Showing posts with label ozy Syahputra. Show all posts
Showing posts with label ozy Syahputra. Show all posts

Saturday, August 8, 2026

MARIAM SI MANIS JEMBATAN ANCOL 2, HANTU PENOLONG KORBAN PEM BUNUHAN


 MARIAM SI MANIS JEMBATAN ANCOL 2, HANTU PENOLONG KORBAN PEM BUNUHAN (sinetron lawas). Petualangan mariam hantu seksi yang populer dengan julukan Si Manis Jembatan Ancl berlanjut dilayar kaca televisi. Legenda rakyat Betawi yang tersohor sejak zaman tempo doeloe ini, tercatat sudah pernah diperani oleh Lenny Marlina dalam bioskop produksi 1973, lalu diperani oleh Diah Permatasari dalam serial sinetron 1993 dan Bioskop 1994 yang berjudul sama. Lewat sinetron kelanjutannya, Diah sempat digantikan oleh Poppy Farida. 

Tapi kini dalam MARIAM, SI MANIS JEMBATAN ANCOL 2, tokoh yang sama dibintangi oleh Kiki Fatmala, sedangkan pendampingnya, si hantu botak, tetap diperani oleh Ozy Syahputra. Didukung oleh Hudy Prayoga, Julitta Kulit, Yurike Prastica, Irfan Yuda, John Banting (nama baru Ronny M. Toha) dan banyak lagi lainnya. 

Untuk season pertama, sutradara muda Atok Suharto telah merampungkan 13 episode dengan masa tayang masing-masing 30 menit. Ditayangkan di Indosiar mulai 10 Maret 1996, dan selanjutnya setiap hari Minggu pukul 19.30 sampai dengan 20.00 WIB. 

Karena dua tokoh utamanya Mariam dan Si Botak, adalah hantu-hantu, maka ceritapun berkisar di seputar horor. Pakem pada setiap episode selalu terdapat korban pembunuhan termasuk tabrak lari. Lalu arwah korban bertemu Mariam ang kemudian menolongnya dengan cara membalas perbuatan jahat si pelaku. Tentu saja akhirnya si pelaku kejahatan mendapat pembalasan yang setimpal. Terasa klise memang, meskipun begitu lika liku peristiwa membuat setiap episode berbeda dengan daya tarik masing-masing plus kecanggihan trik special effect dan tekhnologi kamera video. 

Pada episode pertama, digelar kisah Karmila. Ia diperalat Danu Bara yang sangat mendambakan anak. Semula Karmila setuju menerima benih Danu karena membutuhkan uang. Tapi setelah bayinya lahir, ia merasa berat menyerahkannya. Danu dan isterinya, Andelin menyuap seorang bidan untuk menyuntik mati Karmila. Peristiwa ini menggusarkan Mariam dan si Botak yang bertekad membalas pada Danu. 

Berikutnya, kisah Hans Wijaya, kolektor benda antik yang dibunuh perampok. Wajah Hans yang begitu mirip Hambali, membuat si Botak membawanya pada Mariam. Terungkap di balik peristiwa pembunuhannya Hans adalah pusaka kuda Kroya (plesetan dari Kuda Troya) yang diincar penjahat. 

Ada lagi gadis yang dibunuh mantan kekasihnya, juga putri konglomerat yang dicelakai saudari angkatnya, serta hantu Dewi Impian yang menyebar mati lewat tangan seorang pelukis. 

Pembunuhan demi pembunuhan terjadi dan selalu arwah korban bertemu Mariam dan Si Botak yang dengan cara-cara khas mereka mewujudkan tegaknya keadilan. Kalau begitu, seharusnya dua hantu ini bekerjasama dengan polisi. Cuma saja, belum ada satu episodepun yang menggelar kisah Mariam membantu polisi melacak kasus pembunuhan pelik, sebutlah misalnya kasus potongan mayat dalam kardus yagn masih misterius sampai kini. Mungkin bisa jadi ide cerita untuk season berikutnya?

Produksi : PT Soraya Intercine Film

Produser : Ram Soraya

Produser Pelaksana : Jauhari Ardiwinata

Sutradara : Atok Suharto

Para Pemain : Kiki Fatmala, Ozy Syahputra, Ade Juwita, Hudy Prayoga, John Banting, Irfan Yudha, Julita Kulit dll

Thursday, July 11, 2013

MARIAM SI MANIS JEMBATAN ANCOL, NOSTALGIA SINETRON






Masih ingat dengan Mariam? Hantu cantik jembatan ancol?  Sinetron Mariam Si Manis Jembatan ancol pernah ditayangkan di stasiun TV Indosiar medio 90an dengan bintang Kiki Fatmala sebagai Mariam, juga di bintangi oleh hantu centil Karina (Ozy Syahputra) dan juga Ade Juwita turut memperkuat sinetron ini dengan kecentilannya.





Legenda si Manis Jembatan Ancol sendiri memang berkembang secara turun temurun sebagai salah satu cerita rakyat yang dimiliki oleh Jakarta (betawi).  Konon dahulu kala ada seorang gadis cantik yang di perkosa dan mayatnya dibuang di sungai tepatnya jembatan yang terletak di Jl RE Martadinata. Konon sering terlihat penampakan Mariam di lokasi tersebut. Ada beberapa versi cerita tentang Mariam. Kisah Si Manis Jembatan Ancol sendiri pernah diangkat ke layar lebar dengan bintang  Lenny Marlina, Farouk Afero dan Krisbiantoro. Kisah film ini boleh dikatakan sebagai awal cerita Simanis Jembatan ancol, bukan menitik beratkan pada hantu Si manis.




Berbeda dengan film berbeda pula dengan sinetron. Kisah Mariam diangkat pula melalui Mariam Si Manis Jembatan Ancol yang tayang di Indosiar dengan Bintang Kiki Fatmala sebagai Mariam, sedangkan di RCTI juga ada Si Manis Jembatan Ancol dengan bintangnya Diah permatasari. Kedua-duanya menceritakan tentang petualangan Mariam, hantu cantik yang selalu menolong para hantu yang baru mati dengan menanyakan penyebab kejadian mereka mati.


Sinetron ini lebih menitik beratkan pada kisah komedi hantu cantik, cukup menghibur dan ringan dengan durasi tayang yang hanya 30 menit sekali tayang, sehingga terasa tidak membosankan. Sinetron ini menjadi hidup karena hadirnya sosok Karina, hantu dengan kepala plontos, juga kelucuan Ade Juwita dengan kata-katanya yang kadang-kadang bisa membuat kita tertawa.



Kalau boleh jujur, sinetron-sinetron jaman dulu lebih bagus, ceritanya juga gak monoton.



Yuk bernostalgia.