Showing posts with label Si Kabayan mencari Jodoh. Show all posts
Showing posts with label Si Kabayan mencari Jodoh. Show all posts

Sunday, September 20, 2026

SI KABAYAN MENCARI JODOH , KABAYAN JADI KONGLOMERAT KEVLIN


SI KABAYAN MENCARI JODOH , KABAYAN JADI KONGLOMERAT KEVLIN (Film Lawas). Untuk kelima kalinya Pemda Jabar dan PT. Kharisma Jabar Film memproduksi si Kabayan. Sebelumnya Si Kabayan Saba Kota, Si Kabayan dan Gadis Kota, Si Kabayan dan Anak Jin, Si Kabayan Saba Metropolitan.

Tokoh Kabayan dan Abah mertuanya tetap diperani oleh DIdi Petet dan Rachmat Hidayat. Empat Film diarahkan maman Firmansyah (Kecuali yang ketiga oleh Henky Solaiman). 

Yang unik tokoh Nyi Iteung terus berganti-ganti. Untuk yang pertama dan kedua oleh Paramitha Rusady. Lalu ketiga dan keempat oleh Nike Ardilla, dan kini digantikan lagi oleh Desy Ratnasari. Ikut mendukung Nurul Arifin (Sebagai penyanyi Nora Nori) dan Sena A Utoyo (Joni Kemod). 

Perihal cerita-skenario yang selalu ditulis Eddy D Iskandar tak pernah beranjak dari film pertama, malah boleh dibilang cuma dibolak balik saja. Tak pernah ada ide untuk melanjutkan kisah si Kabayan sampai misalnya ia jadi petani sukses atau Nyi Iteung puny aanak. Selalu balik lagi kisah semasa Kabayan masih bujang dan mengejar cinta Nyi Iteung hingga bentrok dengan Abah yang sangat membencinya. 

Bagi yang bukan orang Sunda, mungkin masih bisa tertawa mendengar Abah memaki Kabayan "Si Borokokok, si Bedegul,". Tapi kalau dialog bahasa Sunda berkepanjangan,  ya rasanya yang memahami cuma kalangan masyarakatnya sendiri saja. 

Begitu sebalnya Abah pada Kabayan, hingga ia membaya Nyi Iteung ke kota. Si Kabayanpun meninggalkan lembur (kampung) untuk menyusul kekasihnya. Sampai ke kota ditampung sobat lama, Joni Kemod. Bertemu penyanyi Nora Nori, Kabayanditawari jadi bodyguard yang petantang petenteng menjaga dibawah panggung. 

Baik Abah maupun Nyi Iteung, mirip boneka hidup saja percaya penuh, bahwa Kevlin bukan Kabayan. Abah mendesak puterinya untuk berpacaran dengan Kevlin. Semula Nyi Iteung ogah, baru demi melihat bendo, pisau khas milik Kabayan, ia sadar Kevlin cuma penyamaran Kabayan. 

Kelucuan ala Mrs Doubtfire terjadi ketika Abah berpidato sebagai warga teladan, justru Kabayan dan Kevlin bergantian muncul mengganggu. Pulang ke lembur, lamaran Kevlin di terima abah. Berpura-pura telah me-munding-kan Kabayan, Kevlin ganti pakaian parlente dengan busana Sunda Khas Kabayan. Abah ternganga. Ditambah pengakuan Joni Kemod, cepat abah mengejar Kabayan yang lagi berduaan dengan Nyi Iteung. Kedok Kevlin di bongkar. Tak apa-apa pokoknya, "Hidup Persib"! seru Kabayan sambil mengepalkan tinju.