinya kemana-mana. Namun tiada yang tahu kemana Eva pergi, atau melihatnya dalam beberapa hari belakangan ini!. Montir-montir sexy bermuram durja. Ada yang memberengut, ada yang berwajah semacam cuka biang. Murni bertopang dagu, Marice melipatkan tangan ke dada, Ivonne menyandarkan punggung, tengadah, Iyem garuk-garuk kepalanya, Neneng memainkan ujung bajunya, dan Susi cuma melongo. 

Tiba-tiba Yanti melompat bangun. Dipandanginya wajah teman-temannya dengan serius, lalu berteriak, "Naaaah! aku punya akal!".

Semuanya mengangkat wajah dengan penuh harapan. Akal apa yang dipunyai oleh gadis cerdik ini?.

"Apa itu?" tanya Neneng tak sabaran. 

Yanti memberi isyarat agar mereka semua mendekat ke arahnya. Serentak montir-montir sexy ini merubung dipenuhi rasa kepingin tahu. 

Yanti senyum-senyum mencetuskan ide, "Kita cari Eva!".

Terdengar koor paduan suara montir-montir sexy, "setujuuu!".

Pada malam yang sama, dirumah Pak Broto, Nyonya rumah masih terus ngomel panjang pendek,"setuju atau tidak setuju, aku tidak peduli!".

Pak Broto memandang wajah Rudy dalam-dalam. "Harus dan harus setuju! Itu baktimu kepada orang tua!".

"Bukan itu saja!" tambah Ny. Broto. "Kau sejak kecil sudah dijodohkan! Puteri Oom mu di Cilacap!".

Rudy geleng-geleng kepala berusaha menyadarkan orangtua dari zaman Siti Nurbaya ini, "Maaf sekarang bukan zaman kuda gigit besi, tanpa berkenalan dulu, tanpa memupuk cinta, lantas saja... kawin!".

Sanggahan si anak membuat si ibu sewot, stop!" cetusnya. "Jangan mentang-mentang calon sarjana, kau memberi kuliah padaku, hah!. Ini perintah kau besok tidak boleh kemana-mana! Calon isterimu dan keuda orangtuanya mau datang!".

Rudy masih ingin membantah, tapi ayahnya lebih dulu menegaskan, "Ingat! Kau jangan membantah.!

Mulut Rudy yang sudah terbuka tak terkatupkan lagi. Melongo bengong jadinya. Pak Broto bertukar pandang dengan isterinya. Senyum-senyum merasa menang. ****Bersambung ke bagian 13


Friday, August 14, 2026

FILM "KEPUASAN", Suami Lemah Istri Tak Puas

 


FILM "KEPUASAN", Suami Lemah Istri Tak Puas (film jadul). Pernah dihebohkan rencana mata pelajaran sex-educate (pendidikan seks) di Sekolah Menengah Atas. Problema seks memang rumit, khususnya pada masalah kepuasan birahi antara suami istri. Masih banyak suami-suami yang cenderung berwatak egois, ingin enaknya sendiri, tanpa mempedulikan istrinya yang belum mencapai kepuasan. Mungkin baru lewat film "KEPUASAN" produksi PT. Andalas Kencana Film inilah diungkap secara cukup terbuka rahasia kehidupan seksual sepasang suami istri. 

Yurike Prastica yagn cukup di kenal sebagai bintang hot, menampilkan permainan yang lebih matang daripada biasanya sebagai tokoh Aida. Lawan mainnya, Sonny Dewantara sebagai Mario, yang sosoknya gagah, kekar namun ternyata lemah sebagai suami. Sonny yang biasanya bermain jadi tokoh antagonis dalam film-film aks menunjukkan cukup main bermain drama juga. 

Pasangan ini dibantu oleh Rina Hassim, Bombom Gumbira sebagai ayah, ibu Sonny. Disemarakkan oleh Windy Chindyana, Andri Kurniawan (Andre Bjenk), Albert Fauzi dan Endang Herviana. Sutradara Acok Rachman mengangkat cerita-skenarionya Piet Burnama yang mengutip satu ujarnya pujangga besar India , Rabindranath Tagore "Bencana Terbesar dalam kehidupan umat manusia terletak di ranjang perkawinan!".

Film diawali dengan pengenalan pada tokoh Aida, seorang janda muda yang mencoba hidup mandiri, sepeninggal suaminya, Aida yang belm dikaruniai anak ini, kemudian berkenalan dengan pemuda Mario yang bersimpati padanya. Sebagai seorang wanita muda, tentu saja Aida cepat tertarik pada Mario yang bisa melimpahinya dengan kecukupan materi. Maklumlah sang pemuda berasal dari keluarga kaya raya. 

Tetapi Aida juga cukup tahu diri demi melihat sikap ayah ibu Mario. Rupanya kedua orangtua itu kurang menyukai bermenantukan seorang janda. "Salahkah aku kalau aku sudah ditakdirkan menjadi janda?"protes lirih Aida yang dibela Mario yang sudah sangat mencintainya. 

Meskipun ibu sudah menyiapkan calon gadis remaja ayu kinyis-kinyis, Mario tetap menolak. Setegar karang ia telah menetapkan pilihan hatinya, Aida. Ayah-ibu tak berdaya menentang lagi. 

Problem baru timbul setelah mereka menjadi suami istri. Dulu, Aida selalu merasa mendapatkan kepuasan dari suami pertamanya, tapi tidak demikian halnya sekarang. 

Rupanya, Mario pun menyadari kelemahannya, ia mencoba berbagai cara untuk berobat. Sampai lewat seorang psikiater penasehat Perkawinan, Mario dibimbing setahap demi setaham untuk mengimbangi dan memberikan kepuasan seksual pada istrinya. Disinilah letak daya tarik sekaligus daya jual film ini yang diharap bisa memberikan tuntunan pada para suami-istri. 

Kalau kebetulan Anda mempunyai problema yang mirip, percayalah, "Perceraian bukanlah jalan keluar, masih banyak cara yang bisa ditempuh untk mencapai kepuasan bersama, "itulah inti pesan film drama ini".

Produksi : PT. Andalas Kencana Film

Produser : Madhu Mahtani

Sutradara : Acok Rachman

Kamerawan : Hasan Basri

Penata Musik : Fariz RM

Pemain : Sonny Dewantara, Yurike Prastica, Windy Cindyana, Rina Hassim, Bombom Gumbira, Endang Herviana, Andri Kurniawan.

Monday, August 10, 2026

CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 11

 


CERITA FILM : MONTIR-MONTIR CANTIK - BAGIAN 11 (film lawas). Hari Minggu "Bengkel Antik" tutup. Libur, dong!. Montir sexy asyik berolahraga volly. Eva yang menjadi wasit. Terjadi kekacauan karena Yanti bertengkar seru dan berlanjut dengan baku hantam. Tapi sebagai seorang pemimpin yang disegani Eva masih bisa melerai dan mendamaikan mereka. 

Rudy datang menjemput. Tak naik motor seperti biasanya, karena kali ini meminjam mobil ayahnya. 

Pasangan yang gembira ini tak menyadari kalau sejak keluar dari Jakarta terus dibuntuti oleh sebuah jep. Siapa pengendara jep itu? Bukan lain Henry!. 

Rudy dan Eva menuju ke sebuat tempat rekreasi diluar kota. Mereka ingin berenang di tempat yang agak sepi. Berkecimpungan riang. Eva berenang ketepian, disusul Rudy. Baru saja Eva naik kedarat, muncul Henry. 

"Hei, itu jagoanmu ya?ejek Henry sambil menarik lengan si gadis. 

Eva buang muka, muak. "Apa-apaan kamu ini, hah?

Rudy menyusul naik sambil memperingatkan, "Sopan sedikit bung!".

Henry tersinggung. ia memberi kode kepada kedua kawannya. Serentak mereka menyerang. Tapi Rudy bukan anak kemarin sore. Sambil menangkis balas memukul Henry ikut mengeroyok. Menghadapi tiga lawan, kewalahan juga Rudy. Untuk Eva pun bukan cewek sembarangan. Cewek jagoan ini maju sambil menendang. Kontan seorang pengeroyok kecebur ke kolam. 

Orang-orang yagn sedang berenang-renang terkejut sekali melihat perkelahian di tepi kolam. Tapi sebelum mereka sempat berbuat apa-apa, Rudy telah menceburkan seorang lagi. 

Tinggal Henry sendirian. Merasa kecut ia ingin lari. Tapi tendangan lurus Rudy membuatnya terlontar dan tercebur menyusul kedua kawannya!. Ketiganya gelagapan berusaha berenang ketepian. Orang banyak menertawakan kekonyolan mereka. Rudy dan Eva tak mau tahu lagi berjalan menuju kamar ganti pakaian. 

Dirumah, Pak Broto yang sedang menonton video, ditemui istrinya. "Pap, anakmu itu lho, dia akan mengenalkan calonnya".

"Calon bagaimana? tanya sang suami kaget. "Apa kau lupa, kita kan akan besanan dengan Mas Dipo? Rudy sudah kita jodohkan sejak kecil!".

Ny. Broto mengeluh, "Itulah sebabnya , tapi kita kan belum pernah bicara sama Rudy. Aku malu kalau sampai perjodohan itu gagal. Bukankah kita hutang budi pada keluarga Mas Dipo di Cilacap?".

Pembicaraan mereka terputus karena pulangnya Rudy yang membawa Eva. "Mam, Pap, ini Eva," ujarnya memperkenalkan calon pilihannya. 

Eva mengangguk hormat, lalu mengulurkan tangan sopan. Tapi sambutan orangtua Rudy sedingin es batu. Bahkan tanpa basa bagi lagi, mereka masuk keruang dalam. 

"Rud, Sini! terdengar panggilan Ny. Rudy. 

Rudy kebingungan, "Maafkan sikap orangtuaku," ujarnya sebelum masuk. 

Eva terdiam. Tak mengerti. Terdengar suara Ny. Broto memarahi Rudy, "Apa? Itu calonmu? Tidak, aku tidak setuju! Kita tidak tahu siapa dia dan bagaimana sifatnya!. 

"Aku tahu siapa dia! Tukas Pak Broto. "Tukang bengkel begitu akan kaujadikan isteri? Tidak, Rud. Aku tidak setuju!".

Eva merasa sangat terpukul mendengar penolakan ayah ibu Rudy. Tanpa pami lagi Eva berjalan keluar meninggalkan rumah Pak Broto. 

Di dalam Rudy tengah berusaha membela Eva, "Papi dan Mami keterlaluan. Memang dia bekerja di bengkel., tapi apa salahnya? Sifatnya baik, terpelajar dan kami saling mencinta!".

"Aku tidak peduli apa alasanmu, pokoknya aku tidak setuju! Titik! tegas Ny. Broto. 

Rudy yang bingung keluar ke ruang depan, tapi Eva sudah tak kelihatan. Gugup Rudy berlari kedepan. Terlihat Eva menyetop sebuah taksi dan masuk kedalamnya. 

Rudy berlari sambil memanggil, "Evaaa!". Percuma. Taksi telah meluncur pergi!. *******Bersambung ke bagian 12


Saturday, August 8, 2026

MARIAM SI MANIS JEMBATAN ANCOL 2, HANTU PENOLONG KORBAN PEM BUNUHAN


 MARIAM SI MANIS JEMBATAN ANCOL 2, HANTU PENOLONG KORBAN PEM BUNUHAN (sinetron lawas). Petualangan mariam hantu seksi yang populer dengan julukan Si Manis Jembatan Ancl berlanjut dilayar kaca televisi. Legenda rakyat Betawi yang tersohor sejak zaman tempo doeloe ini, tercatat sudah pernah diperani oleh Lenny Marlina dalam bioskop produksi 1973, lalu diperani oleh Diah Permatasari dalam serial sinetron 1993 dan Bioskop 1994 yang berjudul sama. Lewat sinetron kelanjutannya, Diah sempat digantikan oleh Poppy Farida. 

Tapi kini dalam MARIAM, SI MANIS JEMBATAN ANCOL 2, tokoh yang sama dibintangi oleh Kiki Fatmala, sedangkan pendampingnya, si hantu botak, tetap diperani oleh Ozy Syahputra. Didukung oleh Hudy Prayoga, Julitta Kulit, Yurike Prastica, Irfan Yuda, John Banting (nama baru Ronny M. Toha) dan banyak lagi lainnya. 

Untuk season pertama, sutradara muda Atok Suharto telah merampungkan 13 episode dengan masa tayang masing-masing 30 menit. Ditayangkan di Indosiar mulai 10 Maret 1996, dan selanjutnya setiap hari Minggu pukul 19.30 sampai dengan 20.00 WIB. 

Karena dua tokoh utamanya Mariam dan Si Botak, adalah hantu-hantu, maka ceritapun berkisar di seputar horor. Pakem pada setiap episode selalu terdapat korban pembunuhan termasuk tabrak lari. Lalu arwah korban bertemu Mariam ang kemudian menolongnya dengan cara membalas perbuatan jahat si pelaku. Tentu saja akhirnya si pelaku kejahatan mendapat pembalasan yang setimpal. Terasa klise memang, meskipun begitu lika liku peristiwa membuat setiap episode berbeda dengan daya tarik masing-masing plus kecanggihan trik special effect dan tekhnologi kamera video. 

Pada episode pertama, digelar kisah Karmila. Ia diperalat Danu Bara yang sangat mendambakan anak. Semula Karmila setuju menerima benih Danu karena membutuhkan uang. Tapi setelah bayinya lahir, ia merasa berat menyerahkannya. Danu dan isterinya, Andelin menyuap seorang bidan untuk menyuntik mati Karmila. Peristiwa ini menggusarkan Mariam dan si Botak yang bertekad membalas pada Danu. 

Berikutnya, kisah Hans Wijaya, kolektor benda antik yang dibunuh perampok. Wajah Hans yang begitu mirip Hambali, membuat si Botak membawanya pada Mariam. Terungkap di balik peristiwa pembunuhannya Hans adalah pusaka kuda Kroya (plesetan dari Kuda Troya) yang diincar penjahat. 

Ada lagi gadis yang dibunuh mantan kekasihnya, juga putri konglomerat yang dicelakai saudari angkatnya, serta hantu Dewi Impian yang menyebar mati lewat tangan seorang pelukis. 

Pembunuhan demi pembunuhan terjadi dan selalu arwah korban bertemu Mariam dan Si Botak yang dengan cara-cara khas mereka mewujudkan tegaknya keadilan. Kalau begitu, seharusnya dua hantu ini bekerjasama dengan polisi. Cuma saja, belum ada satu episodepun yang menggelar kisah Mariam membantu polisi melacak kasus pembunuhan pelik, sebutlah misalnya kasus potongan mayat dalam kardus yagn masih misterius sampai kini. Mungkin bisa jadi ide cerita untuk season berikutnya?

Produksi : PT Soraya Intercine Film

Produser : Ram Soraya

Produser Pelaksana : Jauhari Ardiwinata

Sutradara : Atok Suharto

Para Pemain : Kiki Fatmala, Ozy Syahputra, Ade Juwita, Hudy Prayoga, John Banting, Irfan Yudha, Julita Kulit dll