Showing posts with label Sonny Dewantara. Show all posts
Showing posts with label Sonny Dewantara. Show all posts

Friday, August 14, 2026

FILM "KEPUASAN", Suami Lemah Istri Tak Puas

 


FILM "KEPUASAN", Suami Lemah Istri Tak Puas (film jadul). Pernah dihebohkan rencana mata pelajaran sex-educate (pendidikan seks) di Sekolah Menengah Atas. Problema seks memang rumit, khususnya pada masalah kepuasan birahi antara suami istri. Masih banyak suami-suami yang cenderung berwatak egois, ingin enaknya sendiri, tanpa mempedulikan istrinya yang belum mencapai kepuasan. Mungkin baru lewat film "KEPUASAN" produksi PT. Andalas Kencana Film inilah diungkap secara cukup terbuka rahasia kehidupan seksual sepasang suami istri. 

Yurike Prastica yagn cukup di kenal sebagai bintang hot, menampilkan permainan yang lebih matang daripada biasanya sebagai tokoh Aida. Lawan mainnya, Sonny Dewantara sebagai Mario, yang sosoknya gagah, kekar namun ternyata lemah sebagai suami. Sonny yang biasanya bermain jadi tokoh antagonis dalam film-film aks menunjukkan cukup main bermain drama juga. 

Pasangan ini dibantu oleh Rina Hassim, Bombom Gumbira sebagai ayah, ibu Sonny. Disemarakkan oleh Windy Chindyana, Andri Kurniawan (Andre Bjenk), Albert Fauzi dan Endang Herviana. Sutradara Acok Rachman mengangkat cerita-skenarionya Piet Burnama yang mengutip satu ujarnya pujangga besar India , Rabindranath Tagore "Bencana Terbesar dalam kehidupan umat manusia terletak di ranjang perkawinan!".

Film diawali dengan pengenalan pada tokoh Aida, seorang janda muda yang mencoba hidup mandiri, sepeninggal suaminya, Aida yang belm dikaruniai anak ini, kemudian berkenalan dengan pemuda Mario yang bersimpati padanya. Sebagai seorang wanita muda, tentu saja Aida cepat tertarik pada Mario yang bisa melimpahinya dengan kecukupan materi. Maklumlah sang pemuda berasal dari keluarga kaya raya. 

Tetapi Aida juga cukup tahu diri demi melihat sikap ayah ibu Mario. Rupanya kedua orangtua itu kurang menyukai bermenantukan seorang janda. "Salahkah aku kalau aku sudah ditakdirkan menjadi janda?"protes lirih Aida yang dibela Mario yang sudah sangat mencintainya. 

Meskipun ibu sudah menyiapkan calon gadis remaja ayu kinyis-kinyis, Mario tetap menolak. Setegar karang ia telah menetapkan pilihan hatinya, Aida. Ayah-ibu tak berdaya menentang lagi. 

Problem baru timbul setelah mereka menjadi suami istri. Dulu, Aida selalu merasa mendapatkan kepuasan dari suami pertamanya, tapi tidak demikian halnya sekarang. 

Rupanya, Mario pun menyadari kelemahannya, ia mencoba berbagai cara untuk berobat. Sampai lewat seorang psikiater penasehat Perkawinan, Mario dibimbing setahap demi setaham untuk mengimbangi dan memberikan kepuasan seksual pada istrinya. Disinilah letak daya tarik sekaligus daya jual film ini yang diharap bisa memberikan tuntunan pada para suami-istri. 

Kalau kebetulan Anda mempunyai problema yang mirip, percayalah, "Perceraian bukanlah jalan keluar, masih banyak cara yang bisa ditempuh untk mencapai kepuasan bersama, "itulah inti pesan film drama ini".

Produksi : PT. Andalas Kencana Film

Produser : Madhu Mahtani

Sutradara : Acok Rachman

Kamerawan : Hasan Basri

Penata Musik : Fariz RM

Pemain : Sonny Dewantara, Yurike Prastica, Windy Cindyana, Rina Hassim, Bombom Gumbira, Endang Herviana, Andri Kurniawan.

Saturday, July 4, 2026

SONNY DEWANTARA, "SAYA NGGAK PERNAH JENUH"

 


SONNY DEWANTARA, "SAYA NGGAK PERNAH JENUH" (berita lawas). Masih ingat aktor ini? Nama Sonny Dewantara melejit sejak membintangi film-film berjudul serem, Permainan Binal, Cinta Terlarang, Di Balik Pelukan Laki-laki serta masih banyak lagi judul film dan sinetron.

Setelah nama mulai berkibar, tawaran untuk masuk dapur rekaman pun menguak lebar. Maka beredarlah 4 album yang berirama dangdut bertajuk Hatimu Tak Secantik Wajahmu, Jawaban Bukan Yang Pertama,  Kopi Susu dan Ombak Pun Balik Ke Pantai. "Saya sangat bersyukur kepada Allah Swt yang telah mengabulkan apa yang say aimikan untuk jadi penyanyi rekaman,"ujarnya ketika di temui di lokasi suting sinetron Mutiara Cinta di Polsek Pasar Minggu Jakarta Selatan. 

Ternyata jauh sebelum menekuni dunia film, Sonny juga seorang model dan wajah kerennya pernah di pakai untuk mengiklankan berbagai produk kemeja, tshirt serta celana jeans. 

Sayangnya aktor kelahiran kota kretek, Kediri ini agak tertutup soal pribadinya.  berikut petikan wawancara dengan MF terbitan nomor 258/224/XII/4-17 Mei 1996

Bagaimana ceritanya anda bisa terlibat dengan dunia akting?

Waktu masih di kampung cita-cita saya ingin jadi penyanyi terkenal dan saya sering manggung. Makanya begitu lulus SMA saya langsung merantau ke Jakarta dengan harapan cita-cita saya untuk jadi penyanyi terkenal bisa terwujud. Setelah beberapa bulan menetap di Jakarta, saya ditawari main film oleh mas Sophan Sophiaan untuk main filmny ayang berjudul "Suami". Karena ditawari, saya jadi ingin mencoba. Eeh, nggak tahunya saya merasa cocok, sreg di hati dan keterusan sampai sekarang. 

Sekarang Anda terkenal dengan sebutan aktor film "esek esek", Anda bangga dengan julukan itu?

Film apa? Esek esek, mbok kalau njuluki film sendiri yang enak! jangan jelek banget seperti itu, tapi nggak apa! Sebenarnya kalau orang melihatnya dari sisi luarnya saja, film yang saya mainkan memang terkesan film seks murahan. Tapi kalau dilihat secara utuh seksnya itu sekedar bumbu. Dan film-film asing pun banyak melakukan hal seperti itu, tapi karena di babat oleh badan sensor maka yang muncul ya yang sudah sopan. 

Ketika "love scene" pernahkan anda terpancing?

Karena sering main saya selalu konsentrasi dengan kamera dan skenario, jadi nggak pernah terpancing. 

Sekalipun lawan mainnya cantik dan berbadan moi?

Ya! karena saya berusaha main sebaik mungkin dan selalu berusaha untuk konsentrasi dengan kamera dan skenario . 

Apakah Anda tipe cowok yang gampang jatuh cinta?

Rada sudah mas. Kan beberap akali ketemu saya dilokasi suting pernah nggak sampean melihat saya bawa cewek atau gonta ganti cewek?

Tapi kalau cowok keren nggak pernah jalan bareng sama cewek, justru dicurigai ada kelainan?

Itulah sulitnya kita sebagai artis yang terkenal. Gonta ganti cewek jadi omongan, nggak suka sama cewek juga diomongin. Tapi semuanya saya serahkan kepada mereka untuk menilai saya. 

Kebanyakan cowok populer gampang gonta ganti pacar, bagaimana dengan Anda?

Itu tergantung manusianya, jangankan kita artis yang menjadi public figur, pegawai negeri yang ganteng dan gonta ganti cewek juga nggak sedikit. Karena bukan publik figure jadi nggak jadi sorotan. 

Setelah masuk dapur rekaman dan di film Anda juga sukses, kalau disuruh memilih yang mana diantara dunia nyanyi dan film yang paling disukai?

Dua duanya. Karena keduanya sama-sama mengasyikkan dan saya merasa dunia nyanyi dan film sudah mendarah daging dalam hidup saya, jadi sulit untuk dipisahkan. 

Tahun 1995 lalu, Anda banyak kegiatan suting bahkan hampir tidak pernah istirahat. Pernahkah mengalami kejenuhan? 

Nggak pernah! karena dalam menjalani profesi saya ini dengan enjoy dan sepenuh hati. Jadi nggak pernah mengalami rasa jenuh.