Showing posts with label Sinetron RCTI. Show all posts
Showing posts with label Sinetron RCTI. Show all posts

Thursday, July 9, 2026

NYAI DASIMA, SINETRON UNTUK SAMBUT ULTAH JAKARTA


 NYAI DASIMA, SINETRON UNTUK SAMBUT ULTAH JAKARTA (berita lawas). Nyai Dasima, nama seorang pembantu yang sangat cantik di era awal abad 19. Kisahnya jadi legenda. Bahkan, Ridwan Saidi berani membenarkan bahwa Nyai Dasima memang pernah ada. Itu masalah Nyai Dasima, buku-buku sejarah dan surat-surat kabar terbitan awal abad 19. 

Nyai Dasima berselingkuh dengan majikanny, Edward Williams, hingga melahirkan anak perempuan, Nancy. Muncul seorang pria pribumi, Samiun, menyadarkan Dasima bahwa tinggal seruma dengan laki-laki yang bukan suami resminya tidak baik. Dasima hanya sebagai gundik. Samiun mencoba membangkitkan rasa kebangsaan Dasima untuk menentang Edward Williams. Tapi kemudian  Dasima jadi isteri kedua Samiun. 

Nyai Dasima dibintangi aktor gaek Robby Sugara, Moudy Wilhelmina, Gusti Randa, Dana Christina, Robert Syarief, Cut Keke dan lain-lain. Ali Shahab sutradara merangkap produser sinetron yang bersetting awal abad 19 antara tahun 1813 hingga 1914 ini, mengatakan untuk membangun setting Tjoeroeg dan menghidupkan kembali suasana rumah Edward Williams dan Pierre Bonnet, menghabiskan iasa lebih 400 juta. Dekornya diciptakan berdasarkan data yang di reproduksi kembali. 

Nilai sejarah yang terkandung dalam cerita Nyai Dasima , juga diperkuat dengan adanya berita disalah satu surat kabar terbitan tahun 1914.

Nyai Dasima ditayangkan setiap Sabtu, pukul 1019.30 WIB sebanyak 12 episode, durasi 60 menit. Kata Edward Depari, Nyai Dasima memang dipersiapkan untuk menempati Prime Time. "Itu makanya kami agak sulit menayangkan sinetron ini. Kami menunggu waktu yang tepat. Nah sekarang tepat waktu, karean sinetron Nyai Dasima ini juga kami persiapkan khusus untuk menyambut ulang tahun Jakarta ke 469, ini bentuk partisipasi RCTI, " kata Edward Depari. ~sumber MF No. 263/229/XII/13-26 Juli 1996


Wednesday, June 10, 2026

SINETRON : ANGIN TAK DAPAT MEMBACA, INTRIK LICIK PENIPU TAMPAN


 SINETRON : ANGIN TAK DAPAT MEMBACA, INTRIK LICIK PENIPU TAMPAN (sinetron lawas). Tidak banyak wanita yang berprofesi sebagai sutradara dalam perfilman nasional. Seelah mendiang Sofia W.D. , tercatat ada Ida Farida dan akhirnya ada Melanie Umbara (Adik mendiang sutradara Danu Umbara). Sinetron panjang ANGIN TAK DAPAT MEMBACA merupakan karya debutnya, bekerjasama dengan sineas India, Sharad Sharan. 

Bintang utamanya pendatang baru, Eksanti. Dipertemukan dengan Deddy Rizaldi, Adam Jordan dan Gitty Srinita. Serial sepanjang 26 episodeini sudah direncanakan produser Raam Punjabi dari Multivision Plus untuk diperpanjang menjadi 65 episode dengan masa tayang 30 menit perjilid, ditayangkan setiap Kamis malam, pukul 19.30 WIB. 

Cerita berkisar di kehidupan kalangan atas, dengan gelimang kemewahan mulai dari berkuda, mobil limusin, sampai ke pesawat helikopter dan intrik-intrik bisnis yang berbelit. 

Tokoh utama, Lennie, karena kegemarannya berkuda, dihadiahi sebuah peternakan kuda oleh ayahnya, Pak Nata, konglomerat properti. Padahal Pak Nata tengah mengalami kesulitan bisnis. Maka ia ingin menjodohkan Lennie dengan Roy, putra mendiang milyarder Bratakusumah. 

Sesungguhnya, sejak kecil memang Lennie telah bersahabat dengan Roy, hingga memandangnya sebagai abang saja. Beda halnya dengan Roy yang sepenuh hati mencintainya. Disamping itu, Roy terus diganggu dua sepupunya , Hengky dan Herman, yang menuntut pembagian warisan. Roy menolak, karena memang ialah pewaris tunggul. Dibantu orang-orang kepercayaannya, Lukman, Gunawan dan Alex Pratama, perusahaan dikembangkan terus oleh Roy. 

Mungul Leo Hadinoto, tokoh licin berwajah tampan yang mengincar wanita-wanita kaya. Dengan kelihaiannya, Leo bisa menarik perhatian Lennie. Apalagi ia menolong Lennie dari kecelakaan saat berkuda, padahal Leo sendiri yang mengatur peristiwa tersebut. Pak Nata merasa sngat berterimakasih pada Leo. 

Tak terlalu sulit bagi Leo untuk mendapatkan cinta Lennie. Tapi ia malah menganjurkan Lennie menikah dengan Roy. Dibalik anjuran tersebut tersimpan muslihat untuk mnecelakai Roy dan merebut perusahaannya. 

Bahaya mulai mengancam Roy. Termasuk dari Hengky yang memperalat Lukman. Sementara Herman malah menyewa pembu nuh bayaran. Beruntung bom yang di pasang di mobil Roy diketahui oleh wartawan David yang tengah membayangi Leo. David mencurigai Leo sebagai penyamaran Bramantio yang buron setelah membunuh istrinya sendiri. Saksi pembunuhan itu adalah Bobby, anak Bramantio  yang masih kecil. Bocah ini hidup terlunta-lunta sampai diasuh oleh penjahat. 

Lika liku peristiwa serta banyaknya tokoh yang terilibat menjadi sinetron yang alur ceritanya bergaya drama India ini, mengasyikkan untuk disimak dari episode ke episode berikutnya. 

Produksi : Multivision Plus

Produse : Raam Punjabi

Sutradara : Sharad Sharan, Melanie Umbara

Cerita/Skenario  : Deddy Armand

Pemain : Deddy Rizaldi, Eksanti, Adam Jordan, Gitty Srinita

Tayang 1996