Saturday, July 18, 2026

KEMBALI LAGI, "KEMBALINYA KIPRAH SANDY SUWARDI HASSAN


 KEMBALI LAGI, "KEMBALINYA KIPRAH SANDY SUWARDI HASSAN (Film lawas). Kemesraan antara Johan dengan Yohana mendapat hambatan dari orangtua masing-masing. Ibu Johan yang sudah lama menjanda, pernah salah sangka karena memergoki Yohana keluar dari kamar mandi, sedangkan Johan baru berganti celana di depan cermin. Timbul pikirannya kalau mereka baru saja berbuat diluar batas. 

Lebih ekstrim lagi, sikap ayah Yohana , Bos impresario ini menuduh Johan yang pengangguran cuma ingin mendompleng ketenaran Yohana sebagai biduanita. Dengan kasar JOhan diusir keluar. 

Tokoh ayah ini memang kerjanya hampir selalu marah-marah sepanjang film. Ia juga telah mengusir abang Yohana, Ferry. Sekarang Yohana memutuskan untuk pergi dan tinggal bersama sang abang yang merupakan sahabat Johan. 

Malang, di perjalanan Yohana di culik berandalan Benny dan kawan-kawannya. Dibius, dibawa ke hotel dan diperkosa. Peristiwa ini membuat Yohana hamil. 

Pengakuan kekasihnya membuah Johan galau. Terjadi kecelakaan, Yohana terlempar keluar dari jip open kap. Jiwanya tak tertolong lagi, meskipun bayinya berhasil diselamatkan. 

Johan menyerahkan si bayi pada ibunya. Ia sendiri bersama dua sahabatnya, Ferry dan Yuke diterima menjadi ABRI. Sempat terjadi perkelahian dengan Benny bertiga yagn mengacau di bar. Benny dan kawan-kawannya diringkus polisi, dijebloskan ke penjara. 

Sebagai prajurit-prajurit Siliwangi, JOhan, Ferry dan Yuke dikirim ke Timor Timur. Dengan berbagai cara mereka memupuk persahabatan dengan penduduk provinsi bungsu yang baru berintegrasi ini. Johan menemukan bocah Rico di pegunungan. Bocah yatim piatu ini dijadikan anak angkatnya. 

Dalam pada itu, putri Yohana tumbuh menjadi Yosiana, gadis cilik yang pintar menyanyi. Berbarengan dengan kepopulerannya, muncul ancaman bahaya, karena Benny Cs keluar dari penjara. Mereka menculik Yosiana dan menuntut uang tebusan besar pada neneknya. Namun dengan kecerdikannya, Yosiana bisa meloloskan diri. Sarang penculik di gerebek polisi dan masyarakat. 

TImor Timur bergolak lagi oleh pemberontakan kaum ekstremis, Johan gugur dalam tugas, Ferry mengantar Rico, sesuai amanat sahabatnya, ke ibu Johan di Jakarta. Klimaksnya Rico dan Yosiana berduet menyanyi di panggung, disaksikan ibu Johan dan juga Ayah Ibu Yohana yagn merupakan kakek nenek Yosiana. 

Melodrama berlarut-larut ini di hiasi sejumlah lagu yang dinyanyikan para pemainnya. Maklumlah pasangan Johan-Yohana diperankan Rano Karno-Nike Ardilla. Di dukung oleh rocker Sigit Subangun sebagai Ferry, abang dari Yohana dan pemusik Yuke Sumeri sebagai Yuke , sahabat Johan. 

Ikut membantu Robert Syarief dan Dien Novita sebagai ayah dan ibu Yohana, Ade Irawan sebagai ibu Johan, Henky Solaiman (promotor musik yang kebingungan serta dua bintang cilik Fitri Cintania (Yosiana) dan Faiz Zaenudin (Rico). 

Produser sekaligus sutradaranya, Sandy Suwardi Hassan, setelah sekian lama absen dari dunia film. Pada era 70an ia cukup populer sebagai aktor keras-kasar, kemudian menyutradarai juga film  melodrama sukses Ratapan Anak Tiri. 

Gaya pengarahannya memang termasuk old-crack, namun ia memasukkan cara baru saat menggelar credit title. Kalau lazimnya penonton membaca nama para pemain yang tercantum di layar, Sandy justru tak menulisnya sama sekali melainkan menyuarakan nama demi nama pendukung filmnya. 

Kelemahan yang menonjol bertumpu pada skenario (padahal di tulis bertrio oleh Sandy dengan H. Alim Bachtiar, yang cukup banyak menulis skenario serta astrada David R Manan). 

Bertambah lagi perwatakan para tokoh yang tak ubahnya boneka-boneka kayu yang digerakan sekehendak hati si dalang. Kendati begitu, tetap harus dihargai semagnat Sandy untuk berkiprah lagi di dunia film yang justru tengah dilanda kelesuan. ~MF 190/156/TH X, 9 - 22 Oktober 1993


No comments:

Post a Comment