Showing posts with label Meriam Bellina. Show all posts
Showing posts with label Meriam Bellina. Show all posts

Tuesday, March 17, 2026

FILM "WANITA" TIADA AMPUN BAGI PEMERKOSA

 


FILM "WANITA" TIADA AMPUN BAGI PEMERKOSA, Cerita tentang pembalasan wanita korban perkosaan sudah sering di filmkan. Untuk menyebutkan  beberapa judul yagn sangat mengesankan antara lain "Lipstick" {Margaux Hemingway) dan "The Accused" (Jodie Foster) dari Amerika, "Law and Justice" (Joe Wang Chu Shien) dari Hongkong dan Bila Hati Perempuan Menjerit (Dana Christina) yang merupakan "Lipstick" versi Indonesia. 

Satu lagi adalah WANITA yang merupakan produksi patungan antara PT. Andalas Kencana Film dengan PT. Galunggung Putra Perkasa Film. Digarap Adi Soerya Abdi yang untuk kedua kalinya mengarahkan Meriam Bellina setelah "Sejak Cinta Di CIptakan".

Permainan Mer di dukung oleh Mathias Muchus sebagai Kapten Polisi, Herman Felani sebagai Dokter, Tyas Wahono sebagai pemimpin pemerkosa, Zainal Abidin sebagai ayah si Dokter, Jack Malland sebagai si Pengacara dan dua pemerkosa lainnya di perankan Sigit Subangun dan Mustafa Jackson. 

Ilustrasi musik ditata Indra Lesmana (sebelumnya pernah menata musik film "Bercinta Dalam Mimpi" dan "Sejak Cinta Di Ciptakan") yang mampu mengejutkan penonton lewat hentakan musik tiba-tiba. 

Berapa banyak kasus perkosaan terjadi setiap tahunnya di Indonesia? Menilik data dari tahun 1980 sampai dengan 1990, jumlahnya terus meningkat dari 3000 sampai 4000 kasus. Padahal di duga keras masih lebih banyak lagi yang tidak dilaporkan. 

Lalu berapa kasus yang bisa di selesaikan? Ternyata sebagian sulit dituntaskan karena kekurangan bukti, sebagian lagi diselesaikan secara kekeluargaan, padahal sang korban sudah terlanjur tercoreng aib di wajahnya yang bisa menjadi trauma seumur hidup. 

Inti cerita film ini pun tentang Lisa, seorang wanita korban perkosaan tiga pemuda brutal yang di pimpin oleh Hengky. Lisa dirawat dr. Iwan yang kemudian membawanya ke rumahnya. Rupanya dokter muda ini ingin menyembuhkan pasiennya dengan cara-cara khusus. 

Kapten Markus yang mengusut kasus ini mengajak Iwan ke desa untuk menemui ibu kandung Lisa. Pelan-pelan Lisa mulai sembuh. Di dukung Iwan yang mencintainya, ia membuka toko bunga. Namun Hengky dkk, muncul lagi untuk menterornya. 

Siapa sebenarnya Hengky dkk?

Tiada penjelasan, namun melihat istana serta mobil mewahnya, jelas asal mereka dari kalangan atas. Kesewenang-wenangan mereka makin memuncak ketika kepintaran pengacara membuat mereka dibebaskan dari segala tuduhan. 

Dilanda Shock berat, apalagi diteror terus menerus membuat Lisa nekad menabrak mati dua pemerkosanya. Sidang kembali dibuka tapi kali ini Lisa yang menjadi tertuduh. Saat hakim menjatuhkan vonis, Hengky yagn cuma patah lengan, mengejeknya dengan cara memuakkan, Lisa tak kuasa menahan dirinya lagi, mencabut pistol dari pinggang polisi pengawalnya dan Dor !

Monday, March 16, 2026

BONEKA DARI INDIANA, SUAMI LUGU DAN TETANGGA SEKSI!


 BONEKA DARI INDIANA, SUAMI LUGU DAN TETANGGA SEKSI!, Inilah karya kenangan dari Nya Abbas Acup, sutradara spesialis film komedi satire yang menggelitik Produksi PT. Parkit Film yang di perankan oleh trio Didi Petet, Lydia Kandou dan Meriam Bellina,di bantu Ami Priyono, Ida Kusumah, Eeng Saptahadi, Misye Arsita, Sofia, bintang tamu Bob Sadino plus sejumlah pendatang gress seperti Rara Saraswati dan Susi Adella. 

Kekocakan filmnya Nya Abbas bukan terletak pada adegan-adegan slapstick, melainkan pada situasi serta dialog-dialog yang berisi dan mengandung sindiran halus. Judul "Boneka dari Indiana" pun merupakan tamsil dari tokoh utamanya, Egy (Didi Petet) manajer lulusan Amerika (Ada panji "University of Indiana di dinding) yang tak ubahnya boneka bagi istri dan mertuanya. 

Sang isteri , Cece (Lydia Kandou) tipikal perempuan manja kelewat, maklum anak tunggal keluarga konglomerat , sang mertua, Pak Yudo (Ami Priyono), bos gede yagn berbisnis ratusan juta dollar di luar negeri. 

Lalu ditengah mereka "nyelip" cewek seksi moderat Eya (meriam Bellina) yang berani nawar gedung mewah senilai 1 milyar. Konon nama aslinya Sumiyati sebelum diganti menjadi Catleya oleh ayah asuh sekaligus pemeliharanya, tokoh Paul Sukarti (bob Sadino) yang berkuasa menandatangani izin-izin. 

Kendati cerita utama bertumpu atas Egy, namun banyak cabang cerita yang menarik. Pak Yudo yang menemukan bekas simpanannya sudah menjadi istri mantan bawahannya, Bu Yudo yang sok Prancis. Wanita-wanita yang menjual  berlian hasil rampokan pada cece. Manajer yang berfoya-foya dengan cewek seksi peminta sumbangan, lalu di balas oleh isterinya yang juga berdandan seksi. Tak ketinggalan si babu yang pacaran dengan si jongos. 

Egy teramat patuh pada isterinya, Cece, yang mengatur segalanya, mulai dari bangun sampai tidur lagi. Bukan cuma di rumah, di kantorpun , Cece tak segan menyidak suaminya. Maklum perusahaannya memang milik ayahnya sendiri, Pak Yudo. 

Cerita tentan ISTI (Ikatan Suami Takut Istri) dan Egy yang di olok-olok sebagai berkacamata kuda, mulai berkembang ketika gedung mewah membelah rumah di huni oleh orang baru, Eya. Beberapa kali  pertemuan Egy-Eya mulai membakar api kecemburuan Cece. 

Diluar dugaan justru Pak Yudo menyuruh Egy memikat Eya. Pasalnya, ia adalah simpanan Pak Paul Sukarti yang berwenang menandatangani surat Izin pembangunan limbah dari luar negeri. Demi meraih tender 700 juta dollar, Pak Yudo merelakan mantunya memelet Eya, Cece terpaksa mengizinkan dengan syarat-syarat tertentu.  Bagaimana jadinya kalau limbah dari luar negeri dibuang ke Indonesia? Sempat terbayang betapa wajah semua orang mengenakan masker termasuk anak-anak sekolah, karena udara sudah tercemar. 

Egy berhasil meyakinkan Eya kalau pembuangan limbah di jamin tekontrol rapat. Namun setelah surat izin di teken Pak Paul Sukarti, sikap Pak Yudo berubah, peduli amat.  Menyaksikan ini sikap Egy pun berubah, ia merebut surat itu lalu dengan tegas mencabik-cabiknya. Sikapnya ini sekaligus merubah tatanan kehidupannya. Sekarang cepa tak lagi minta tuntas di layani, berubah menjadi isteri idaman sepiatp suami.

Sunday, March 15, 2026

SUTING CATATAN SI BOY 2


 SUTING CATATAN SI BOY 2, Jam 8 pagi lebih dikit, dirumah mewah milik Sumi Hakim nampak kru film dari PT. Bola Dunia Film, sedang mempersiapkan peralatan untuk suting film Catatan Si Boy II. Kamis itu rencana mereka akan mengulang kembali beberapa adegan yang sudah diambil,tapi tak bisa di pakai lantaran rusak ketika di proses di studio. Tepatnya untuk adegan pada Cine 66 sampai 69.

Di tempat yang sama, di Jalan Margasatwa Barat No. 45, suting film ini sudah berjalan 4 hari. Satu hari terpaksa mereka harus 'break' lantaran si empunya rumah punya hajat ulang tahun. Di rumah yang berhalaman luas itu, hampir semua lantainya tertutup karpet tebal. Kesan rumah mantan peragawati beken di zamannya ini memang megah. 

"Pokoknya perbandingan dengan "Catatan Si BOy I, film keduanya ini saja lebih diutamakan setting, artisik juga dari segi kostum para pemainnya. Formasi pemain masih tetap sama hanya ditambah pendatang baru Venna Melinda. Selain itu peran Emon (Didi Petet) porsinya lebih banyak dari yang pertama. Suting dilakukan di Jakarta, kemudian di Puncak, Bandung, Jogyakarta dan Bromo. Mnkin juga bila sempat akan terus ke Bali. Penggarapannya di rencanakan akan makan waktu satu setengah bulan lebih lama dari yang pertama yang hanya 35 hari, "papar sang sutradara Nasri Cheppy. 

"Selama ini Boy II saya rasakan lebih mudah, lancar daripada film pertama dimana sering tersendat, lantaran waktu itu Meriam Bellina sering sakit. Jelas untuk membuat film lanjutan ini saya lebih serius menggarapnya agar bisa melebihi kesuksesan film pertama, " sambungnya. 

Setelah mengambil adegan ulang, teman-teman Boy yang diperankan oleh Faradina, Eva Alonia, Ila Dot dan Melly Nur, suting pun terhenti sesaat untuk makan siang. Sementara yang lain langsung menyerbu keruang makan, sutradara masih tetap di sekitar ruangan. Sekali-kali dia menyedot kuat rokok lewat pipanya. Mondar mandir di ruangan, duduk, sambil membaca koran dan berbicara sedikit dengan asistennya. Baru dia pergi ke ruang makan bersama kru lainnya sambil menunggu kedatangan Onky Alexander pemeran utama film Catatan Si Boy II ini. 

Jam 12 lewat dikit, Onky datang beriringan dengan Sofia Latjuba yang kini jadi pengantar setianya. Selesai acara makan, suting pun dilanjutkan di kamar pribadi Sumi Hakim sendiri. Karena kamar itu di permak jadi kamar si Boy, maka dekorasi dirumah itu diganti dengan setting kamar anak muda. Ada gambar bapak Presiden ada bendera Indonesia, beberapa piala dan trophy dan banyak foto Onky yang berderet di pajang diruang itu. Karena kamarnya dipergunakan oleh si Boy, kabarnya Sumi Hakim sendiri sengaja tidur di hotel. 

"Ya.....siaap... Kamera..... Action...", kata sang sutradara mengarahkan peran Onky dan Dede di kamar itu. 

"....Gue lagi bingung nih.. Dy," kata Onky mengucapkan dialog pada skenario yang tadi dibacakan. Adegan pengulangan beberapa kali dilakukan. 

"Sofia... masuk...!" canda Nasri Cheppy pada Sofia Latjuba yang tak berperan dalam film ini. Sofia yang duduk dikursi cuma mesem mesem mendengar suara sutradara yang pernah menggarapnya di film "Bilur Bilur penyesalan" yang diperankannya. Mungkin gurauan sutradara ini ditujukan pada Onky agar lebih mantap memainkan peranannya. Maklum Onky siang itu selalu sering mengeluarkan keringat. Entah grogi atau memang keseriusan berakting. Yang jelas Wati, make up girlnya seringkali mengusapkan tisu untuk menghilangkan keringat di muka Boy. 

"Ya kalau break sehari saja, kadang saya suka deg degan lagi bila berhadapan dengan kamera. Kalau tiap hari sih, biasa saja. Maklum saya punya trauma nggak bisa dilihat orang banyak, ' cetus Onky. 

Saat ditanya bagaimana dengan film keduanya ini, Onky pun menjawab. "Perannya sih sama saja dengan yang pertama. Namun dalam hati kecil saya, merasa dituntut untuk memainkan lebih baik dari yang pertama. Saya pun takut mengecewakan penonton bila permainan saya ini lebih jelek dari yang pertama, " papar Onky setelah selesai suting. 

Dan besok, dan besoknya lagi kamera masih menunggu permainan Onky Alexander, Didi Petet serta Meriam Bellina di Catatan Si Boy II ini.  ~diambil dari MF No 052/20/Tahun ke IV, 25 Juni - 8 Juli 1988

Tuesday, February 24, 2026

"TAKSI JUGA" EPISODE CINTA RAYMOND-MONA


 "TAKSI JUGA" EPISODE CINTA RAYMOND-MONA, (berita lawas). Akhir cerita Film Terbaik FFI 1990 "Taksi" memang dibiarkan terbuka, istilah filmisnya open ending, agar penonton menebak-nebak sendiri, apa selanjutnya yang terjadi pada tokoh-tokoh utamanya, si sopir taksi Giyon dan si penyanyi Desi, lalu siapa sebenarnya tokoh Raymon yang mengaku sebagai ayah si mungil Ita?

Pertanyaan ini terjawan dalam sekuel yang bertajuk "Taksi Juga" produksi PT Raviman Films dengan produser ayah dan puterinya, Manu Sukmajaya dan Hanita Mahtani. 

Cerita asli dan skenarionya tetap di tulis oleh Eddy Suhendro, hanya saja penyutradaraan beralih dari Arifin C Noer ke Ismail Soebardjo yang juga merevisi dan mengembangkan skenarionya ke shooting script. 

Unsur-unsur karyawan utama masih tetap sama, Kamerawan George Kamarullah, Penata Artistik Satari SK, Penata Suara Suparman Sidik, Editor Karsono Hadi, kecuali Penata Musik yang semula Embie C Noer diganti oleh Idris Sardi. 

Dua pemain utamanya Rano Karno dan Meriam Bellina melanjutkan peran mereka, begitu juga si cilik Melati terus sebagai Ita. Sedangkan tokoh Raymon yang dulu di perankan oleh Tyas Wahono diganti oeh Onky Alexander yang lebih punya nilai komersial. Sebagai pasangan Onky ditampilkan Ayu Azhari yagn memerankan tokoh Mona, wanita Batak berkepribadian agung. Dan sesungguhnya bagian kedua ini rasanya lebih tepat disebut sebagai Episode kisah cinta Raymond - Mona Pasaribu. 

Ini cerita memang lebih menonjolkan pasangan ini daripada Giyon dan Desi. Dan patut dipuji permainan memikat Ayu Azhari yang membuktikan dirinya mampu menyaiki Mer yang telah dua kali menggondol Piala Citra sebagai Aktris Terbaik. Porsi peranan Ayu memang penuh tantangan yang membuka peluang emas bagi kemajuan aktingnya. 

Empat bintang muda ini dibantu aktor kawakan Racmat Hidayt yang memamerkan kualitas aktinya sebagai Opung (kakek) Tondi Pasaribu. 

Didukung pula oleh Mangara Siahaan, Piet Burnama, Ida kusumah, Lina Budiarti serta diramaikan bintang-bintang tamu seperti Sophia Latjuba, Firdha Razak, Tarida Gloria, dan Ananto Widodo, Saksi kehidupan kendati bertitel sarjana Filsafat, Giyon memilih melanjutkan profesinya sebagai sopir taksi, agar bisa menjadi saksi kehidupan. Dan bertemulah ia dengan pria batak tua Ompung Tondi Pasaribu, yang minta diantar ke alamat Desi Desiree. Berdesir perasaan Giyon, teringat pada mantan penyanyi yang telah menghilang itu. 

Ternyata Desi telah kembali kerumah Bibinya di Bandung. Ia pun kembali memakai nama aslinya Titin. Tak disangka datang Mona, usahawati besar dari Jakarta yang menawarinya menjadi moel iklan perusahaannya. Keramahan Mona malah membangkitkan kecurigaan Titin. Apalagi demi melihat Raymond juga daang ke kantor Mona. 

Dilanda kebingungan, mau tak mau Titin mencari Giyon lagi, sebagai tempatnya mengadukan nasib. Giyon malah menganjurkan menerima tawaran Mona. Baru ketahuan kalau Mona adalah isteri Raymond, sedangkan Ompung bukan lain adalah kakek mereka. Kendati Raymond dan Mona merupakan saudara sepupu, seusai adat Marpariban, mereka sudah dijodohkan sejak kecil. Probelmnya Raymond terlanjur mencintai Titin, bahkan sudah mempunyai anak darinya. Maka Raymon berkeras ingin menceraikan Mona agar bisa mengawini Titin. Namun Titin sudah sangat membencinya. 

Mona bukannya cemburu kepada Titin, sebaliknya dengan jiwa besar ingin mempertemukan Raymond dengan kekasihnya itu. Tegasnya pad aTitin, "Aku  tak ingin dia terus-terusan mengejar bayanganmu!,".

Konflik mencapai puncaknya saat Titin dengan penuh kebencian menghunjamkan gunting ke perut Raymond yang terus memburunya. Bagaimanana kelanjutannya? tentu sudah pada nonton ya..

Wednesday, February 18, 2026

PERMATA BIRU, PENJUALAN WANITA DI BANGKOK


 PERMATA BIRU, PENJUALAN WANITA DI BANGKOK. Euis, gadis remaja yang jadi bunga desa Cileunca, dipaksa ayah tirinya yang bejad untuk mengikuti Mang emon dan Ceu Jujuk. Janji pasangan calo ini hendak mencarikan pekerjaan di kota. Padahal sebenarnya Euis dan kawan-kawannya diselundupkan ke Thailand. Disinilah mereka dipaksa untuk menjadi wanita penghibur. Siapa berani menolak langsung dihajar oleh Adang, tukang pukulnya Mang emon yang kelewat kejam. 

Tak sudi selama hidupnya diperah menjadi penghibur kaum lelaki hidung belang, diam-diam Euis terus menabung untuk bekal kelak melarikan diri. Apalagi setelah ia berkenalan dengan Ario, pemuda asal Jawa yang tengah bekerja di Bangkok. Keduanya menjalin percintaan yang tulus. Malang, semua abungan Euis di curi si bajingan Adang. 

Sepeninggal Mang Emon, Ceu Jujuk berniat menjual bordilnya. Ada dua germo yang berminat, Mama Tuti yang memperhatikan anak buahnya dan Mr. Siem yang kejam. Persaingan antar germo bekembang menjadi bentrokan berdarah. Polisi turun tangan. Ditengah kekacauan ini, Ario membongkar nasib malang wanita-wanita Indonesia perantauan. 

Perjuangan Euis dan kawan-kawannya untuk meraih kebebasan akhirnya berhasil juga. Mereka dipulangkan ke Indonesia. Euis dan Ario bertekad untuk membuka lembaran baru dan membuka usaha konpeksi. 

Permata biru merupakan film 1984 yang edar ulang tahun 1994 sesuai anjuran untuk mengisi bioskop-bioskop yang kekurangan film Indonesia, maka produser Ferry Angriawan mencetak copy baru dari film-film komersialnya . Sesudah Tujuh Wanita Dalam Tugas Rahasia , kemudian Permata Biru arahan Wim Umboh yang diilhami film Jepang , Sandakan No. 8 (Tentang gadis-gadis kampung dari Jepang yang dipaksa jadi pela cur di Kalimantan Utara). 

Dibintangi oleh Meriam Bellina sebagai Euis, Baron Hermanto anak dari aktor Bambang Hermanto yang merupakan film debutnya. 

Dibantu oleh Abdi Wiyono (Mang Emon), Tuty Romlah (Ceu Jujuk) HIm Damsyik (Mr. Siem), Eddy Bakar Paer (Adang) Menzano (Ayah Tiri) serta Wieke Widowati, Ratna Ardi dan banyak lainya lagi sebagai gadis-gadis yang dipaksa jadi wanita Penghibur.  

Produksi : PT. Virgo Putra film

Produser : Ferry Angriawan

Sutradara - Skenario : Wim Umboh

Kamerawan : Herman Susilo

Penata Musik : Billy J Budiardjo


Thursday, February 12, 2026

SI KABAYAN & GADIS KOTA

 


SI KABAYAN DAN GADIS KOTA. Film Si Kabayan & Gadis Kota lanjutan dari Si Kabayan Turun Kota ternyata mendapat sambutan luar biasa dari penggemar film nasional. Paling tidak gambaran ini terlihat pada pemutaran di Kodya Bandung, Cirebon, Bogor. 

Di Bandung pada hari pertama di putar di enam gedung, namun karena desakan penonton yang terus mengalir, maka pada hari ke enam menjadi sembilan gedung. Sedangkan di Cirebon tetap bertahan dengan enam gedung. Di Bogor satu gedung di perkirakan bisa bertahan dua minggu. 

Pada hari ke enam  di Bandung saja sudah meraih 30.000 penonton lebih. Dari gambaran ini nampaknya lanjutan Si Kabayan bisa mengimbangi sukses yang pertama. Si kabayan Turun Kota dulu diputar pada hari lebaran sehingga penontonnya langsung membludak. Sementara lanjutan Si Kabayan di putar pada hari biasa penontonnya cenderung meningkat terus. 

"Kami pastikan dari segi kualitas, lanjutan Si Kabayan lebih baik dari yang pertama", kata Chand Parwez Servia, pimpinan Kharisma Jabar Film. Kemudian daya tarik lain dari film ini yaitu munculnya Meriam Bellina sebagai Gadis Kota, yang baru dimunculkan pada serial kedua siKabayan. Nampaknya nama Didi Petet (Si Kabayan) plus Meriam Bellina, Paramita Rusady dan Nurul Arifin turut menjamin mengalirnya arus penonton kepintu bioskop. 

MF 095/63/Tahun VI, 17 Feb - 2 Mar 1990

Sunday, January 25, 2026

JOE TURUN KE DESA, SUKA DUKA MAHASISWA KKN


JOE TURUN KE DESA, SUKA DUKA MAHASISWA KKN

 Setelah memproduksi Namaku Joe yang diangkat dari skenarionya Marwan Alkatiri, film arahan Nasri Cheppy itu dibintangi oleh Didi Petet, Meriam Bellina, Onky Alexander, Paramitha Rusady dan itang Yunasz. Ceritanya Mahasiswa Zoelkifli yang kepingin keren mengganti namanya jadi Joe. Kawan-kawannya memang anak-anak gedongan seperti si Boy, Ketika jatuh cinta pada Pingky (Mer), ia sampai melupakan pacar lamanya yang setia (Mitha), kemudian PT Virgo Putra Film kembali memproduksi dengan judul "Joe Turun Ke Desa" dan hanya dua bintang yang kembali bermain yaitu Didi Petet dan Meriam Bellina. Onky, Mitha dan Itang, ditinggalkan di kota karena memang ceritanya berkisar tentang rombongan mahasiswa yang melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Skenarionya di tulis oleh dramawan Putu Wijaya serta penanganan Chaerul Umam, embuat karakter baru bagi Joe dan Pingky. Joe bukan lagi mahasiswa yang cuma tahu berfoya foya, melainkan jadi mahasiswa yang sok pintar kendati sering kejeblos sendiri. Begitu pula halnya dengan Pingky, tak lagi cuma tahu ngebut dengan mobil mentereng dan berpacaran melulu. 

Film diawali dengan nongolnya tiga wajah berandalan desa yang dandanannya serba ngepunk, lengkap dengan jaket kulit hitam dan rambut dikanji kaku. Bertiga semotor mereka menyaksikan kedatangan rombongan mahasiswa KKN. 

Joe yang memimpin regunya menyebarkan kawan-kawannya mewawancarai penduduk. Sikap sok pintar mereka sering menjerumuskan, karena sesungguhnya penduduk desa tidaklah sebodoh perkiraan mereka. Bisa diuga juga kalau ada mahasiswa yang berebut menarik perhatian bunga desa, Neneng. Joe menjadi penasihat cinta Budi yang pemalu sedangkan saingannya, Iman di dukung oleh Pingky. Gara-gara diboncengkan sepeda oleh hansip, Pingky nyaris menggegerkan kampung itu. Isteri Hansip mengamuk-ngamuk menyatroinya. Terpaksa Pingky mengaku sudah bertunangan malah akan segera menikah dengan Joe. 

Tiga berandalan yang terus mengacau, nyaris memperkosa Pingky, kalau saja tak muncul Ujang, petani muda yang simpatik. Pada buntut film ketahuan kalau Ujang sebenarnya adalah Sarjana pertanian yang membaktikan dirinya di desa ini. Pingky semakin tertarik kepada pemuda penolongnya itu. Sedangkan persaingan antara Budi dengan iman, berakhir karena diumumkannya pertunangan Neneng dengan Pak Kades. Bagaimanapun juga KKN ini merupakan pengalaman hidup yang sangat berharga bagi mahasiswa mahasiswi ibukota ini. 

Film diakhiri dengan tiga berandalan yang sudah insyaf. Mereka menanggalkan segala atribut punk-rock, malih rupa jadi pemuda-pemuda petani. 

"Joe Turun Ke Desa" memang sebuah film komedi. Jelas bukan jenis banyolan slapstick yang mampu membuat penonton terbahak-bahak. Nampaknya bagi Umam, sudah cukup kalau orang tersenyum senyum kecil saja. Pesan-pesan yang tersirat rasanya terlalu gamblang untuk di terka oleh penonton anak-anak sekalipun. Demikian pula dengan permasalahan serta situasi yang mengarah pada hal-hal lucu belum menyodorkan hal yang baru atau diluar dugaan. 

~


Friday, November 14, 2025

TITIK TITIK NODA


 FILM TITIK TITIK NODA, Andi (Harry Capri) termasuk seorang pemuda tampan. Dengan modal ini ia berhasil menggaet beberapa orang gadis. Diantaranya adalah Tini (Meriam Bellina), gadis pembantu rumah tangga di mana tempat kostnya. Juga ia berhasil menggaet Helen (Chintami Atmanegara), putri kesayangan Pak Suryo, pimpinan perusahaan dimana ia bekerja. Juga beberapa gadis lainnya yang pernah di jumpainya di tempat-tempat hiburan. 

Sebenarnya Tini yang termasuk bibit unggul dalam keluarga ibu Murni (Ida Kusumah) tempat Andi kost, telah di rencanakan oleh Ibu Murni sendiri bila tiba waktunya untuk menjual kehormatan Tini kepada lelaki yang berani membayar mahal. Namun Andi telah mendahuluinya tanpa sepengetahuannya. 

Hasil hubungan intim antara Tini ini membuahkan janin bayi di kandungan Tini. Setelah mengetahui hal ini, Andi segera angkat kaki dari tempat kost bu Murni dan mencari tempat kost yang baru untuk bersembunyi. 

Tini yang panik setelah mengetahui kalau Andi telah minggat suatu ketika tergelincir dari tangga di tempat kost dan menyebabkan keguguran. Kejadian ini sempat di ketahui oleh Ibu Murni yang tentunya menjadi gusar. Setelah ia mendapatkan penjelasan dari Tini, segera ia menyuruh para tukang pukulnya untuk mencari Andi. 

Helen meminta persetujuan ayahnya agar di perbolehkan menikah dengan Andi, Pak Suryo yang telah mengetahui kebejatan moral Andi tentu saja menolaknya. Namun Helen yang telah mencintai Andi dengan sepenuh hati  menjadi nekad. ia mengancam ayahnya dengan berbagai cara. Akhirnya mau tak mau pak Suryo terpaksa menyetujui juga. Maka di tentukanlah hari baik untuk melaksanakan pernikahan Andi dan Helen. 

Betapa bahagianya kedua calon mempelai ini namun di balik semua itu Tini Ibu Murni beserta tukang pukulnya dan juga beberapa gadis yang dulu pernah menjadi korban Andi berusaha terus mencari Andi.  Mereka akan menuntut dan meminta pertanggungjawaban dari Andi. 

Dan tentu saja perbuatan nista lambat laun pasti akan terungkap juga. Begitu pula dengan apa yang dilakukan oleh Andi selama ini. 

Titik Titik Noda di sutradarai oleh Hengky Solaiman yang pernah sukses dengan film Tali Merah Perkawinan, Tandes Sorga Dunia dipintu Neraka. 


~RF 529

Wednesday, October 22, 2025

KULIHAT CINTA DIMATANYA

 


Film "Cinta DI Balik Noda" yang berhasil masuk nominasi dalam FFI 1984 di Yogya termasuk sukses di pasaran, berhasil menelorkan Meriam Bellina sebagai The Best Actrees FFI 1984. Kemudian dilanjutkan dengan judul "Kulihat Cinta Di Matanya" dengan tokoh tetap sama Atika Adrianto yagn dimainkan oleh Meriam Bellina.

Film ini memakan waktu pembuatan dari persiapan sampai lolos sensor selama satu tahun dengan budget  pembuatan cukup tinggi untu pembuatan film jenis ini, yaitu mencapai Rp. 350juta, merupakan film musikal terbesar yang pernah di buat Indonesia. Bobby Sandy yang menyutradarai film ini telah berbuat secermat mungkin agar "Kulihat Cinta Di Matanya" bisa lebih bagus dari "Cinta Di Balik Noda". Latihan tari untuk menghadapi suting film ini melibatkan ratusan orang, karena diadakan pergantian beberapa kali sera memakan waktu lebih dari satu bulan. 

Dalam "Cinta Di Balik Noda" telah di ceritakan, bahwa Atika Adrianto merupakan seorang super star yang kemudian kehilangan cahayanya, terjebak kehidupan narkotika dan kriminil. Dalam film "Kulihat Cinta Di Matanya" ini dengan segala upaya ia berusaha untuk bangkit kembali. 

Ibu Atika (Maria Oentu) dan bibinya (Ade Irawan) sangat prihatin sekali atas keadaan Atika yang demikian parah. Bermacam-macam cara dilakukan hingga Atika sembuh, dan berusaha membujuknya agar melanjutkan kuliahnya.

Namun dunia kampus telah menerimanya dengan cemoohan "rampok masuk kampus", "Superstar korban narkotik" da beberapa okol-olok lainnya. Hingga membuat sakit hati muak dan tidak kerasan. Ikang (Ikang Fawzi) seorang penyanyi rock yang saudaranya dekat dengan Atika mengajaknya untuk kembali aktif di dunia pentas. Namun hanya sambutan dingin dan ejekan yang diterima dari sana sini termasuk Pub yang pernah membuatnya sukses. 

Kemudian Atika bertemu dengan Sonny yang mengajaknya untuk mengadakan pertunjukkan keliling daerah. Dalam pertunjukkan tersebut mereka mendapat sukses, namun tenyata Sonny adalah seorang penipu. Kembali Atika di tolong oleh Ikang. 

Ketika seroang teman Atika memperkenalkannya degan Sakti (Achan Rachman) seorang pelatih tari, Atika bangkit kembali. Kali ini sebagai seorang penari. 

Namun pada saat kesuksesan hampir terwujud, pertunjukan Atika di jegal oleh Elissa (Henidar Amroe) seorang primadona dari kelompok usaha pertunjukkan Kaharudin (Pietrajaya Burnama) yang pernah menjadi pacar Sakti. Disini Elissa di bantu Willy (August Melasz) yang mengancam Kaharudin untuk menggagalkan pertunjukkan Atika. 

Tentu saja Atika tidak dapat menerima perlakuan ini, maka terjadilah pertengkaran dan perkelahian yagn menyebabkan terjadinya kebakaran di panggung pertunjukkan. 

Akibat kejadian tersebut nama Atika semakin buruk, karena ia dianggap pembuat onar. Hingga wajahnya yang tercoreng menjadi semakin hancur. Namun dengan bantuan Budenya Sakti dan teman-teman dekatnya ia berusaha untuk bangkit menegakkan kariernya kembali. 

Waktu copy film ini di cetak di Tokyo film ini langsung mendapat permintaan untuk di edarkan di Singapura, Malaysia , Taiwan dan Philipina. 

Thursday, September 14, 2023

DUEL SENGIT MERIAM BELLINA DAN PARAMITHA RUSADY DALAM FILM ROMANTIKA GALAU DI SMA

 


JUDUL FILM        : ROMANTIKA (GALAU REMAJA DI SMA)

SUTRADARA       : HENGKY SOLAIMAN

PRODUSER          : HANDI MULJONO

PRODUKSI           : PT. KANTA INDAH FILM

PENULIS CERITA: MIRA W

TAHUN PROD    : 1985

JENIS                     : FILM REMAJA

PEMAIN               : MERIAM BELLINA, PARAMITHA RUSADY, ELMO, HENGKY SOLAIMAN, RIMA MELATI, FRANS TUMBUAN, DEWI NAWANGWULAN, HIM DAMSIK, WIEKE WIDOWATI

 

SINOPSIS :

Film Romantika aka Galau Remaja di SMA adalah sebuah film yang di ambil dari novel karya Mira W dengan Judul Galau Remaja di SMA. Film ini mempertemukan dua bintang film remaja Meriam Bellina dan Paramitha Rusady.

Atiek Prawoto (Meriam Bellina) dan Mutiara Sanusi atau Tia (Paramitha Rusady) adalah dua pelajar SMA kelas 2. Keduanya selalu bersaing khususnya dalam perebutan seorang cowok kakak kelasnya bernama Aris (Elmo).  Aris menjadi primadona gadis-gadis sekolahnya. Adalah Tia yang mencuri perhatian Aris, namun kedekatan Tia tidak di sukai oleh Atiek yang selalu saja mengganggu Tia.  Atiek adalah seorang gadis yang telah ditinggal oleh Ibunya dan Ia tinggal bersama Pak Prawoto ayahnya, sementara Tia juga sudah tidak mempunyai ayah dan Ia tinggal bersama Ibunya Nina (Rima Melati).

Suatu ketika anak-anak kelas dua mengadakan hiking. Sesampai di lokasi, Atiek dan Tia terlibat adu mulut yang berujung dengan perkelahian keduanya.  Akhirnya perkelahian keduanya dapat di lerai oleh Aries dan Pak Ganda (Hengky Solaiman).  Atiek dan Tia akhirnya di hukum tidak ikut penelitian pertama di danau sumber air panas di balik bukit dan di biarkan tinggal sampai teman-teman yang lain kembali. Aries yang di suruh mengawasi berbaik hati untuk memberikan dua botol teh untuk Atiek dan Tia. Namun Atiek tidak suka kalau Tia juga di kasih Teh botol. Akhirnya dengan berbagai cara Atiek berusaha menggagalkan usaha Aries hingga aris tersungkur dan tehnya tidak bisa di berikan pada Tia. Keduanya terus bersitegang.

Setelah teman-temannya kembali, kemudian melanjutkan perjalanan untuk menginap di rumah warga yang dikelingi dengan makam. Salah satu makam adalah makam mbah Jambrong yang dikenal keramat. Siswa-siswa perempuan pun ketakutan dibuatnya, akhirnya tibalah saat untuk tidur. Namun tiba-tiba terdengar teriakan Tia yang menjerit karena mukanya ada ularnya.  Akhirnya ularnya dapat ditangkap yang ternyata adalah merupakan ular karet. Setelah di cari biang keladinya akhirnya diketahui kalau ular tersebut dilemparkan oleh Atiek kepada Tia.  Lagi-lagi Atiek ketahuan akan keisengannya.

Ketika sedang berjalan-jalan ke danau, Atiek bertemu dengan Sucipto Asisten Sutradara sebuah produksi film dan menawari Atiek untuk menjadi bintang filmnya.  Akhirnya Atiek pun bertemu dengan sutradara film tersebut Om Hartono (Frans Tumbuan) . Kabar tersebut disampaikan pada teman-temannya hingga akhirnya Tia pun mendengar. Akhirnya mereka pun bertaruh kalau mereka juga bisa diterima main film.

******

Atiek lagi-lagi bikin ulah. Ketika malam kesenian bersama penduduk setempat, Atiek minta di antar oleh Aries untuk kembali ke tenda. Sementara Tia otomatis menunjukkan muka yang tidak suka. Dalam perjalanan Atiek mendorong Aries hingga akhirnya terjatuh dan bertemu muka keduanya. Disaat yang bersamaan Pak Ganda memergoki mereka dengan baterainya. Aries ketahuan ada stempel bibir di pipinya, dan akhirnya dihukum untuk tidak menghapusnya hingga teman-teman yang lain datang.

Kejadian tersebut tentu saja membuat Aries malu. Hari-hari Atiek pun akhirnya tidak mengenakkan. Akhirnya Atiek minta maaf pada Aries namun dengan cara yang salah hingga akhirnya malah membuat suasana makin tidak mengenakkan bagi Atiek. Sementara itu Tia yang ditugaskan di dapur umum bertugas membagikan makanan pada teman-temannya. Giliran Atiek terakhir akhirnya tidak kebagian sayurnya hingga terjadilah perang makanan antar keduanya diikuti oleh teman-temannya. Akhirnya Pak Ganda pun memulangkan mereka ke Jakarta setelah mengetahui ulah anak-anak didiknya.

Ketika casting film, Tia merupakan salah satu pesertanya dan dianggap merupakan bintang yang cocok, namun kedatangan Atiek bersama ayahnya yang merupakan bos dari Bank tempat Pak Hartono meminjam kredit, merupakan nilai lebih dan peran utamanya jatuh pada Atiek.

*****

Pada saat pembagian raport yang di hadiri oleh para wali murid, Tia akhirnya terpilih sebagai juara 1 dan Atiek sebagai juara 2.  Pak Prawoto dan Ibu Nina pun akhirnya berhasil berkenalan yang juga merupakan orangtua dari Atiek dan Tia. Berhasilnya Tia menjadi juara 1 justru menjadi boomerang bagi Tia, karena Tia kalah bertaruh dengan Atiek dengan pernjanjian Tia harus mencium bibir Aries jika tidak menjadi bintang utama film. Ini tentu membuat Tia malu sekali hingga ketika pulang pun menjadi sedih dan nangis.  Ibu Nina mengira kalau kesedihan Tia adalah akibat akan berpisah dengan Aries namun akhirnya diketahui kalau Tia kalah taruhan apalagi ciuman. Nina pun kaget dibuatnya.  Akhirnya Tia pun merajuk pada ibunya kalau ia ingin main dalam film yang diperani Atik tersebut.

Akhirnya Nina pun menelpon Prawoto untuk dapat membantu Tia ikut bermain dalam film tersebut tanpa sepengetahuan oleh Tia. Melalui surat panggilan resmi akhirnya Tia pun bermain dalam film tersebut dengan menjadi bintang utama bersama Atiek.

Sementara itu kedekatan Prawoto dan Nina di endus oleh Atiek. Atiek akhirnya tahu kalau Prawoto punya affair dengan Nina. Atiek marah, kenapa harus Nina bukan orang lain. Akhirnya Atiek yang kesal karena ayahnya sering pulang malam, pun mengancam akan berbuat semaunya. Atiek mendekati produsernya hingga kepergok oleh seorang wartawan ketika sedang berduaan. Akhirnya lewat pak Hartono, Atiek mengetahui kalau Tia bisa bermain di film tersebut karena peran ayahnya.  Atiek makin marah.

Di akhir kisah, Atiek dan Tia akhirnya berbaikan dan merekapun merestui hubungan kedua orang tua mereka.

****

Sebuah film remaja yang seru, kocak.  Ada lucu, ada pula sedih. Akting Meriam Bellina dan Paramitha Rusady sudah tidak di ragukan lagi. Melihat film ini, serasa kembali ke masa lalu dimana film-film masih dengan ide-ide orisinil.

Wednesday, July 24, 2013

BERNAFAS DALAM LUMPUR, MERIAM BELLINA & RANO KARNO

Bernafas Dalam Lumpur


JUDUL FILM                        : BERNAFAS DALAM LUMPUR

SUTRADARA                       : TURINO DJUNAEDY

CERITA                                  : ZAINAL ABDI

SKENARIO                           : TURINO DJUNAEDY

MUSIK                                  : ARENG WIDODO

PRODUSER                          : TURINO DJUNAEDY

PRODUKSI                           :  PT.  SORAYA INTERCINE  FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1991

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : MERIAM BELLINA, RANO KARNO, FAROUK AFERO, DIAH PERMATASARI, TIEN KADARYONO,



SINOPSIS :

Setelah dua dasawarsa sejak film pertama di produksi, Bernafas dalam Lumpur akhirnya di produksi kembali dengan bintang yang berbeda namun sutradara yang sama Turino Djunaedy. Terdapat beberapa perubahan dari film pertamanya yang di tulis oleh Zainal Abdi. Endingnya pun di buat berbeda. Film ini di produksi setelah 2 dasawarsa lebih film pertamanya, dengan sutradara yang sama.

***



Seperti film pertama Budiman (Rano Karno) datang ke klub Lunar dan bertemu dengan Supinah(Meriam Bellina) atau yang lebih di kenal Mila di klub tersebut. Pertemuan dengan Supinah karena Budiman membutuhkan seorang cewek malam itu untuk menemaninya ke pesta. Supinah pun dig anti nama Yanti oleh Budiman. Malam itu Yanti berhasil menunaikan tugasnya dengan baik sebagai teman Budiman. Di lanjutkan dengan malam berikutnya yang dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan Rais (Farouk Afero). Seperti dalam synopsis Bernafas dalam lumpur sebelumnya, Rais adalah orang yang menolong Yanti sekaligus yang menjerumuskannya ke dalam lumpur pelacuran.

Setelah beberapa kali membawa Yanti, akhirnya Rais mengetahuinya. Budiman dianggap telah membawa Yanti sehingga ia rugi selama tiga hari karena Yanti adalah primadona. Budiman di suruh membayar ganti rugi, namun menolaknya. Hingga akhirnya Budiman di keroyok oleh anak buah Rais. Akhirnya Yanti membawanya ke Rumah sakit. Namun ketika sadar, budiman memaki dan mengusir Yanti. Yantipun pergi.  Setelah Yanti pergi Budiman baru menyadari kalau ia telah memaki dan mengusir Yanti. Maka ia pun kembali ke club Lunar dan ditemui oleh Rosa (Diah Permata Sari) karena Yanti sedang pulang kampung.



Setelah menunggu beberapa hari akhirnya Yanti muncul juga. Meski sakit hati pada Budiman, Yanti  mau di bawa pergi oleh Budiman. Disinilah Yanti menceritakan tentang awal mula ia terjun ke dunia hitam dan tentang Rais.

Dalam film ini nasib Yanti lebih beruntung dibanding film terdahulu, karena Yanti tinggal dirumah yang bagus kepunyaan Budiman, meski mendapat gangguan dari Rais dan anak buahnya. Endingnya pun Yanti tidak meninggal, namun dipersunting oleh Budiman dan direstui oleh orang tua Budiman meski tahu siapa Yanti sebenarnya. Sementara itu orang tua Yanti yang meninggal, bukan Yanti yang harus meninggal karena penyakit.

*****

Kalau mau diperbandingkan, Bernafas Dalam Lumur versi Suzanna lebih bagus dibandingkan versi Meriam Bellina.


Wednesday, June 12, 2013

ONKY ALEXANDER & MERIAM BELLINA DALAM FILM ' CATATAN SI BOY 4 '

Catatan Si Boy 4


JUDUL FILM                        : CATATAN SI BOY IV

SUTRADARA                       : NASRI CHEPPY

PRODUSER                          : SUDWIKATMONO, R SOENARSO, SUDARKO

CERITA                                  : MARWAN ALKATIRI

SKENARIO                           : MARWAN ALKATIRI – NASRI CHEPPY

MUSIK                                  : ERWIN BADUDU

PRODUKSI                           :  PT.  PARKIT FILM

TAHUN                                                 : 1990

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : ONKY ALEXANDER, MERIAM BELLINA, DIDI PETET, PARAMITHA RUSADY, ROBERT SYARIEF, BOY ISKAK, WAN ABUD,  NANI WIJAYA,  IDA KUSUMAH

SINOPSIS :

Boy (Onky Alexander) sedang berlibur di Jakarta. Setelah lama berpisah karena ke Amerika, akhirnya Boy bisa kembali dan bertemu dengan Vera (Meriam Bellina). Namun Vera kali ini adalah Vera yang berbeda karena profesi foto modelnya.  Boy tidak setuju kalau Vera menjadi foto model apalagi dengan buka-bukaan baju saat difoto. Majalah edisi Vera sebagai covernya terbit dengan pose yang lumayan menantang. Hal ini membuat kaget mama Boy (Nani Wijaya), ia tidak setuju kalau calon menantunya berfoto seperti di majalah. Boy sendiri menjadi kesal dibuatnya  atas foto diri Vera di majalah, sehingga Boy member saran pada Vera tentang profesinya.  Seringkali Boy dan Vera berselisih paham.  Vera dianggap telah di pengaruhi oleh Meo tukang make upnya.


Namun Vera bukanlah orang yang mau di atur-atur. Akhirnya Vera memilih mengikuti karirnya. Vera dan Boy sepakat untuk memutuskan hubungan diantara mereka berdua. Vera lebih memilih kariernya di dunia foto model. Boy menerima keputusan yang telah dibuat.  Sebagai seorang foto model, Vera selalu melakukan pemotretan dimana saja.

***

Ketika Boy berlibur ke Bali, tanpa sengaja ia bertemu dengan Cindy (Paramitha Rusady) yang pada awalnya sangat susah diajak berkenalan, namun akhirnya luluh juga. Diam-diam Boy menyukai Cindy dan akhirnya mengutarakan isi hatinya pada Cindy. Namun Cindy ragu. Atas saran kakaknya akhirnya Cindy mau menerima Boy. Secara kebetulan pula, Vera sedang melakukan pemotretan di Bali. Ia melihat Boy dan Cindy berduaan. Basa basi Vera menemui mereka namun hatinya tidak bisa berbohong kalau ia masih menyukai Boy.

Akhirnya Vera pun menerima keadaan Boy, dan Vera lebih memilih menjalani pekerjaannya.

Thursday, February 28, 2013

FILM JADUL : SUSANNA SUSANNA BUKTIKAN CINTAMU


JUDUL FILM                        : SUZANA SUZANA BUKTIKAN CINTAMU

SUTRADARA                       : PIET BURNAMA

CERITA                                  : FERRY ANGRIAWAN

SKENARIO                           :FERRY ANGRIAWAN

MUSIK                                  : BILLY J BUDIHARJO

PRODUSER                          :  FERRY ANGRIAWAN

TAHUN PRODUKSI           : 1984

PRODUKSI                           : PT VIRGO PUTRA FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : MERIAM BELLINA, IKANG FAWZI, TITI DWI JAYATI, MALIDA, RIMA MELATI, ANTON INDRACAYA,S BONO, ALEXANDE RAZAK, LEROY OSMANI

SINOPSIS :

Susana (Meriam bellina) dan Susanti atau Santi (Titi DJ) adalah bintang yang sedang naik daun di Rafa Group milik Roy (Ikang Fawzi). Santi ditemukan Roy ketika berada di Amsterdam, sedangkan bakat Susana ditemukan oleh produser film Iklan (Anton Indracaya) ketika berada di pantai. Alhasil keduanya menjadi bintang iklan di Rafa Group untuk membuat film-film Iklan dari produk Engran dan juga Counterpain.

Roy jatuh hati pada Susana walaupun ia juga tahu kalau Santi mencintai Roy, sehingga kadangkala di lokasi suting Santi menjadi ngambek pada Roy dan tidak mau suting. Namun Roy juga sadar, kalau Santi sudah di kontrak oleh produk iklan sehingga kalau ia tidak mau suting dapat dip rotes.  Antara Susana dan Susanti  terlibat perang dingin untuk merebut perhatian Roy, walaupun bagi Susana itu tidak penting namun bagi Susanti yang memang mencintai Roy menjadi hal penting walau ia mampu memendamnya.

Pada suatu malam susanti menyanyikan sebuah lagu yang juga merupakan lagu yang sering dinyanyikan oleh Susana bersama adiknya semasa kecil. Dari lagu itulah Susana mulai mencari tahu keberadaan adiknya yang telah lama hilang. Susana dibesarkan oleh Suster Rima (Rima melati) yang ia panggil Mami, sementara ayah Susana dirawat di sanitarium. Susana menghubungi Mami Rima di sanitarium untuk menanyakan kesehatan ayah dan juga tentang adik kandungnya. Tanpa sengaja di rumah sakit ia bertemu dengan Roy yang ternyata secara diam-diam telah memperhatikan ayah Susana karena janjinya pada ayah Roy yang telah meninggal. Ayah Susana adalah sahabat dari Ayah Roy yang kebetulan mencintai wanita yang sama. Namun karena kedudukannya Ayah Roy yang akhirnya berhasil menikahi wanita tersebut yang juga merupakan Ibu Roy. Namun Ibu Roy mati setelah diracun. Paman Roy menguatkan alibi kalau ayah susanalah yang telah meracuninya sehingga akhirnya ia dijebloskan ke penjara. Namun belakangan diketahui kalau yang meracuni Ibu Roy sebenarnya adalah pamannya sendiri. Sehingga berkat bantuan pengacara yang ditunjuk ayah Roy, ia membebaskan Ayah Susana. Sejak saat itu Roy bertekad akan mengabdi pada ayah Susana.

Di rumah sakit Susana mencari tahu keberadaan adiknya dan mencari cirri-ciri fisiknya, mengingat nalurinya mengatakan kalau Susanti adalah adiknya, namun Susanti sendiri cuek saja terhadap Susana.

Setelah menghimpun berbagai data , akhirnya Susana memberitahukan pada Susanti kalau dirinya adalah adiknya. Walau tanggapan Susanti dingin, namun di akhir kisah akhirnya Susanti menerima Susana sebagai kakaknya apalagi setelah Susana berkorban untuk menyerahkan Roy pada Susanti yang sangat mencintainya. Akhirnya dihadapan ayahnya, Susanti memperkenalkan Roy.

Wednesday, August 8, 2012

MERIAM BELLINA DALAM FILM TANDES (Sorga Dunia di Pintu Neraka)


JUDUL FILM                        : TANDES (SORGA DUNIA DI PINTU NERAKA)

SUTRADARA                       : HENGKY SOLAIMAN

MUSIK                                  : BILLY J BUDIHARJO

PRODUSER                          : HENDRICK GOZALI

TAHUN PRODUKSI           : 1983

PRODUKSI                           : PT.GARUDA FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : MERIAM BELLINA, RICO TAMPATI, CATTY LENGKONG, TORRO MARGENS, RATIH, YOLANDA, DASRI YACOB, ZAINAL ABIDIN

SINOPSIS :

Tandes adalah merupakan sebuah wilayah di daerah Surabaya. Film ini mengambil alur mundur ketika Yanti (Meriam Bellina) dijemput oleh ibunya untuk di nikahkan di penjara, karena Yanti membunuh Bambang (Torro Margens) yang juga merupakan ayah tirinya.

*****

Yanti bercerita tentang kehidupannya yang nyaris tanpa cela dan selalu bahagia di masa kecilnya. Namun kehidupan Yanti berubah setelah kedua orangtuanya memutuskan untuk bercerai. Yanti memilih untuk tinggal bersama ibunya yang telah menikah dengan Bambang. Sementara ayah Yanti sendiri juga telah menikah. Kehidupan Yanti bersama ibunya yang selalu sibuk dengan butik dan suami barunya membuat Yanti merasa tidak di perhatikan. Sehingga tak jarang Yanti pergi ke tempat ayahnya untuk menemui kakeknya meski sering kali Ibu tirinya menyindirnya dengan perkataan yang tidak enak untuk Yanti.

Suatu ketika Yanti di kerjai oleh teman-temannya di supermarket dan dituduh mencuri parfum. Yanti di tangkap dan disuruh untuk menjaminkan surat tugas atau kartu pelajarnya, ia di hadapkan pada manager supermarket yang tertarik akan kemolekan Yanti. Untuk dapat mengambilnya, Yanti harus mengambilnya langsung malam hari untuk menmui sang manager. Maka berangkatlah Yanti, namun setelah Yanti berhasil mengambil kartu tugasnya, ia berhasil melumpuhkan manager tersebut ketika Yanti akan di tarik kedalam mobil. Yanti berlari dan di tolong oleh seorang pemuda bernama Frans (Rico Tampati). Jatuh cinta pada pandangan pertama Yanti pada Frans. Bahkan Yanti sempat memberikan kegadisannya pada Frans. Meski akhirnya Frans mengaku kalau dirinya adalah peliharaan tante-tante yang sedang di penjara.

Sementara itu Yanti hampir di perkosa oleh ayah tirinya ketika Yanti habis mandi. Namun Yanti berhasil selamat dan kabur dari rumah. Dalam pelarian, Yanti langsung menuju rumah Frans. Ia berniat meminta perlindungan, namun sial bagi Yanti , karena pacar Frans, seorang janda mendatangi rumah Frans dan mengamuk ketika tahu Yanti ada di dalam. Terjadilah perkelahian antara Yanti dan tante girang. Merasa muak, Frans akhirnya meninggalkan mereka berdua.

Akhirnya Yanti pergi ke kost Irma (Yolanda) temannya yang akhirnya menolong Yanti setelah kabur dari rumah.  Ia di tolong oleh Irma dan temannya Tini untuk tinggal di kontrakan mereka. Untuk sementara Yanti hidup tergantung pada mereka, namun akhirnya Yanti ikut bekerja dengan menjadi penjaga bar di Tandes. Meski komplek pelacuran, namun Yanti tetap pada pendiriannya untuk tidak melacur. Hingga pada suatu hari, datanglah Bambang ke Bar dimana Yanti bekerja. Bambang ingin mendapatkan tubuh Yanti, namun tidak berhasil.

Belum selesai hingga disitu Bambang terus mengintai untuk dapat mendapatkan Yanti. Sementara itu Irma dan Tini akhirnya tewas. Irma tewas gantung diri setelah pacarnya meninggalkannya, sementara Tini tewas terlindas truk ketika akan pergi keluar dari bar. Sementara Yanti dan Frans akhirnya kembali bertemu setelah Frans menyadari kesalahannya.

Bambang yang masih penasaran dan ingin menghancurkan Yanti akhirnya datang ketempat tinggal Yanti dan berhasil menyeretnya. Namun Frans menolongnya. Maka terjadilah perkelahian antar keduanya. Perkelahian di akhiri dengan tewasnya Bambang setelah ditusuk oleh Yanti dengan pisau. Yanti di penjara. Namun karena cintanya Frans pada Yanti, akhirnya Yanti dan Frans menikah di penjara.

Friday, July 20, 2012

DIDI PETET DAN MERIAM BELLINA DALAM FILM ' JOE TURUN KE DESA '



JUDUL FILM                        : JOE TURUN KE DESA

SUTRADARA                       : CHAERUL UMAM

SKENARIO                           : PUTU WIJAYA

MUSIK                                  :ARENG WIDODO

PRODUSER                          : FERRY ANGRIAWAN

TAHUN PRODUKSI           : 1990

PRODUKSI                           : PT.VIRGO PUTRA FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : DIDI PETET, DONNY DAMARA,  MERIAM BELLINA, LEROY OSMANI, SILVANA HERMAN, DESSY RATNASARI, JAMES LAPIAN, HENGKY SOLAIMAN,  MALIH,

SINOPSIS :

Joe (Didi Petet) dan sekelompok mahasiswa lainnya di tugaskan untuk melakukan KKN di sebuah desa di wilayah Sukabumi. Dalam kelompok yang telah di bagi-bagi, Joe kebagian sebagai ketua membawahi teman-temannya.  Sampai di desa, Joe di tugaskan untuk mengawal barang bawaan dengan menaiki delman sapi, sementara teman-temannya seperti Pinky (Meriam Bellina), May (Silvana Herman), Iman (Leryo Osmani) dan juga Budi (James Lapian) menggunakan ojek untuk sampai ke desa yang di tuju. Kedatangan mereka di sambut oleh Kades Nugraha  dan perangkatnya.

Mereka menginap di kelurahan. Mereka di sambut antusias oleh para warga termasuk Neneng (Dessy Ratnasari) dan Ujang (Donny Damara), namun ada sekelompok berandalan desa yang tidak suka akan kehadiran mereka.

Dengan di pimpin oleh Joe mereka melakukan penelitian terhadap warga desa dengan membuat quosioner yang harus di isi. Namun di samping melakukan tugas-tugasnya, Iman dan Budi malah asyik bertaruh untuk menggaet Neneng.  Sementara Joe dan Pinky sibuk dengan urusannya untuk membuat quosioner. Meski pada awalnya mereka cukup kaget akan keadaan desa, namun lama kelamaan mereka terbiasa. Joe sendiri berpikiran kalau desa tersebut potensial untuk di jadikan tempat wisata di kemudian hari, sehingga ia mengadakan kursus bahasa Inggris untuk warga yang juga diikuti oleh Neneng dan kawan-kawan. Akan tetapi hal ini tidak di sukai oleh berandalan desa, sehingga mereka kerap kali mengganggu kegiatan ini.

Suatu hari Pinky dan Joe mampir di sebuah warung ketika akan mengadaan penyuluhan tentang KB di kelurahan. Namun Pinky keasyikan ngobrol dengan berandalan desa yang ternyata nyambung dengan perkataan Pinky. Sehingga Joe di suruh untuk jalan terlebih dahulu ke kelurahaan, sementara Pinky akhirnya diantar oleh salah seorang berandalan desa tersebut ke kelurahan. Meski Joe termasuk pak Kades melarang agar Pinky tidak bergaul dengan mereka, namun Pinky beralasan kalau ia mau memperdalam masalah, sehingga tidak menghiraukan perkataan Pak Kades. Puncaknya Pinky mengadakan penelitian terhadap mereka di sebuah bukit. Dengan senang hati Pinky membonceng motor yang di bawa oleh salah seorang berandalan tersebut menuju sebuah bukit. Tak di sangka di atas sana sudah menunggu kawan-kawannya. Pinky kaget, karena tujuan mereka adalah akan memperkosanya. Pinky berontak dan berhasil di tolong oleh Ujang dan Joe.  Pertolongan Ujang membuat Pinky berbunga-bunga seolah ada cinta di matanya.

*****

Tugas KKN sudah selesai, tibalah saatnya mereka untuk mengadakan perpisahan. Pada malam perpisahan, Neneng menari Jaipong dan menarik Iman untuk ikut menari. Betapa bahagianya Iman, budi pun menyusul. Namun di akhir acara, Ujang yang ternyata adalah seorang Insinyur pertanian bernama lengkap Sudrajat naik ke panggung dan memperkenalkan kalau Neneng akan bertunangan dengan lelaki pilihan hatinya yaitu Drs. Nugraha alias kepala Desa. Maka patah hatilah Iman dan Budi. Sementara itu Pinky dibuat berbunga karena Ujang akan pergi ke Jakarta dalam waktu dekat, dan Pinky siap menunggu.

Thursday, July 19, 2012

FILM INDONESIA : NAMAKU JOE


JUDUL FILM                        : NAMAKU JOE

SUTRADARA                       : NASRI CHEPPY

CERITA                                  : NASRI CHEPPY

SKENARIO                           : NASRI CHEPPY

MUSIK                                  :HARRY SABAR

PRODUSER                          : FERRY ANGRIAWAN

TAHUN PRODUKSI           : 1988

PRODUKSI                           : PT.VIRGO PUTRA FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : DIDI PETET, ONKY ALEXANDER, PARAMITHA RUSADY, MERIAM BELLINA, AMI PRIYONO, NANI WIJAYA, VICKY BURKY, DIAN NITAMI, ITANG YUNAZ, HENGKY SOLAIMAN, IDA KUSUMAH, HARRY SABAR

SINOPSIS :

Zulkifli Ahmad alias Joe (Didi Petet) seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi pacar dari Fianti alias Fia (Paramitha Rusady). Bersama Roy (Onky Alexander) teman satu gengnya, Joe bertaruh ketika hadir mahasiswi Baru Pinky (Meriam Bellina) perempuan blasteran Jerman dan Jawa. Pinky adalah mahasiswa pacar dari Tony (Itang Yunaz) namun hubungannya harus kandas karena  Tony kepergok sedang menghisap obat-obatan terlarang.

Hal ini dimanfaatkan oleh Joe untuk mendekati Pinky. Dengan dukungan dari Roy, Joe berusaha meraih simpati Pinky dengan fasilitas mobil pinjaman Roy. Bahkan dengan tampangnya yang sebenarnya kampungan, Joe mengaku memiliki rumah di Pondok Indah dan mentraktir makanan Eropa. Hasilnya Joe tidak bisa bayar dan harus ngutang.  Sementara itu Roy kecewa pada ayahnya karena Ayahnya berselingkuh dengan wanita lain, namun Roy diam saja.  Hal ini dimanfaatkan oleh Roy agar ayahnya tidak marah-marah ketika Roy akan meminjam mobilnya.

Usaha Joe untuk meraih simpati Pinky belum juga berhasil karena Pinky sendiri merasa biasa-biasa saja menghadapi Joe, namun Joe menganggap Pingky lebih. Sedangkan Joe sendiri akhirnya harus melupakan Fia untuk mengejar Pinky. Di lain sisi Fia akhirnya berkenalan dengan Tony, mantan pacar Pinky. Joe berusaha mengingatkan Fia kalau Tony bukanlah lelaki baik-baik, namun Fia yang sudah kecewa pada Joe tidak mau mendengarkannya. Di sisi lain, setelah Joe mengutarakan isi hatinya pada Pinky lewat surat, Joe harus patah hati karena selama ini Pinky hanya menganggapnya teman biasa. Joe Kecewa dan ingin kembali pada Fia. Sementara Fia sudah melayang dan bersama Tony.

Suatu malam di tengah hujan, Joe  pergi kerumah Fia yang sedang sendirian. Ia melihat mobil Tony sudah terparkir di halaman rumah. Sayup-sayup terdengar teriakan Fia yang minta tolong. Joe bergegas memecahkan kaca Jendela dan berhasil masuk ke rumah Fia untuk menyelamatkannya ketika Tony mau memperkosanya. Hasilnya Joe berhasil menyelamatka Fia. Akhirnya merekapun kembali dekat.

Namun belum selesai sampai di situ, karena Tony masih hidup dan tidak mau meleaskan Fia. Ia mengerek mobil yang di tumpangi Joe dan Fia hingga kepalanya berada di bawah. Namun Joe dan Fia berhasil di selamatkan. Sedangkan Tony akhirnya mati terbunuh setelah Roy menenggelamkannya ke dalam bak mandi.



Thursday, March 1, 2012

MERIAM BELLINA DALAM FILM " PERMATA BIRU "

Permata Biru
JUDUL FILM                        : PERMATA BIRU

SUTRADARA                       : WIM UMBOH

CERITA                                  : WIM UMBOH

SKENARIO                           : WIM UMBOH

MUSIK                                  : BILLY J BUDIARJO

PRODUSER                          : FERRY ANGRIAWAN

TAHUN PRODUKSI           : 1984

PRODUKSI                           : PT. VIRGO PUTRA FILM FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : MERIAM BELLINA, WIEKE WIDOWATI, BARON HERMANTO, HENGKY SOLAIMAN, HIM DAMSIK, ABDI WIYONO

SINOPSIS :

Euis (Meriam Bellina) tinggal bersama Ibu dan ayah tirinya di kampung.  Ia tinggal di rumah sederhana dengan bilik bambu beralas tanah. Ayah tiri Euis sering berbuat kejam bahkan setelah mengintip kemolekan tubuh Euis dari balik dinding bambu, ayah tirinya hampir memperkosanya. Suatu hari Euis mandi dan mencuci di kali tanpa di sadari ada seorang kampung (Hengky Solaiman) yang membawa Mang Emon (Abdi Wiyono) mengintip kemolekan tubuh Euis. Mereka berdua berbisik-bisik dan mengacungkan jempol seolah memiliki rencana.

Keesokan harinya Mang Emon dan istrinya, Juju dan ditemani oleh sepasang suami istri yang merekomendasikan Euis pada mang emon mendatangi rumah Euis dan membujuk ayah dan ibunya agar mengijinkan Euis untuk bekerja di kota karena Euis tidak cocok tinggal di desa. Namun usahanya kali ini gagal, karena Ibunya menentang kepergian Euis. Tidak habis akal untuk membawa Emon, melalui ayah tirinya yang di iming-imingi uang, akhirnya Euis gadis desa yang lugu berhasil di bawa ke kota setelah ayah tirinya mengancamnya kalau Euis tidak mau pergi ke kota.

Euis di bawa ke kota Jakarta bersama gadis-gadis kampung lainnya. Dikota Jakarta mereka di ajari cara merias dan berdandan.  Setelah dianggap mahir dalam berdandan, tanpa di sangka mereka semua di bawa ke luar negeri.  Mereka di bawa ke Bangkok untuk dijual di jadikan pelacur. Keperawanan Euis yang di ganti nama oleh Mang emon menjadi Mirna di lelang. Meskipun Euis berontak dan akan melarikan diri, namun ia berhasil di tangkap oleh tukang pukul Mang Emon yang selalu bertindak kejam terhadap siapa saja yang ingin coba-coba melarikan diri.

Setelah kegadisan Euis terenggut, ia bertekad mengumpulkan banyak uang agar dapat menebus dirinya pada Mang Emon dan kembali ke Indonesia. Namun disaat uangnya sudah terkumpul banyak, uang Euis beserta perhiasannya di curi. Sehingga Euis gagal menebus dirinya.

Di saat itulah ia mengenal Aryo (Baron Hermanto) seorang pemuda Jawa yang bekerja setelah pergi dari kampungnya karena pacarnya mati bunuh diri akibat akan di jodohkan dengan orang yang  tidak dicintainya. Mantan pacar Aryo mirip dengan Euis, sehingga ketika bertemu Euis  Aryo menatapnya dalam-dalam. Keduanya pun saling jatuh cinta. Namun kedatangan Aryo tidak di sukai oleh Mang Emon.

Suatu kali, dalam keadaan sakit, Euis di paksa melayani tamu oleh Mang Emon dan Juju. Euis di seret agar mau keluar dari kamar hingga Euis muntah. Saat itulah datang Aryo yang menyelamatkan Euis. Aryo dan Mang emon berkelahi yang berbuntut kematian Mang emon setelah jatuh dari lantai atas. Pasca meninggalnya mang Emon, rumah Bordil milik Juju di jual. Terdapat dua penawaran yaitu dari Mr. Sim yang terkenal kejam dan suka menjual gadis-gadis, serta dari Mami Tuti yang terkenal baik. Meski keduanya menawar dengan harga sama, namun Juju memilih Mr. Simlah yang berhak memiliki rumah tersebut beserta isinya termasuk gadis-gadis yang ada disitu.

Mami Tuti tidak terima karena berdasarkan kemanusiaan seharusnya Juju memilihnya karena Mr. Sim pasti akan menjual para gadis-gadis itu sementara dirinya akan menyelamatkannya. Namun Juju berkeras akan menjual pada Mr. Sim, kecuali Mami Tuti akan memberikan Nilai lebih. Atas inisiatif Euis dan kawan-kawan mereka mengumpulkan uang dan perhiasan untuk membantu Mami Tuti agar rumah tersebut berhasil di milikinya. Akhirnya berkat mereka rumah tersebut berhasil jatuh ke mami Tuti. Mereka bersyukur karena mami Tuti sangat baik dan membebaskan mereka untuk tidak menerima tamu lagi. Mereka di pulangkan ke Indonesaia. Sementara Euis dan Aryo akhirnya kembali bersama.

Monday, January 16, 2012

MERIAM BELLINA & RAY SAHETAPY DALAM FILM " PELANGI DI BALIK AWAN"


Pelangi di Balik Awan
JUDUL FILM                        : PELANGI DI BALIK AWAN

SUTRADARA                       : HENGKI SOLAIMAN

PRODUSER                          : HANDY MULYNO

PRODUKSI                           :  PT. KANTA INDAH  FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1984

JENIS                                     : FILM DRMA

PEMAIN                              : MERIAM BELLINA, RAY SAHETAPY, ZAINAL ABIDIN, IDA KUSUMAH, ADE IRAWAN, HARRY CAPRI

SINOPSIS :

Mira (Meriam Bellina) gadis SMA tinggal bersama Ibunya Sumiati (Ade Irawan). Sehari-harinya Mira membantu ibunya mengantarkan kue untuk menyambung hidupnya. Sebenarnya Mira memiliki seorang Ayah (Zainal Abidin) yang selalu memberikan jatah bulanan, namun untuk mencukupi hidup maka Sumiati berjualan kue. Sumiati terpaksa pergi dari rumah suaminya dan memilih tinggal sendiri setelah di tuduh dan di fitnah oleh Yati (Ida Kusumah) istri kedua ayahnya.  Pada awalnya Sumiati kesulitan memiliki anak sehingga ia merelakan suaminya untuk menikah dengan Yati. Namun ketika mereka sudah menikah, Sumiati ternyata hamil dan melahirkan Mira. Sementara itu anak dari Yati terdiri dari Neneng yang tertua, Euis dan Rony.  Selepas kelahiran Mira, Yati melancarkan hasutan terhadap suaminya dan memfitnahnya sehingga Sumiati hampir di ceraikan dan terpaksa pergi dari rumah sendiri.

Seperti biasa Mira meminta jatah bulanan ke ayahnya, namun selalu Yati yang memberikan dengan bersungut-sungut.  Mira juga sering di olok-olok oleh anak kedua mereka Euis.  Berbeda dengan Euis, Neneng kakaknya lebih pendiam.

Suatu hari rumah Yati kedatangan seorang Insinyur lulusan luar negeri bernama Rahmat (Ray Sahetapy) yang akan di jodohkan dengan Neneng. Sebelumnya Ayah mereka telah berjanji akan menjodohkan anak-anak mereka. Di saat yang bersamaan datanglah Mira kerumah Yati untuk meminta jatah bulanan.  Tanpa ba bi bu Yati langsung memberikannya dan segera menyuruh Mira pulang karena ayahnya sedang ada tamu penting. Yati bahkan melontarkan kata-kata yang tidak enak bagi Mira. Mira balas menantang kata-kata Yati dengan perbuatannya. Ia nimbrung ke ruang tamu yang ada Rahmatnya. Kehangatan Mira membuat Rahmat tertarik, bahkan ia segera menyusul Mira pamitan. Rahmat mengantarkan Mira pulang kerumahnya.

Hubungan mereka pun berlanjut dan disetujui oleh ayah mereka. Namun tidak demikian dengan Yati. Ia tetap ingin Neneng yang menjadi istri Rahmat.

Perilaku Yati yang hasut dan suka memfitnah ternyata di kemudian hari ketahuan oleh Mira. Ia hanya menutupi atas perbuatannya sendiri yang main serong dengan Alfons. Perbuatan ini berhasil diketahui oleh Mira. Mira pun akhirnya memberitahukan pada ayahnya, maka terbukalah mata ayahnya tentang siapa sebenarnya Yati, bahkan anak ketiga mereka Rony ternyata adalah buah dari perselingkuhannya dengan Alfons.

Akhirnya Sumiati memaafkan kembali suaminya dan mereka pun berkumpul kembali. Sedangkan Yati akhirnya di tangkap bersama Alfons karena telah membawa lari perhiasan ayah Mira.

Tuesday, July 19, 2011

FILM CATATAN SI BOY 4



JUDUL FILM                        : CATATAN SI BOY IV

SUTRADARA                       : NASRI CHEPPY

PRODUSER                          : SUDWIKATMONO, R SOENARSO, SUDARKO

CERITA                                  : MARWAN ALKATIRI

SKENARIO                           : MARWAN ALKATIRI – NASRI CHEPPY

MUSIK                                  : ERWIN BADUDU

PRODUKSI                           :  PT.  PARKIT FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1990

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : ONKY ALEXANDER, DIDI PETET, PARAMITHA RUSADY, ROBERT SYARIEF, BOY ISKAK, WAN ABUD,  NANI WIJAYA,  IDA KUSUMAH

SINOPSIS :

Boy (Onky Alexander) sedang berlibur di Jakarta. Setelah lama berpisah karena ke Amerika, akhirnya Boy bisa kembali dan bertemu dengan Vera (Meriam Bellina). Namun Vera kali ini adalah Vera yang berbeda karena profesi foto modelnya.  Boy tidak setuju kalau Vera menjadi foto model apalagi dengan buka-bukaan baju saat difoto. Majalah edisi Vera sebagai covernya terbit dengan pose yang lumayan menantang. Hal ini membuat kaget mama Boy (Nani Wijaya), ia tidak setuju kalau calon menantunya berfoto seperti di majalah. Boy sendiri menjadi kesal dibuatnya  atas foto diri Vera di majalah, sehingga Boy member saran pada Vera tentang profesinya.  Seringkali Boy dan Vera berselisih paham.  Vera dianggap telah di pengaruhi oleh Meo tukang make upnya.


Namun Vera bukanlah orang yang mau di atur-atur. Akhirnya Vera memilih mengikuti karirnya. Vera dan Boy sepakat untuk memutuskan hubungan diantara mereka berdua. Vera lebih memilih kariernya di dunia foto model. Boy menerima keputusan yang telah dibuat.  Sebagai seorang foto model, Vera selalu melakukan pemotretan dimana saja.

***

Ketika Boy berlibur ke Bali, tanpa sengaja ia bertemu dengan Cindy (Paramitha Rusady) yang pada awalnya sangat susah diajak berkenalan, namun akhirnya luluh juga. Diam-diam Boy menyukai Cindy dan akhirnya mengutarakan isi hatinya pada Cindy. Namun Cindy ragu. Atas saran kakaknya akhirnya Cindy mau menerima Boy. Secara kebetulan pula, Vera sedang melakukan pemotretan di Bali. Ia melihat Boy dan Cindy berduaan. Basa basi Vera menemui mereka namun hatinya tidak bisa berbohong kalau ia masih menyukai Boy.

Akhirnya Vera pun menerima keadaan Boy, dan Vera lebih memilih menjalani pekerjaannya.

Monday, August 9, 2010

MERIAM BELLINA DAN MUSTAFA JACKSON DALAM FILM UNTUK SEBUAH NAMA




JUDUL FILM        : UNTUK SEBUAH NAMA

SUTRADARA       : FRANK RORIMPANDEY

PRODUKSI           : PT. SORAYA INTERCINE FILM

PRODUSER          : RAM SORAYA, SUDARKO

TAHUN PROD    : 1985

JENIS                     : FILM DRAMA

PEMAIN               : ZAINAL ABIDIN, MERIAM BELLINA, MUSTAFA JACKSON, COK SIMBARA, NANI WIJAYA, IRMA JUNE, JAJA MIHARJA, BARON HERMANTO, DOLLY MARTEN

SINOPSIS :

Mickey kecil (Heince Manuputty)hidup bersama mamanya (Nani Wijaya) disebuah rumah yang sangat sederhana di perkampungan terpencil setelah papanya meninggal. Mama bekerja sebagai pembantu di rumah seorang Tuan Broto (Zainal Abidin). Mickey berteman dengan Marry kecil (Irma June). Namun pertemanan mereka tidak disukai oleh Tuan Besar karena dianggap orang kampung. Mickey selalu mempertanyakan kepada mamanya kenapa selalu melarang Mickey untuk bermain bersama Marry, namun Mama selalu memberitahukan alasannya.

Suatu hari Tuan Broto  bermaksud pergi untuk bermain golf. Namun ternyata stik golfnya ketinggalan dirumah dan menyuruh sopirnya untuk kembali lagi. Namun ternyata sampai dirumah, stik golfnya sedang dibuat untuk bermain oleh teman-teman Marry dari kampung. Akhirnya setelah mengetahui kedatangan Ayah Marry, maka teman-teman Marry pun lari, hanya tertinggal Mickey saja dengan Marry yang langsung di interogasi oleh Tuan Broto. Akhirnya setelah mengetahui kalau Mickey adalah anak pembantunya, Tuan pun memaafkannya.

Akhirnya dibuatlah fitnah yang dibuat oleh pembantu lelaki Tuan Broto (Jaja Miharja) kepada Mama dengan tuduhan mencuri. Akhirnya Mama dan Mickey di usir dari kampung tersebut.

****

Mickey Besar (Mustafa Jackson) tumbuh sebagai pengamen bersama dengan Tommy (Baron Hermanto) seorang pengamen yang sudah tidak punya siapa-siapa dan kecanduan obat-obatan. Keduanya pun bersahabat.

Sementara itu di suatu tempat sedang di lakukan malam Amal dengan penyanyi Deddy Lazuardi (Dolly Marten) dan Marry besar (Meriam Bellina). Marry akhirnya tumbuh sebagai penyanyi yang mulai di kenal. Deddy berseteru dengan managernya Mus (Cok Simbara) karena perbedaan pendapat dan Deddy berbuat tanpa sepengetahuan managernya. Marry dan Deddy menjadi sepasang kekasih.

****

Tommy melihat pengumuman sebuah kontes mirip Michael Jackson di suatu papan pengumuman, dan langsung memberitahukan pada Mickey untuk mengikutinya. Namun pada awalnya Mickey menolak untuk mengikutinya karena tidak memiliki biaya khususnya untuk membeli kostum. Namun berkat dorongan mamanya yang akan menggadaikan kalung satu-satunya peninggalan almarhum papanya, akhirnya Mickey pun mau mengikuti kontes tersebut. Akhirnya Mickey keluar sebagai pemenang kontes dan dilirik oleh Manager Deddy  yang bermaksud mengorbitkan Mickey sebagai pengganti Deddy, akhirnya Mickey menerima tawaran tersebut setelah mendapat persetujuan dari Mamanya.

Akhirnya Mickey tampil disebuah konser perdananya dan mendapat sambutan luar biasa dari para penonton, namun demikian Mickey mendapat intimidasi dari penyanyi Deddy Lazuardi yang juga mengintimidasi managernya karena berani mengorbitkan Mickey yang dianggapnya adalah benang basah, dan Deddy masih merasa sebagai super star. Mickey pun sukses dan menjadi penyanyi terkenal.  Pada saat konser berakhir, Marry pun turut mengucapkan selamat. Kehidupan Mickeypun berubah lebih baik.

Sementara itu Deddy Lazuardi yang mendapat saingan dari Mickey langsung panas dibuatnya, apalagi setelah Marry pacarnya juga turut bersimpati pada Mickey yang tak lain dan tak bukan sebenarnya adalah temannya semasa kecil. Deddy bahkan juga dikalahkan sebagai pemenang kedua dan Mickey sebagai pemenang pertama dalam sebuah acara musik. Pada akhir acara Tuan Broto datang dan mengucapkan selamat pada Mickey dengan disertai Marry. Namun ketika melihat siapa Ibu Mickey, tuan Broto langsung menyeret tangan Marry karena Mickey dianggap penyebab renggangnya hubungan Marry dengan Deddy, apalagi Mickey adalah bekas anak tukang masaknya. Mickey tersinggung akibat perlakuan Tuan Broto. Namun Marry datang kerumah Mickey untuk meminta maaf padanya atas sikap ayahnya. Meski pada awalnya Mickey tidak mau memaafkannya, namun berkat mamanya, akhirnya Mickey mau menerima ucapan maaf dari Marry.

****

Kedekatan Mickey dan Marry membuat tuan Broto menguruh Marry dirumah. Mickey pun akhirnya kesulitan untuk menghubungi Marry hingga akhirnya Marry dapat kabur setelah Mickey menelponnya dengan diam-diam. Kaburnya Marry membuat Tuan Broto marah besar dan menuduh kalau Deddylah yang membawa kabur Marry. Akhirnya Deddy dan komplotannya merencanakan untuk menghancurkan Mickey dengan menculik mamanya agar konser Mickey hancur. Namun Tommy yang mengetahui kalau mamanya di culik, akhirnya pun mencoba menyelamatkannya dan berhasil membawa Mama pada konser Mickey yang selalu meminta mamanya untuk mendampinginya. Konserpun berjalan, dan Deddy akhirnya ditangkap karena telah mengacaukannya.

Sementara Tuan Broto akhirnya merestui hubungan Mickey dan Marry.