Showing posts with label Babby Zelvia. Show all posts
Showing posts with label Babby Zelvia. Show all posts

Sunday, January 4, 2026

FILM PACAR KEDUA

 


Pada tahun 1986 pernah ada film berjudul "Pacar Pertama" arahan Sam Sarumpaet dengan pemain pemain Dewi Yull dan Ikang Fawzi. Tapi "Pacar Kedua" ini sama sekali tak ada hubungannya dengan film tersebut. Bahkan semula direncanakan berjudul "Malam Panas, Malam Dingin", tapi kemudian karena berbagai perhitungan dari produser PT. Parkit Film diganti. Padahal sebenarnya lebih pas kalau di beri judul "Selamat Tidur , Selamat Bobo", yang memang jadi theme song yang dinyanyikan sendiri oleh pemeran utamanya, Itang Yunasz. Sejak awal pembuka sampai akhir film, sebanyak empat kali lagu ini di tembangkan. 

Bagi Itang, ini memang untuk pertama kalinya menjadi pemeran utama, Dalam debutnya di "Namaku Joe", malah kebagian peran antagonis. Begitu pula pemeran utama wanita, Baby Zelvia, yang sebelumnya cuma kebagian peran tambahan dalam "Kanan Kiri OK".

Judul terasa kurang tepat, karena memang sama sekali tak ada "pacar kedua", yang ada justru pacar pertama yang begitu setia, meskipun kekasihnya telah menjadi isteri orang. 

Film ini bercerita tentang Andi, insinyur pertanian muda, berpacaran dengan Mia. Hubungan mereka di putuskan oleh ayah Mia, Pak Lesmana yang gila judi. Pak Lesmana telah menerima lamaran Iskandar, lawan judinya. Pak Lesmana yang sudah hilap merebut perhiasan isterinya. Malang, Bu Lesmana terjatuh. Kepalanya terbentur keras sampai tewas. Akibatnya Pak Lesmana harus menebusdosa di penjara. 

Perkawinan Mia dengan Iskandar tak berbahagia. Untuk menghibur diri, Mia mengurus peternakan ayam warisan ayahnya. Indra, mandor peternakan menaruh hati, tapi tak pernah di ladeni Mia. 

Pertemuan kembali dengan Andy, mengobarkan cinta lama Mia. Andy masih tetap membujang. Tapi hubungan ANdy dengan Mia difitnah oleh Indra. Dengan memperalat Pak Harja yang berambisi menjadi kepala Desa baru. Andy dan Mia di gerebek. Pasangan ini ditelanjagi dan diarak bugil keliling kampung. 

Pada saat yang sama, Iskandar tewas di bunh di tempat perjudian. Dalam siraman hujan, polisi datang membubarkan kerusuhan di kampung. Pada saat yang sama, Iskandar tewas di bunuh di tempat perjudian. Dalam siraman hujan, polisi datang membubarkan kerusuhan di kampung. Kecurangan Pak Harja di bongkar oleh isterinya sendiri. Si tukang fitnah Indra di keroyok orang kampung. Bagaimana dengan Mia? Perempuan ini berpelukan dengan Andy. 

Tokoh suami kejam dan penjudi pernah di bawakan oleh Kusno Soedjarwadi yang berperan sebagai suami Marini dalam film "Cinta"nya Wim Umboh. Sedikit banyak karakter tokoh Iskandar yagn di perankan oleh Rudy Salam, rada-rada mirip. Malah disini sutradara Yopi Burnama menambahi sekilas masa kecil Iskandar, pernah menyaksikan ayahnya ditikam ibunya, akibatnya ia menjadi trauma, membenci setiap wanita. Tokoh akhirnya ia sendiri harus tewas ditikam perempuan juga. 

Tokoh penjudi lainnya, Pak Lesmana di bawakan dengan over acting oleh Yoseano Waas. Adegan merebut perhiasan isterinya, salah-salah malah membuat penonton tertawa. 

Tapi di balik kisah cinta Andy dan Mia, terselip juga intrik politik perebutan kekuasaan di desa tersebut. Piet Burnama berperan sebagai tokoh munafik, Pak Harja yang mengincar kedudukan Kades dengan menghalalkan segala cara. Didukung oleh Fakhri Amrullah sebagai tangan kanannya. 

Adegan arak-arakan bugil jelas terasa kelewat dipaksakan demi untuk memburu komersial. Mengingatkan  pada adegan penggundulan rambut Yati Octavia dalam film Rahasia Perkawinan. 

Sebagai pemeran utama, Babby Zelvia masih belum memberikan greget padahal peluang suah terbuka untuknya. Profil wajahnya terkesan kaku dan dingin. Begitu pula halnya dengan Itang yang lebih sering loyo, frustasi tanpa semangat. Apakah pemuda berpenampilan klemar klemer begini yang bakal dijadikan idola remaja? seharusnya tokoh Andy disuntik dengan serum kejantanan barang beberapa cc agar tampil lebih meyakinkan sebagai lelaki.


~MF 094/62/Tahun VI, 3 - 16 Februari 1990