FILM LEBIH ASYIK SAMA KAMU, Sutradara Arizal dikenal karena film-film komedi atau actionnya. Untuk jenis komedi Arizal biasa menggunakan Warkop DKI lalu yang baru di coba Bagito Group "Bayar Tapi Nyicil", sedang untuk jenis action, Arizal biasa memakai bintang-bintang bule seperti dalam film "Pemburu Berdarah Dingin".
Arizal akhirnya mencoba membuat film Remaja "Lebih Asyik Sama Kamu" dengan ramuan cinta, komedi dan action. Ia mencoba gagasannya ini lewat pemain muda yang cukup di kenal macam Ryan "Lupus" Hidayat, Si Doi Sally Marcellina, Paramitha Rusady dan bintang gras Rigo Sulaiman.
Cerita diawali dari dua anak muda. Ferdian dan Benny yang bermalam minggu ke disko dan menggoda cewek. Muncul Igun, pemuda ben cong yang mengenalkan Amelia pada Ferdian dan Benny. Tapi tunggu dulu, kalau keduanya langsung naksir cewek kaya dan manja macam Amelia ini, sebab masih ada cowok lain yang selalu dibawa-bawa oleh Amelia yang diakuinya sebagai saudaranya.
Dan kalau kemudian diakhiri dengan berantem, maka ini usaha lain menjebloskan roh remaja pada film Arizal kali ini. Cuma sang sutradara membawanya ke adu panco ketimbang berantem fisik. Dan arizal langsung menggiringnya kekomedi. Ferdian memang kalah berpanco dan ia tak boleh menolak kalau celananya di basahi air es tepat di depan kancingnya. Ferdian tenang saja karena ia memasukan plastik penampung air dalam celananya.
Ferdian yang playboy memang berhasil menggaet Amelia. Tapi ketika muncul cewek imut-imut macam Indriani, Ferdian juga tak mau melepaskan kesempatan ini. Bisa dimaklumi kalau Amelia sakit hati, lalu mengupah "saudaranya" untuk menculik Indri.
Sementara itu, Amelia ketemu paranormal yang menyarankan bahwa untuk menggaet Ferdian harus di curi celana dalamnya yang bekas dipakai.
Dan dikamar ganti lelaki itulah disengaja, maunya, dimunculkan kelucuan-kelucuan seperti sosok Amelia yagn menyamar jadi lelaki terperangkap dikamar ganti cowok yang dengan seenaknya memelorotkan celananya dengan bebas. Dan ketika Amelia menemukan celana dalam milik orang lain yang disangka miliknya Ferdian untuk diambil. Akhirnya Amelia kena batunya, ternyata itu bukan celana dalam Ferdian sehingga orang yang punya celana dalam pun akhirnya mengejar-mengejar Amelia disuatu kesempatan seolah melihat bidadari yang keranjingan. Kontan saja Amelia kaget dan takut, ternyata salah sasaran.
Sementara itu, ketika Indri di culik, Ferdian tahu kalau itu ulah Amelia dan ia mencoba menyelamatkan srikandinya, dan action yang menjadi ramuan sutradara di coba dengan anak-anak muda diadegan ini. Baik adu jot os, motor melayang maupun setelah itu perkelahian berguling model wanita antara Indri dan Amelia.
Arizal seperti kagok mengemas ramuannya ke dalam film remaja ini yang senyap oleh dentuman musik, meski disana ada eki Soekarno dengan lagu-lagunya yang gress atau irama penyutradaraan yang kurang dinamis. MF No. 085/53/Tahun VI, 30 Sept - 13 Okt 1989
Produksi : PT Rapi Film
Cerita, Skenario, Sutraara : Arizal
Penata Kamera : H. Asnawi
Penyunting Gambar : Benny MS
Penata Musik : Ekki Soekarno
Pemain :
Sally Marcellina : Amelia
Ryan Hidayat : Ferdian
Paramitha Rusady : Indri
Rigo Sulaiman : Benny
Gugun Benget : Igun









