Showing posts with label Warkop DKI. Show all posts
Showing posts with label Warkop DKI. Show all posts

Sunday, July 12, 2026

MASUK KENA KELUAR KENA, PERANGKAP JODOH SUKU CEWEK

 


Satu lagi yang menyegarkan dan tidak bikin bosan! MASUK KENA KELUAR KENA, PERANGKAP JODOH SUKU CEWEK (film lawas). Dono, Kasino, Indro (DKI) kiti telah melampaui 30 tahunan. Dengan sendirinya mereka tak pantas untuk terus berperan sebagai mahasiswa, kendati mahasiswa abadi yang tak pernah naik tingkatpun tak bakalan setua mereka. maka harus dicarikan cerita yang  lain. Begitulah dalam produksi terbaru PT. Soraya Intercine Films ini, "Masuk Kena Keluar Kena" yang di singkat menjadi MK3, ketiga bujang lapuk ini berperan sebagai petualang yang kesasar ketengah rimba. 

Ternyata disana ada suku primitif mirip wanita-wanita Amazon. Prajurit-prajurit wanita ini meringkus DOno bertiga. Diarak menghadap kepala Suku si kakek ompong Pak Tile. 

"Kalian bertiga akan dikawinkan dengan ketiga putriku, " mengumumkan si Kakek tuna gigi. 

Melihat paras dan body para prajuritnya yang bahenol, Dono yakin putri-putri Kepala Suku pasti lebih emoy lagi. Kontan mereka kesenengan. Mau saja di mahkotai topi daun dan didadndani sebaai calon penantin. eh, jebul ketiga putri Pak Tile gembrot-gembrot banget. Spontan DKI kabur lintang pukang. Meskipun begitu mereka masih sempat mencomot beberapa keping emas hadiah dari Pak Tile. 

Kembali ke Jakarta, kepingan emas itu dijual. Uang digunakan untuk mengontrak sebuah rumah yang lumayan mewah. Ikut bergabung dua teman cewek mereka. 

Selagi kedua cewek itu berbelanja, sedang Indro dan Kasino mengurus surat pindah di Pak RT, Doo sendirian  sibuk membersihkan rumah barunya. Mendadak datang seorang gadis kece mengaku bernama Merry. Dono mengiranya sebagai anak pemilik rumah yang hendak mengambil uang pembayaran. Tanpa periksa lagi ia menyerahkan check bernilai besar. 

Diluar dugaan kemudian telepon berdering. Dari seorang gadis yagn mengabarkan ia tak bisa datang.Dono kelabakan, jangan-jangan ia salah memberikan cek pada orang lain? Buru-buru ia pergi ke bank untuk mencegah Check dicarikan, Akibatnya Merry ditahan di satpam bank. Padahal perempuan yagn menelpon tadi bukan lain daripada si Meri, tukang cuci pakaian yang dipesan Indro, Demi menyadari kesalahan ini, indro mengajak Kasino menyusul ke Bank.  Mereka ingin membatalkan laporan Dono, Kesalahpahaman makin berlarut di bank. Padahal Merry memang benar-bnear putri pemilik rumah. Manajer bank Kebingungan. Ia memanggil satpam dan polisi untuk menjebloskan semua pengacau yang bikin huru hara di banknya ini kepenjara. 

Dono berbalik menyalahkan kedua kawannya. Dengan gaya playboy kelas teri, Dono berhasil memikat Merry. Tapi Indro dan Kasino diam-diam menghubungi gadis-gadis mantan pacar dono. Akibatnya ia dikeroyok ramai-ramai. 

Seperti biasa film banyolannya Warkop  ini digarap oleh Arizal yang telah mengarahkan lebih dari sepuluh filmnya mereka. Sebagai pasangan mereka ada tiga dara , Sally Marcellina, Fortunella, dan Kiki Fatmala. Ikut meramaikan Pak Tile, Fuad Alkhar, dan si gigi tonggos Diding Boneng. Ilustrasi musik ditata oleh Rezky Ichwan. 

Tayang di bioskop-bioskop Jakarta dan serentak dikota-kota besar lainnya mulai 18 Desember 1992, sebagai suguhan menyambut liburan akhir tahun. ~MF 168/135/TH IX 12-25 Desember 1992


Wednesday, July 1, 2026

"SUDAH PASTI TAHAN", TERTAWA BERSAMA WARKOP DKI


 "SUDAH PASTI TAHAN", TERTAWA BERSAMA WARKOP DKI (film lawas). Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro) memang hanya bermain dalam dua film saja per tahunnya. Satu untuk di edarkan menyambut hari Raya Lebaran, dan satunya lagi untuk menjelang Tahun Baru. Dengan peredaran hampir selalu pada event yang tepat ini. FIlm-film merekapun mendapatkan sambutan penonton santa memuaskan. Lagipula karena tempo yang terentang cukup panjang membuat penggemar mereka yagn sebagian besar terdiri dari kalangan anak-anak sempat merasa rindu untuk menonton film terbaru Warkop. 

"Rata-rata melampaui jumlah 300.000 penonton di Jakarta saja, " berbangga Ram Soraya, Produser PT. Soraya Intercine Films, yang mengontrak Warkop untuk jangka panjang. 

"Judul terbaru "SUDAH PASTI TAHAN" yang masih mengambil idiom dari film pertama mereka "Mana Tahan" kembali diarahkan Arizal (yang terbanyak menyutradarai Warkop) dengan tata musik riang gembira garapan Rizky Ichwan. 

Sebagai sutradara spesialis film komedi, Arizal sudah boleh dibilang pakar. Ketrampilannya tak diragukan lagi. Khususnya untuk mengatur laku jenaka Warkop dalam adegan-adegan kocak slapstick uber-uberan yang bertumpu pada kesalahpahaman, plus bumbu-bumbu penyegar penampilan sejumlah cewek seksi berbusana renang di pantai. 

Seperti biasa Warkop di dukung dua primadona langganan, Nurul Arifin, Sally Marcellina plus bomseks Yenni Farida, si cewek gembrot Illa Doth, Si tonggos Diding BOneng dimunculkan seabgai bencong bangkotan dan sebagai bulan-bulanan, Hengky Solaiman yang berperan seabgai produser konyol.

Dono, Kasino, Indro serta Kristine dan Linda, pindah ke rumah kost baru. Datang produser yang mengontrak mereka untuk rekaman. Bingung karena belum punya kursi tamu, Kasino buru-buru memesan satu sofa. 

Sofa datang, produser duduk. Eh, tukang sofa balik lagi bareng tetangga. Ternyata sofa itu harusnya dikirim kesebelah. Dono berusaha membujuk si tetangga. Sia-sia ia ngotot minta sofa dikirim kerumahnya sekarang juga. kalau tidak, ia akan teriak-teriak bikin heboh agar Dono semua malu dan Produser tahu. 

Muncul tetangga yang lain yang bersedia menyewakan sofanya. Kasino langsung setuju. Giliran Kristine dan Linda merayu Produser untuk berdiri. Diam-diam Dono bertiga mengganti sofa. Kristine dan Linda memegang kepala Produser agar tak menoleh selama penggantian ini. 

Setelah disilakan duduk lagi, Produser bingung melihat sofanya lain. Muncul tukang sofa yagn di pesan kasino, Indro menganjurkan diantar besok. Namun tukang sofa tak punya waktu lagi. Terpaksa Dono memberi isyarat pada Kristine dan Linda untuk bersandiwara lagi. 

Bukan main bingungnya Produser melihat sofa yang bisa bergonta ganti ini. Kontan Dono bertiga membuat tentang sofa ajaib yang berubah setiap beberapa menit. 

Cerita bergulir saat mereka diminta jadi juri Lomba Ratu pantai. Tiga cewek seksi yang menyambut di Hotel Pelabuhan Ratu, membuat Kristine dan Linda cemburuan. Dicari akal untuk mengagalkan Dono, Kasino dan Indro menjadi juri. 

Diajak mancing ke laut tapi motorboat cuma diisi bensin sedikit. Akibatnya terombang ambing ditengah laut sampai terdampar ke sebuah pulau kecil. 

Justru disini sedang berlangsung suting film dengan ketiga cewek seksi sebagai pemerannya. Malah pak Sutradara mengajak Dono, Kasino, Indro ikutan main. Karuan saja mau banget. Peran untuk mereka, merayu pemeran utama, seorang artis jelita. Dasar Dono, ia keliru mencolek banci tua bergigi tonggos. Karuan saja mereka diuber-uber si banci sampai tercebbur ke kolam semuanya. ~~ sumber MF 142/109/TH. VIII, 7 - 20 Des 1991

Wednesday, March 11, 2026

SAYA DULUAN DONG! Bila Dono Cs Jadi Pelayan Restoran


 SAYA DULUAN DONG! Bila Dono Cs Jadi Pelayan Restoran. Sudah menjadi tradisi kalau film-filmnya Warkop Dono Kasino Indro selalu memeriahkan Lebaran dan liburan akhir tahun. Begitupun untuk menyambut akhir tahun 1994 dan awal 1995, Warkop kembali menghibur masyarakat Jakarta lewat arahan Arizal. 

Dua primadona yang kembali di tampilkan, Dia Permatasari dan Gitty Srinita, sebelumnya sudah beberapa kali bermain bersama Warkop untuk produksi PT. Soraya Intercine Film. Diramaikan juga oleh Him Damsyik, Rara Aziz, Ike Rachmawati, Ingrid MP Kansil, dan belasan figuran seksi bahenol. 

Ceritanya, Kasino pacaran sama Yuli, anak seorang juragan restoran. Masakan yang disuguhkan memang oke, hingga pengunjungnya pun selalu ramai. Hal ini membuat sirik Pak Soleh, pemilik restoran sebelah. Maka Pak Soleh mengatur siasat licik. Ia memasukkan tikus-tikus kecil putih ke restoran agar para tamu kabur dari restoran. Masih belum puas, Pak Soleh melapor ke Dinas Kesehatan, bahwa restoran ayah Yuli sangat jorok dan tidak sehat. 

Yuli minta bantuan pada Kasino bertiga untuk menghadapi siasat licik Pak Soleh. Apalagi bakal ada peninjauan langsung dari pejabat Pemda dan wartawan. Tanpa pikir panjang lagi, Kasino, Dono dan Indro bersedia menyamar jadi pelayan restoran. 

Ternyata petugas Pemda juga menyamar sebagai tamu biasa. Pak Soleh yang sengaja bikin onar, juga berpura-pura menjadi tamu. Begitu masakan pesanannya di sajikan, kontan ia ribut, ada kecoa di mangkoknya. Tak kekurangan akal, Kasino berdalih, :Ini bukan kecoa, melainkan jamur, lihat nih, saya makan, " demi pacar, Kasino tak ragu memasukkan kecoa itu ke mulutnya. 

Karuan Pak Soleh mendelik, intriknya gagal, sebaliknya Kasino lari ke dapur untuk muntah-muntah. 

Pak Soleh terus bikin ulah untuk menarik perhatian petugas dan wartawan. Dari eternit berjatuhan tikus putih. Untung Dono dan Indro lihai menyambut tikus-tikus itu dengan mangkok. Betapapun akhirnya kelicikan Pak Soleh terbongkar juga. Bukan saja siasatnya tak berhasil malah ia yang diborgol polisi. Semua ini tak lepas dari jasa Kasino dan kawan-kawan. Saking senangnya, ayah Yuli memberi izin putrinya bertamasya ke pantai dengan trio bujang lapuk itu. 

Hura hura di pantai yang mengumbar senam belasan cewek berbikini dipadu kekonyolan tingkah Dono, Kasino dan Indro. 

Produksi : PT. Soraya Intercine Film

Produser : Ram Soraya

Sutradara : Arizal


Thursday, January 29, 2026

C.H.I.P.S (Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial)

 


C.H.I.P.S (Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial)/Crash Auxiliary Program for Handling Social Programs. 

Tema/Theme : KOmedy/Comedy

PRoduksi/Production Company : PT. Nugraha Mas Film

Produser/Producer : Haryadi Susanto

Sutradara/Director : Iksan Lahardi

Cerita/Story : Warkop Prambors

Skenario/Scenario Writer : Deddy Armand

Sinefotografi/Photography : Irwan Tahyar

Suntingan/Editor  : Muryadi

Artistik/Art Director : Andi Ahmad

Pemain/Starring : Indro, Dono, Kasino, dll


Dono, Indro dan Kasino keluar dari Kantor Chips seperti biasa Patroli ke Jalan Raya Ibukota. Keadaan yang menjadi persoalan adalah bertugas untuk mengatasi masalah yang rumit dalam kenegatifan sosial. Itulah yang sering terjadi di tengah gejolak kehidupan masyarakan kota besar. Dono, Indro dan Kasino yang berpakaian Dinas Chips itu bersama rekan-rekannya yang lain disponsori oleh seorang Boss yang bernama Oom Juned. 

Oom Juned telah banyak memberikan fasilitas utama dalam segala keperluan yang dibutuhkan organisasi pengaman sosial ini, namun rupanya memang sudah kebiasaan ketiga tokoh tersebut, nasib sial selalu saja menimpa kejadian sehari-hari dalam tugas. Sepeda motor yang dipakai selalu saja berantakan menabrak comberan, tiang, pantat truk tanky dan lain-lain. 

Terkadang sepeda motor itu sendiri yang menabrak mereka hingga babak belur bila motor itu terkadang jalan sendiri. Masalah lain pun merupakan pemikiran juga diantara Dono, Indro dan Kasino. 

Akhirnya mereka memasukkan rekannya wanita cantik Lita dan Wadan Deece, untuk menjadi anggota Chips. Tugas pun dimulai seperti sedia kala. Terjadi saling rebutan terhadap Lita , Decee hanya mengejek dengan sinis, baginya kehidupan wadamlah yang lebih mengasyikan. Karena asyiknya kesemua Chips itu, ponakan Tante, si Tommy yang nakal tak mampu diamankan, gadis yagn kehilangan kucing tak kuasa diselesaikan, akhirnya terpergok dengan Boss mereka oom Joned lagi main pacaran dengan seorang cewek di kebun binatang. Kasino melihat kejadian itu semua tapi dirahasiakan terhadap Indro dan Dono.

Hingga Indro dan Dono jadi heran bila tiap hari Kasiono selalu mendapat uang dari Oom Joned untuk menutup rahasia pribadinya. kata Jangkrik Boss menjadi  "Kunci".

Suatu hari Kasino dengan Decee lagi tugas di jalan Raya, di kibulin Indro dan Dono memberitahukan pada Boss agar Kasino diperintahkan mengatasi orang yang mau melahirkan. Kasino salah berhenti di rambu jalan raya yang terlarang, ia di kejar polisi, di ejek oleh Indro dan Dono, tapi Indro dan Dono menabrak tiang lampu jalan hingga motor berantakan. 

Polisi datang, mereka semua akhirnya lari menaiki truk mini yang sedang dari belakang. Dono, Indro dan kasino rupanya tiada sadar. Truk mini membawa mereka akhirnya ke kantor polisi. 

Organisasi Chips pun dibubarkan Oom Juned. Karena Bubar, Dono, Indro dan Kasino iseng-iseng kerumah Lita yang ulang tahun. Disana Lita bukan berulangtahun, tapi sedang mengadakan pesta perkawinan dengan Oom Juned. Jadilah Dono, Indro dan Kasino jadi bengong tak karuan. Ketiganya nampak stop motion dalam gambar film. ~ sumber buku FFI 83


Friday, September 5, 2025

WARKOP DKI : SALAH MASUK

 


Trio Warkop DKI , Dono, Kasino, Indro mendapat tawaran pembuatan film Iklan Bir. Setelah di sepakati, Dono bertindak sebagai sutradara, Sedangkan Indro menjadi juru Kamea dan kasino juru make up. Ketiganya menjadi panik dan bingung mencari pemai pemeran utama. Ditambah waktunya semakin sempit. Tidak ada jalan keluar, Indro menawarkan tetangganya bernama Yuli (Tarida Gloria) gendut da tak bisa berakting. 

Segera mereka mengumpulkan karyawan dan membangun set di rumah kontrakan. Pacar Kasino, Nella (Fortunella) dan Pacar Indro , Kiki (Gitty Srinita) mendapat tugas menjadi pimpinan unit merangkap pembantu umum. 

Semua karyawan jengkel terhadap yuli lantaran aktingnya tidak pernah bagus dan selalu ngotot kala di kasih tahu. Tak mau diatur bahkan ingin mengatur. Repotnya, Yuli tidak bisa di ganti pemain lain karena sudah di shoot cukup banyak. 

Pada pengambilan adegan terakhir, Dono, Indro dan Kasino sepakat memberikan delapan gelas bir beneran agar Yuli teler, dengan harapan akting Yuli bisa bagus. Yuli akhirnya teler matanya merah. Begitu shooting akan di mulai Yuli langsung menari-nari dan berteriak, mengejar Dono. Dono kabur, Yuli terus mengejarnya. Doo dibanting, Kasino di cekik, Indro di tonjok. Semua karyawan yang terlibat melarikan diri, sementara set yang di bangun, hancur berantakan. 

Setelah sadar trio DKI kembali bingung melihat suasana rumah yang berantakan.  Mereka takut menghadapi produser. Akhirnya Dono, Kasino, Indro meminta maaf atas kerja mereka yang kacau balau. Tetapi anehnya sang produser malah memuji bahkan mereka dapat tawaran lagi untuk menggarap iklan lain. Dan bintang iklannya harus Yuli. 

Mendengar tawara ini, Dono, Kasino dan Indro terbengong bengong saling memandang.....



Thursday, November 21, 2024

DIDING "BONENG" ABIDIN , BERMODAL GIGI TONGGOS


 Kalau Pak Tile dikenal sebagai "macan Ompong" karena giginya sudah tanggal, sebaliknya Diding Zainal Abidin atau lebih di kenal dengan Diding Boneng memiliki gigi tonggos, menongol ke depan. 

Pada film Giliran saya mana, Sosok Diding di kenal sebagai  sosok yang materialistis ingin mengawinkan putrinya, Ida Iasha dengan anak Milyarder Him Damsyik. Begitu Damsyik datang berkunjung bersama putranya , Kontan Ida minggat bersama Ray Sahetapy. 

Kalau dalam film Giliran Saya Mana, Diding cuma kebagian peran satu dua adegan di bawah arahan sutradara Yazman Yazid. berikutnya di film Kanan Kiri OK perannya ditingkatkan jadi usahawan besar Tony Molotov yang ingin berkencan dengan Nurul Arifin!, Kata Diding. 

Bercerita tentang adegan ranjang dalam film, Diding juga punya pengalaman beradegan 'dipan' dengan Marissa Haque di film Matahari-matahari arahan Arifin C Noer, dimana Marissa berperan sebagai Iyom perempuan bisu yang menghuni gubuk kumuh kaum gembel, "saya sendiri kebagian peran sebagai seorang gembel anak buah WD Mochtar. Adegannya, Iyom sedang tertidur kelelahan di dipannya. Betisnya terbuka. Saya muncul, Meneguk air liur sendiri. Mendekat, mengelus betis Iyom. Mendadak iyom tergugah kaget. Kakinya menendang saya sampai saya jatuh terjerembah dari dipan. Lampu teplok ikut jatuh. Minyaknya menyebar dan terjadilah kebakaran!".

Pemain gigi tonggos sudah menjadi trademark Diding. Tapi  ia juga mengakui ada yang lebih populer seperti misalnya superstar lenong Haji Bokir, atau Dono Warkop yang sampai dijuluki "Bemo" karena giginya. 

Diding boneng merupakan aktor yang sudah terjun sejak tahun 1980 lewat film Tiga Dara mencari cinta sebagai makelar mobil rekanan Pong Harjatmo. Sedangkan di dunia teater, Diding main sejak masih sekolah. Menempuh pendidikan di Akademi Ilmu Pelayaran, tapi Diding kemudian malah mendirikan sanggar teater "Pelangi" yang menjadi juara Teater se DKI pada tahun 1986 pada pementasan di Taman Ismail Marzuki dengan judul "Pengantin Trotoar". 

Pada serial Rumah Masa Depan yang tayang di TVRI ia berperan sebagai "Pak Boneng", perampok yang insyaf. Dari sinilah nama Diding dengan embel embel Boneng mulai di kenal. Nama Diding kian berkibar ketika ikut bermain di film Warkop DKI. Sebut saja judul-judul yang pernah dibintangi seperti Kemudian, namanya semakin melambung sejak ia bermain dalam beberapa film bersama grup lawak Warkop DKI, yang membuat ia dikenal dengan nama Diding Boneng. Film-film tersebut adalah Godain Kita Dong (1989), Lupa Aturan Main (1990), Mana Bisa Tahan (1990), Bebas Aturan Main (1991), Bisa Naik Bisa Turun (1991), Sudah Pasti Tahan (1991), Masuk Kena Keluar Kena (1992), Bagi-Bagi Dong (1993), dan Pencet Sana Pencet Sini (1994).


Sumber : Majalah Film, Wikipedia 

Friday, September 15, 2023

WARKOP DKI DALAM FILM CHIPS

 


JUDUL FILM        : CHIPS (WARKOP DKI)

SUTRADARA       : IKSAN LAHARDI

PRODUCER         : HARYADI SISWANTO, PANGGABEAN

PRODUKSI          

TAHUN PROD    : 1982

JENIS                     : FILM KOMEDI

PEMAIN               : DONO, KASINO, INDRO, SHERLY MALINTON, TETTY LIZ INDRIATI, ALICIA JOHAR, CHINTAMI ATMANEGARA, M PANDJI ANOM

 

SINOPSIS :

Chips merupakan film Komedi yang memplesetkan film seri yang pernah sukses di Indonesai dengan bintang utama Eric Estrada.  Kekonyolan yang dilakukan oleh Dono, Kasino dan Indro sebagai tokoh sentral memang menjadi daya tarik tersendiri bagi film ini. Adegan pembuka, Kasino yang merupakan anggota Chips (Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial) dengan seragam yang gagah dan motor yang keren, menolong seorang anak yang bolanya jatuh kesungai. Alih-alih ingin menolong, justru Kasino yang jatuh ke sungai. Sedangkan Indro meski menjadi anggota Chips akan tetapi ia juga di kerjai oleh anak-anak dengan bola. Indro anggota ketiga warkop DKI yang paling sering sial dengan masalah wanita, kali ini juga dengan mengendarai mobil Chipsnya tergiur oleh wanita yang sedang menunggu bus kearah blok M. Akhirnya Dono mengajak bersama kearah Blok M. Tapi dasar Dono tentu saja kekonyolan pun dilakukan, ketika sedang asyik ngobrol dengan cewek seksi, ia tidak sadar menabrak mobil Derek, dan terbawa ke sebuah pembuangan tempat rongsokan.

Indro yang disewa untuk menangani kenakalan seorang anak bernama Tommy akhirnya datang kerumah untuk mengatasi kenakalan-kenakalan yagn dilakukan. Akan tetapi Indro tidak dapat mengatasinya karena Tomy malah balik mengerjai Indro, Indropun dibuat tidak berkutik. Sementara Itu akhirnya Kasino datang untuk membantu Indro, akan tetapi yang terjadi justru bukan Kasino membantu, akan tetapi ikut dikerjai oleh Tommy. Dony yang biasanya sulit dalam masalah wanita, kali ini mendekati rekannya sesame Chips (Sherly Marlinton). Ketika sedang asyik berpelukan, tanpa disadari mobil yang sedang berhenti jalan sendiri dan masuk kesungai, akhirnya Dono pun harus berbasah-basahan.

Tiba-tiba intercom Kasino dan Indro memanggil untuk meminta tolong menangkap kucingnya yang hilang di kebun binatang. Setelah berbagi tugas akhirnya Kasinolah yang ditugaskan untuk menolong wanita tersebut. Ketika sedang mencari kucing yang hilang bersama wanita pemiliknya, Kasino memergoki bosnya yang sedang mojok dibawah pohon dengan seorang wanita yang ditutupi dengan Koran karena takut ketahuan.  Dengan alas an mencari Jangkrik akhirnya bos tersebut bilang pada Kasino untuk tidak mengatakan pada siapapun. Kasino pun diberi uang. Kata-kata “jangkrik” tersebut akhirnya digunakan oleh Kasino sebagai kata-kata untuk dapat mendapatkan uang dari bosnya.  Mengetahui Kasino selalu mendapatkan uang 5 ribu dengan mengatakan “Jangkrik” pada bosnya, akhirnya Indro dan Dono pun ikut-ikutan Kasino dengan berkata Jangkrik agar dapat meraih uang seperti Kasino ketika bertemu bosnya. Akan tetapi bukannya uang yang didapat, apeslah yang diperoleh oleh Indro dan Dono.

Dono, Kasino dan Indro hingga akhir film terus memberikan tontonan dengan kekonyolan-kekonyolan khas Warkop DKI.

*****

Film Warkop DKI meski sudah lama sekali akan tetapi hingga sekarang film ini masih layak untuk ditonton. Karena selain Dono Kasino dan Indro, tidak ada lagi film-film komedi yang diproduksi dengan memasangkan bintang yang sama sebagai ikon komedi untuk saat ini.