Showing posts with label santet II. Show all posts
Showing posts with label santet II. Show all posts

Sunday, February 22, 2026

WANITA HARIMAU,

 


WANITA HARIMAU, Mencari alternatif lain. (Berita lawas). Setelah penarikan dari peredaran 2 judul film produksi PT. Soraya Intercine Films, "Pembalasan Ratu Laut Selatan" dan "Akibat Terlalu Genit" kini perusahaan tersebut memproduksi "Wanita Harimau" yang merupakan seri ke II dari film "Santet" terdahulu yang berjudul Ilmu Pelebur Nyawa. Sutradara Sisworo Gautama Putra kali ini didukung oleh pemain-pemain Suzanna, Rina Hassim, Jeffy Daniel, Doddy sukma, Bokir, Nasir, Rina Ribut Rawit. 

"Dalam film ini saya lebih menonjolkan adegan-adegan trik dan komedi supaya menarik, karena saya dan Ram Soraya produser Soraya Film sepakat menghindari adegan-adegan seks, agar kasus "Pembalasan Ratu Laut Selatan" dan "Akibat Terlalu Genit" tidak terulang lagi, " kata Ssworo ditengah-tengah kesibukan suting film ini. 

Suting film ini di perkirakan selesai dalam waktu 40 hari, dengan mengambil lokasi di Bumi Perkemahan Pramuka Ragunan, Kebon Binatang Ragunan, Lereng Gunung Kapur desa Kelapa Nunggal Jawa Barat, serta lapangan terbang Pondok Cabe untuk adegan Helikopter. 

Berbagai atraksi trik/effek yang ikut membumbui film ini adalah Suzanna dengan badan Harimau, Rina Hassim tertangan harimau menggoda dan emaksa Suzanna untuk memiliki ilmu siluman "Manusia Harimau" dan badannya menyusup dalam jasad Suzanna yang dilaksanakan dengan ffek glassshot, Harimau tiruan yang bisa menyemburkan bola api dari kedua matanya, dan lain-lain. Disamping suting harimau benera yang cukup sulit pula. Untuk membuat atraksi dengan harimau beneran ini, dibutuhkan pemancing yaitu beberapa ekor ayam, effek fotografi seperti pemakaian star filter, slow dan fast speed, dan lain-lain.

Diantaranya adalah Bokir mimpi jadi Tarzan bercumbu dengan manusia harimau Suzanna, naik gajah, bergelayutan di akar pohon, kemudian naik helikopter, bernyanyi dan menari di sebuah taman dengan iringan musik , berjoget dangdut dengan Rina Ribut Rawit Srimulat ditengah-tengah ratusan massa yang diiringi show musik kasidah Nasida Ria, tiba-tiba istri bokir menyusul hingga terjadi keributan komedi. 

Dalam suatu kesempatan lain, sisworo mengatakan pula, bahwa biaya seluruh pembuatan film ini diperkirakan menghabiskan Rp. 350 juta. Dalam mengerjakan film ini, Sisworo dibantu oleh Naryono Prayitno sebagai penulis skenario dan asisten sutradara, Soebakti penata fotografi, Nahali penata artistik, editor Moeryadi, dan pimpinan produksi H. Soemarsono.