Showing posts with label Bukan Main. Show all posts
Showing posts with label Bukan Main. Show all posts

Tuesday, July 7, 2026

BUKAN MAIN, FILM KOMEDI PERSAINGAN DUA PUB


BUKAN MAIN, FILM KOMEDI PERSAINGAN DUA PUB (film lawas). Adalah dua buah pub yang letaknya tepat berseberangan. Yang pertama "White Horse Pun" milik janda kembang Poppy, yang kedua "Black Horse Pub" dipimpin si botak licik Kris. 

Kelicikan-kelicikan Kris membuat pub "White Horse" dilanda kesepian terus menerus. Antaranya, Kris menugaskan anak buahnya menuangkan olie di depan pintu masuk "White Horse". Akibatnya, rombongan tamu jatuh tunggang langgang semua. 

Poppy bertambah kesal karena tiga anak buahnya, Johan, Marcel dan Abdul sama sekali tak bisa diandalkan. Bahkan Johan dan Marcel terus menyibukkan diri dengan main catur daripada bekerja. Satu-satunya tamu yang setia cuma tinggal Pak Harja yang nampaknya memang tak punya pekerjaan lain daripada minum-minum dan ngobrol. 

Abdul yang ditugaskan menyusup ke pun lawan dengan menyamar sebagai sheik dari Kuwait, malah dicekoki minuman keras campur olie oleh Kris, hingga menderita cegukan berat. 

Giliran Poppy sendiri yang menyamar sebagai koboi. Sengaja menuangkan kecoa hidup kedalam gelas minumannya hingga tamu-tamu pub "Black Horse" geger. Otomatis emua tamu merasa jijik dan pindah lagi ke "White Horse".

Di samping kesibukan melayani tamu yang berbondong-bondong, Johan dan Marcel bikin pertaruhan unik. Barangsiapa bisa mendapatkan ciuman Poppy dialah yang menagn. Kecantikan Poppy memang sudah lama membuat Johan gandrung. Sedangkan bagi Marcel sebenarnya sudah ada Olga, cewek genit yang mondok sementara dirumah kontrakannya. 

Poppy yang ceridik tak gampang-gampang termakan bualan Johan. bahkan ialah yang berhasil melucuti baju Johan lalu mengikatnya didalam lift. 

Kris yang penasaran mengundang pawang ular untuk menteror "White Horse" dengan ular-ular. Justru ada juara tinju yang tengah mengamuk-ngamuk mencari pacarnya disini. 

Cerita mencapai punyaknya ketika Poppy berhasil membujuk Abdul untuk membuka rahasia apa sebenarnya yang membuat sikap Johan dan Marcel menjadi aneh. Kini berbalik Poppy menjebak  kedua karyawannya ini lewat sebuah pertemuan di kapal pesiar. Johan dan Marcel bukan saja bisa ditelanjangi, malah punggung mereka pun jadi bulan-bulanan cambuk Poppy. 

Produksi PT Parkit Film dengan trio produser Dhamoo, Gobind dan Raam Punjabi yang tersohor sebagai gudang ide-ide kocak, kembali di sutradarai oleh Yazman Yazid. 

Yazin yang mengawali debut penyutradaraan lewat film anak-anak "Tangan-tangan Mungil", memang belakangan ini di bawah bendera Parkit, hampir selalu menggarap komedi yang rata-rata sukses dalam peredarannya. Lihat saja sejak "Tahu sama Tahu", "Kanan Kiri OK" sampai ke "Lenong Rumpi" yang memecahkan rekor box office film nasional di Jakarta. 

Namun berbeda dengan film-film sebelumnya, kali ini Yazman mantek (memasang) pelawak-pelawak langganan Parkit seperti misalnya Kadir dan Doyok. JUstru para pemain utama terdiri dari bingang-bintang idola. Meriam Bellina sebagai Poppy, Onky Alexander sebagai Johan dan Jeffry Waworuntu sebagai Marcell. 

Tiga pemeran utama tersebut didukung oleh sebarisan pemain yang sudah tidak asing lagi. Nurul Arifin sebagai Olga, Fuad Alkhar sebagai Abdul, Aom Kusman dari grup "De Kabayan" yang juga MC Kuis Siapa Dia di TVRI, berperan sebgai Pak Harja, Robert Syarief sebagai si licik Kris, Pak Tile sebagai Mbah Dukun, serta kejutan dengan ikut bermainnya mantan juara tinju kita, Ellyas Pical, sebagai Elly, petinju pemberang yang paling takut ular. 

Kendati Elly sekarang bukan menjadi juara lagi, namun penampilannya dengan logat Saparua yang khas diharapkan bisa mendatangkan kesegaran dan gelak tawa bagi penonton. ~sumber mf 145/112/Th. VIII, 18 Jan - 31 Jan 1992